Jateng

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini Pemain Akademi Persija yang Justru Unjuk Gigi di Klub Lain

Theo Adi Pratama | 24 September 2026, 10:54 WIB
Bukan Kaleng-Kaleng! Ini Pemain Akademi Persija yang Justru Unjuk Gigi di Klub Lain
Pemain Akademi Persija yang bersinar di klub lain

JATENG.AKURAT.CO, Persija Jakarta dikenal memiliki salah satu akademi terbaik di Indonesia. Elite Pro Academy (EPA) Macan Kemayoran bahkan dijuluki sebagai "La Masia-nya Indonesia".

Tercatat sebanyak 23 lulusan EPA berhasil menembus tim utama dan mencatatkan debut profesional. Namun, tidak semua jebolan akademi Persija bersinar di tim utama.

Sejumlah pemain muda justru harus mencari menit bermain di klub lain, baik melalui skema peminjaman maupun transfer permanen.

Menariknya, banyak dari mereka yang kemudian menjelma menjadi andalan di klub barunya.

Dari Aditya Warman yang hengkang ke Borneo FC, Alfriyanto Nico yang bersinar di Dewa United, hingga Raka Cahyana yang melejit bersama PSIM Yogyakarta, inilah deretan pemain akademi Persija yang justru bersinar di klub lain.

Baca Juga: Bukan Jodoh! Ini Deretan Pemain yang Gagal Bersinar di Persija Jakarta

Aditya Warman: Gelandang Muda yang Dilepas ke Borneo FC

Aditya Warman adalah salah satu jebolan akademi Persija yang paling mencuri perhatian.

Gelandang berusia 21 tahun itu bergabung dengan EPA Persija pada 2021 dan menembus tim utama pada musim 2024/2025.

Debutnya terjadi saat menghadapi Semen Padang FC pada 6 Desember 2024.

Pada Super League 2025/26, ia tampil dalam 11 pertandingan dan mencetak satu gol indah dari luar kotak penalti saat menghadapi Persijap pada 3 Januari 2026.

Namun, pada 23 Juli 2026, Aditya resmi dilepas ke Borneo FC Samarinda sebagai bagian dari kesepakatan transfer kiper Nadeo Argawinata.

Dalam perpisahannya, ia menulis pesan emosional: "Tak semua perpisahan lahir karena ingin pergi. Ada kalanya perjalanan memang harus berakhir. Empat tahun bersama Persija mengajarkanku arti loyalitas, perjuangan, dan keluarga".

Kini, Aditya memulai babak baru bersama Pesut Etam dengan harapan mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! 7 Pemain Terbaik dan Legenda PSIS Semarang yang Pernah Ukir Sejarah Bersama Mahesa Jenar

Alfriyanto Nico: Dari Dewa United ke Persis Solo

Alfriyanto Nico Saputro adalah produk akademi Persija yang telah menembus tim utama dan menjadi bagian dari regenerasi pemain muda klub ibu kota.

Pemain berusia 23 tahun itu mengawali kariernya di akademi Persis Solo sebelum bergabung dengan Persija pada usia muda.

Bersama Macan Kemayoran, Nico sempat tampil dalam lima pertandingan Super League 2025/26 dan menyumbangkan satu assist.

Namun, jalan Nico di Persija tidak selalu mulus. Pada BRI Liga 1 2024/25, ia dipinjamkan ke Dewa United dan mencatatkan 24 penampilan.

Di klub berjuluk Banten Warriors itu, kariernya menyala lagi dan ia menjadi bek kanan andalan.

Pada paruh kedua Super League 2025/2026, Nico kembali dipinjamkan, kali ini ke Persis Solo. Meski Persis akhirnya terdegradasi, penampilan Nico tetap mendapat perhatian.

Setelah delapan tahun bersama Persija, ia resmi berpamitan pada Juni 2026 dan kini dikaitkan dengan Garudayaksa FC, tim promosi Super League 2026/2027.

