Livia Stevenson Buka Keran Emas Kota Semarang di Porprov Jateng 2026, Disiplin Latihan Jadi Kunci

JATENG.AKURAT.CO, Kontingen Kota Semarang langsung mendapat suntikan motivasi dari cabang olahraga Hapkido setelah Livia Stevenson Prabawa menyumbangkan medali emas pertama dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Prestasi tersebut menjadi buah dari konsistensi latihan yang telah dijalaninya sejak usia dini.
Bertanding di GOR Baru Kendal, Livia tampil gemilang pada nomor Hyung Individual Putri. Atlet muda tersebut membukukan skor 6.333, mengungguli peserta lainnya sekaligus mengantarkan Kota Semarang membuka perolehan medali emas di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
“Terima kasih, puji Tuhan diberi kesempatan menang dan meraih emas pertama untuk Kota Semarang,” ujar Livia seusai pertandingan.
Capaian ini terasa istimewa karena Porprov Jateng 2026 menjadi pengalaman pertama Livia berlaga di kompetisi tersebut. Meski masih berusia muda, ia telah memiliki rekam jejak prestasi di berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional.
Livia tercatat pernah mengikuti sejumlah kejuaraan nasional di Jakarta, Padang, Surabaya, dan Lampung. Pengalamannya juga mencakup kompetisi internasional di Hong Kong, tempat ia berhasil meraih medali emas pada nomor Hyung Individual Putri.
Sebelum tampil di Porprov 2026, Livia juga pernah mempersembahkan medali emas pada PON Beladiri 2023. Rentetan pencapaian itu menunjukkan bahwa keberhasilannya di Kendal bukan hasil yang diraih secara instan, melainkan bagian dari proses panjang pembinaan dan pengembangan kemampuan.
Di balik prestasi tersebut, terdapat rutinitas latihan yang telah dijalani Livia sejak kecil. Siswa kelas II SMA Bina Bangsa itu mengaku terbiasa berlatih empat hingga lima kali dalam sepekan sejak berusia empat tahun.
“Seminggu bisa latihan empat sampai lima kali sejak usia empat tahun. Saya sudah mendapat pola latihan yang cukup keras dari sabeum,” ungkapnya.
Pelatih sekaligus ayah Livia, Steve Prabawa, menilai kedisiplinan dan konsistensi menjadi faktor penting yang mendukung penampilan anak didiknya. Menurut dia, persiapan menghadapi kompetisi tidak semata-mata ditentukan oleh pengalaman atau reputasi lawan, tetapi juga kesiapan atlet dalam menjalankan setiap tahapan latihan.
Steve menegaskan, pihaknya selalu berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Semarang tanpa menjadikan prestasi pada kejuaraan sebelumnya sebagai tolok ukur utama.
“Kita berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Semarang. Sangat bersyukur bisa membawa prestasi ke tingkat yang lebih tinggi,” kata Steve.
Ia menjelaskan, konsistensi dan disiplin harus menjadi kebiasaan sehari-hari seorang atlet. Dengan pola pembinaan yang berkelanjutan, atlet diharapkan mampu menjaga performa sekaligus menghadapi berbagai tantangan dalam pertandingan.
“Yang jelas, kita tidak pernah membuat ukuran dari kelas kejuaraan sebelumnya, baik di tingkat daerah, nasional, atau bahkan internasional, tetapi fokus memberikan yang terbaik, siapa pun lawan kita,” tegasnya.
Selain medali emas dari Livia, Hapkido Kota Semarang juga memperoleh tambahan medali perunggu melalui Satya Donadyaksa Wicaksana yang bertanding pada nomor Hyung Individual Putra.
Dua capaian tersebut menjadi modal positif bagi kontingen Kota Semarang dalam melanjutkan persaingan di Porprov Jateng 2026. Keberhasilan Hapkido diharapkan dapat mendorong atlet dari cabang olahraga lain untuk tampil maksimal dan ikut menyumbangkan prestasi bagi daerah.
Ketua KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, mengapresiasi perjuangan Livia dan Satya yang berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Kota Semarang.
“Terima kasih atas kerja keras dan upaya terbaik untuk Kota Semarang. Prestasi ini diharapkan semakin memantik atlet-atlet lain yang belum bertanding untuk mempersembahkan yang terbaik,” ujar Arnaz.
Keberhasilan Livia sekaligus memperlihatkan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Perjalanan panjang, disiplin latihan, dan pengalaman bertanding menjadi bekal yang mengantarkannya meraih emas di penampilan perdananya pada Porprov.
Kini, medali emas tersebut bukan hanya menjadi pencapaian pribadi Livia, tetapi juga pembuka semangat bagi kontingen Kota Semarang untuk terus memburu prestasi di Porprov Jawa Tengah 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Daftar Gunung Terbakar Dalam 24 Jam Terakhir Hingga Senin 19 Oktober 2026: Dari Bromo sampai Latimojong
- 2Lama Tak Terlihat, Tiba-tiba Hendi Menjabat Ketua LPEU MUI Jawa Tengah
- 3Prakiraan Cuaca Semarang dan Solo Minggu Siang Ini 18 Oktober 2026: Cerah Berawan Tapi Panasnya Bikin Otak Meleleh
- 4Update Rute Macet Kota Semarang dan Solo 19 Oktober 2026: Piere Tendean Masih Ditutup! Ini Titik Macet dan Jalur Selamat Hari Ini
- 5Xiaomi Redmi G27Q 2026 Resmi Hadir, Monitor Gaming 2K 240Hz Harga di Bawah Rp2 Juta
- 6AHY Run Jateng 2026 Meriah, 5.500 Pelari Nikmati Rute Ikonik Kota Semarang
- 7Lawu Terbakar 100 Hektar, Sebangau Menyala: Peta Karhutla 18 Oktober 2026 yang Bikin Gelisah
- 8Kebakaran Gunung Lawu Capai 140 Hektare, Bagana dan Relawan terus Berjibaku
- 9Prediksi Skor Persib vs Persik: Adu Strategi Igor Tolic dan Marcos Reina, Mampukah Pangeran Biru Amankan Kemenangan?
- 10Dibantu Polres Purbalingga, Bapanas Pantau Harga dan Stok Bahan Pangan





