Jateng

Hasil Terbaik Fernando Alonso di F1 2026: Cetak Finis Kedelapan Impresif di Seri Malaysia

Theo Adi Pratama | 5 Oktober 2026, 08:51 WIB
Hasil Terbaik Fernando Alonso di F1 2026: Cetak Finis Kedelapan Impresif di Seri Malaysia

JATENG.AKURAT.CO, Pebalap veteran Aston Martin, Fernando Alonso, berhasil mengamankan pencapaian terbaiknya sepanjang gelaran Formula 1 musim 2026 usai menuntaskan balapan dramatis di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, di posisi kedelapan.

Torehan manis ini melampaui rekor finis terbaiknya terdahulu di Zandvoort, Belanda, di mana ia mengamankan urutan kesembilan yang saat itu menjadi raihan poin langka baginya.

Mengarungi persaingan ketat yang diwarnai penundaan jadwal akibat cuaca buruk serta gangguan teknis massal pada sesi awal start, juara dunia dua kali asal Spanyol tersebut mampu memanfaatkan situasi serba tak menentu untuk merangsek ke barisan tengah dan terlibat duel sengit melawan tim-tim papan atas seperti Ferrari dan McLaren.

Baca Juga: Lando Norris Terpukul Masalah Kecepatan Trek Lurus McLaren di F1 Seri Malaysia 2026

Judi Strategi Ban Kering dan Duel Sengit Melawan Ferrari

Jalannya balapan di Sepang menyuguhkan dinamika yang luar biasa menarik bagi Aston Martin.

Dalam wawancaranya pascaballapan, Alonso mengungkapkan bahwa keputusan awal tim untuk memasang ban kering (slick) sempat terasa seperti perjudian tinggi di tengah permukaan trek yang belum sepenuhnya mengering.

Meski pada akhirnya pilihan ban tersebut bukanlah keputusan yang sepenuhnya presisi secara hitungan waktu, keputusan itu sempat memberikannya momentum kecepatan yang mengejutkan di awal sesi.

Alonso bahkan sempat melancarkan aksi manuver menyalip terhadap pebalap Ferrari, Lewis Hamilton, dan membuka jarak keunggulan sebelum Safety Car masuk ke lintasan untuk menetralkan kembali jarak antar-mobil.

"Itu adalah balapan yang sangat menyenangkan. Banyak hal terjadi sejak awal, mulai dari bendera merah hingga masa tunggu yang lama di pit lane. Saat memakai ban kering, kami bahkan sempat lebih cepat dari mobil-mobil Ferrari dan saya berhasil melewati Hamilton," ujar Alonso.

Baca Juga: Kekacauan Start F1 Seri Malaysia 2026: Verstappen dan Para Pembalap Semprot Regulasi Mesin Baru

Eksekusi Tanpa Celah Demi Poin Berharga Aston Martin

Bagi skuad yang bermarkas di Silverstone tersebut, raihan poin di musim 2026 bukanlah perkara mudah yang bisa didapatkan pada setiap akhir pekan.

Oleh karena itu, keberhasilan mengamankan posisi delapan besar menjadi momentum krusial yang membuktikan efektivitas kerja sama antara pebalap dan tim strategi di dinding pit.

Alonso menekankan pentingnya meminimalisasi kesalahan sekecil apa pun pada saat peluang mengamankan poin terbuka lebar.

Kehadiran Safety Car di momen yang tepat turut membantu menetralkan kerugian waktu yang sempat dialaminya saat memakai ban slick, sehingga ia bisa memulai persaingan baru hingga menyentuh garis finis.

"Saya sangat senang untuk tim. Tidak banyak akhir pekan balap di mana kami bisa mencetak poin, jadi ketika kesempatan itu muncul, kami tidak boleh membuat kesalahan sedikit pun. Hari ini kami mengeksekusi balapan dengan sangat baik," tambahnya.

Optimisme Tinggi Menatap Seri F1 GP Singapura 2026

Hasil positif di Sirkuit Sepang kian melecut motivasi Aston Martin dalam menyambut seri berikutnya di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Singapura.

Di atas kertas, karakteristik lintasan teknis Singapura dinilai jauh lebih cocok dengan paket aerodinamika mobil balap yang diusung tim dibandingkan dengan karakter sirkuit cepat di Malaysia.

Pebalap berusia 44 tahun itu pun tidak canggung melontarkan nada optimistis bahwa performa mobilnya berpotensi mengalami peningkatan signifikan di balapan malam mendatang.

Keberhasilan mengejutkan di Malaysia menjadi modal modal psikologis yang sangat berharga bagi Alonso dan seluruh kru mekanik untuk kembali berburu poin maksimal dalam kurun waktu lima hari mendatang menjelang sesi kualifikasi pertama di Singapura.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.