Baca Juga: Jejak Legenda: Pemain-Pemain Terbaik yang Pernah Berseragam Persib Bandung

Figo Dennis dan Jehan Pahlevi: Dipinjamkan ke PSS Sleman

Figo Dennis (19) dan Jehan Pahlevi (19) adalah dua pemain muda Persija yang dipinjamkan ke PSS Sleman pada paruh musim 2025/26.

Keduanya merupakan pemain yang telah berkontribusi di tim utama Persija sebelum dipinjamkan.

Sepanjang Super League 2025/26, Figo sempat tampil dalam dua pertandingan, sementara Jehan mendapat satu kesempatan turun ke lapangan.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menjelaskan bahwa peminjaman ini adalah bagian penting dari proses perkembangan pemain.

"Bukan hanya soal menit bermain, tetapi juga tentang bagaimana menghadapi tekanan dan menjaga konsistensi. Kami ingin mereka kembali ke Persija dengan pengalaman yang lebih kaya dan mental yang lebih siap," ujar Bepe.

Sebelumnya, Figo juga pernah merasakan atmosfer kompetisi bersama PSIM dan menjadi bagian dari skuat yang mengantar klub asal Yogyakarta itu promosi ke Super League.

Baca Juga: Dari Bepe hingga Ismed Sofyan: Ini Deretan Pemain Terbaik yang Pernah Membela Persija Jakarta

Raka Cahyana: Melejit Bersama PSIM Yogyakarta

Raka Cahyana adalah contoh nyata pemain akademi Persija yang bersinar setelah meninggalkan klub secara permanen.

Pada musim 2025/2026, Raka dilepas Persija ke PSIM Yogyakarta. Keputusan itu terbukti tepat.

Bersama PSIM, ia menjelma menjadi pemain muda yang bersinar dan menjadi salah satu andalan di lini tengah atau pertahanan.

Performanya bersama PSIM bahkan membawa klub berjuluk Laskar Mataram itu promosi ke Super League.

Bagi Persija, kehilangan Raka mungkin terasa pahit, tetapi bagi sang pemain, ini adalah langkah yang tepat untuk mengembangkan karier.

Alwi Fadilah: Dipinjamkan ke PSIS Semarang

Alwi Fadilah adalah bek berusia 21 tahun yang merupakan lulusan akademi Persija dan sempat promosi ke tim utama pada pertengahan 2024.

Ia menjalani masa peminjaman ke Bekasi City pada awal 2025. Pada paruh musim 2025/26, Alwi melanjutkan kariernya bersama PSIS Semarang di ajang Championship.

Meski belum kembali ke tim utama Persija, pengalaman bermain di beberapa klub berbeda diharapkan dapat mematangkan kemampuannya.

Arlyansyah Abdulmanan: Debut di Tim Utama, Kini Jadi Andalan

Berbeda dengan nama-nama di atas, Arlyansyah Abdulmanan justru berhasil menembus tim utama Persija dan menjadi bagian penting skuad Macan Kemayoran.

Pemain yang menjalani debut bersama tim utama pada musim 2025/26 itu menjadi salah satu dari lima pemain binaan yang mendapat kesempatan debut sepanjang musim.

Aksi impresifnya bahkan menjadi penentu sukses Persija saat mengamankan poin penuh pada pekan BRI ketiga Super League 2026/2027.

Arlyansyah adalah bukti bahwa jalur dari akademi ke tim utama Persija tetap terbuka lebar bagi pemain yang mampu menunjukkan kualitasnya.

Dony Tri Pamungkas: Dilirik Klub Polandia

Dony Tri Pamungkas adalah salah satu aset berharga Persija dan Timnas Indonesia.

Bek muda yang menjalani debut bersama tim utama Persija itu kini masuk radar klub raksasa Polandia, Legia Warszawa.

Meski masih terikat kontrak hingga 2028, Dony mengaku siap meninggalkan Persija jika mendapat tawaran dari klub luar negeri.

Jika benar-benar hengkang, Dony akan menjadi contoh lain pemain akademi Persija yang bersinar di klub lain, kali ini di pentas internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.