Jateng

Demak Bungkam Tuan Rumah Semarang, Laga Perdana Sepak Bola Porprov Jateng 2026 Diwarnai Kartu Merah

Muhammad Husni Mushonifi | 23 Oktober 2026, 18:31 WIB
Demak Bungkam Tuan Rumah Semarang, Laga Perdana Sepak Bola Porprov Jateng 2026 Diwarnai Kartu Merah

JATENG.AKURAT.CO, Kejutan terjadi pada pertandingan pembuka cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Kabupaten Demak sukses menundukkan tuan rumah Kota Semarang dengan skor 2-1 dalam duel Grup A di Stadion Citarum, Semarang, Kamis (22/10/2026) sore.

Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Demak untuk membuka peluang melangkah ke babak berikutnya. Sebaliknya, kekalahan di kandang sendiri membuat Kota Semarang harus segera berbenah agar tetap bersaing memperebutkan tiket ke fase selanjutnya.

Demak menunjukkan efektivitas permainan sejak babak pertama. Andrean Maulana membuka keunggulan timnya pada menit ke-19, sebelum Hibatullah Abishta menggandakan skor pada menit ke-44. Kota Semarang hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Muhammad Fachri Hidayat.

Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat Kota Semarang dipandang sebagai salah satu kekuatan sepak bola di Jawa Tengah. Namun, keunggulan sebagai tuan rumah belum mampu dimanfaatkan secara maksimal. Sebaliknya, skuad besutan Idrus Gunawan tampil disiplin dan mampu membatasi ruang gerak para pemain Semarang.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan meningkat. Duel antarpemain berlangsung semakin keras dan sejumlah pelanggaran memicu ketegangan di lapangan. Situasi tersebut berujung pada keluarnya dua kartu merah dari wasit Fero Arsanto pada menit ke-73.

Moreno Pradipta dari Kota Semarang dan Rajendra Rifqi dari Kabupaten Demak sama-sama harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah. Insiden tersebut menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga akhir laga.

Dofir Soroti Emosi Pemain

Pelatih Kota Semarang, Mohamad Dofir, mengakui timnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, ia menyayangkan anak asuhnya gagal memaksimalkan kesempatan tersebut dan justru kehilangan kendali emosi ketika menghadapi tekanan dari lawan.

Menurut Dofir, persoalan tersebut sebenarnya telah menjadi perhatiannya sebelum pertandingan. Ia mengaku sudah mengingatkan para pemain agar tidak terpancing situasi di lapangan, terlebih kedua tim sebelumnya pernah bertemu dalam pertandingan uji coba.

"Kami punya banyak peluang, tapi apa yang saya takutkan pada saat lawan Demak itu, sisi emosional anak-anak. Pasti diganggu, makanya dalam beberapa hari ini saya sudah ingatkan ke pemain," kata Dofir.

Kekalahan pada laga pertama membuat Kota Semarang harus mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi dua pertandingan berikutnya di Grup A. Mereka dijadwalkan bertemu Kabupaten Kudus dan Kota Surakarta.

Dofir menegaskan peluang timnya untuk melaju ke babak selanjutnya belum tertutup. Namun, ia harus mempertimbangkan kembali komposisi pemain dan strategi menyusul adanya pemain yang dipastikan terkena sanksi akibat kartu merah.

"Kami masih ada dua pertandingan tentu masih ada kans untuk lolos. Namun saya sayangkan ada pemain yang harus absen karena kartu merah, ini yang membuat kami perlu berhitung lagi," ujarnya.

Situasi tersebut menjadi pekerjaan tambahan bagi tim pelatih. Selain memperbaiki efektivitas serangan, Kota Semarang juga dituntut menjaga kedisiplinan dan ketenangan agar insiden serupa tidak kembali merugikan tim pada pertandingan berikutnya.

Demak Lampaui Target Awal

Di kubu lawan, pelatih Kabupaten Demak, Idrus Gunawan, menyambut kemenangan atas Kota Semarang dengan rasa syukur. Ia mengakui hasil tersebut melampaui target awal yang dipasang timnya sebelum pertandingan dimulai.

Idrus menilai Kota Semarang merupakan salah satu tolok ukur kekuatan sepak bola di Jawa Tengah. Karena itu, ia tidak membebani pemainnya dengan tuntutan kemenangan dan lebih menekankan pentingnya kekompakan serta semangat juang selama pertandingan.

"Untuk perjuangan anak-anak sore ini tidak mudah karena pemain Kota Semarang menjadi barometer di Jawa Tengah. Tapi kami coba punya tim yang solid, ngeyel, tidak berharap menang justru kami berharap draw di sini," kata Idrus.

Strategi bermain disiplin dan pantang menyerah menjadi salah satu modal Demak dalam menghadapi tekanan tuan rumah. Hasil akhir 2-1 menunjukkan bahwa tim tersebut mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki untuk mengamankan tiga poin.

Meski demikian, Idrus tidak menutup mata terhadap insiden yang terjadi pada babak kedua. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila tindakan pemainnya selama pertandingan dinilai melanggar semangat sportivitas.

"Kalau ada insiden yang dianggap kurang fair kami minta maaf. Ini menjadi evaluasi kami juga," ujarnya.

Idrus berharap kemenangan atas Kota Semarang dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Ia juga mengingatkan timnya agar tidak cepat berpuas diri karena persaingan di fase grup masih berlangsung.

Bagi Demak, tambahan kemenangan pada laga berikutnya akan semakin memperbesar peluang untuk melangkah ke fase selanjutnya Porprov Jateng XVII 2026. Konsistensi permainan dan kedisiplinan menjadi hal yang harus dipertahankan setelah keberhasilan menaklukkan tuan rumah.

Hasil Imbang Warnai Pertandingan Lain

Selain duel Kota Semarang melawan Kabupaten Demak, pertandingan perdana sepak bola Porprov Jateng 2026 di sejumlah venue juga menyuguhkan persaingan ketat. Sejumlah tim harus puas berbagi angka setelah gagal memastikan kemenangan hingga pertandingan berakhir.

Di Stadion Undip, Surakarta bermain imbang 1-1 saat menghadapi Kabupaten Kudus. Hasil serupa juga terjadi di Lapangan Terang Bangsa, ketika Karanganyar dan Kabupaten Kendal bermain sama kuat dengan skor 2-2.

Sementara itu, pertandingan di Lapangan POJ City Pemalang menghasilkan kemenangan bagi Kabupaten Banyumas. Banyumas berhasil mengatasi perlawanan Pemalang dengan skor 3-1.

Rangkaian hasil tersebut menunjukkan persaingan antarkabupaten dan kota pada cabang sepak bola Porprov Jateng XVII 2026 berlangsung kompetitif sejak pertandingan pembuka. Kemenangan Demak atas Kota Semarang menjadi salah satu hasil penting yang membuka dinamika persaingan di fase grup.

Dengan masih tersedianya pertandingan berikutnya, setiap tim dituntut menjaga konsistensi, memaksimalkan peluang, serta menghindari kehilangan poin yang dapat memengaruhi posisi mereka dalam perebutan tiket ke babak selanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.