Jateng

PDAM Tirta Moedal Komitmen Perluas Layanan Air Bersih Melalui Pengembangan SPAM Semarang Barat

Muhammad Husni Mushonifi | 7 November 2026, 17:57 WIB
PDAM Tirta Moedal Komitmen Perluas Layanan Air Bersih Melalui Pengembangan SPAM Semarang Barat

JATENG.AKURAT.CO, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang terus berkomitmen melakukan perluasan layanan air bersih salah satunya dengan memperkuat ketahanan air perkotaan melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat. Komitmen ini mendapatkan pengakuan dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026 yang digelar di Hotel JW Marriott Jakarta, Jumat 6 November 2026.

PDAM Tirta Moedal Kota Semarang mendapatkan penghargaan kategori Outstanding Urban Water Resilience atas upaya penguatan ketahanan air perkotaan. Pengembangan SPAM Semarang Barat saat ini telah menyerap kapasitas sebesar 306 liter per detik. Proyek tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan untuk memperluas jangkauan layanan air bersih sekaligus mendorong ketersediaan air hingga 24 jam bagi pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Ady Setiawan mengatakan penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan air minum harus terus dikembangkan secara berkelanjutan.

"Iya, saya kira ini membuktikan bahwa pelayanan air minum khususnya di Kota Semarang harus betul-betul sustainable dan resilience. Artinya dia memiliki ketahanan di dalam pelayanan prima air minum," katanya usai menerima penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 

Wawan sapaanya mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan dan  membangun sistem penyediaan air yang tangguh dalam jangka panjang.

"Iya, tentu kita akan meningkatkan pelayanan dan memperbaiki beberapa celah-celah pelayanan yang masih kurang baik dan kurang sempurna, sehingga pelayanan air minum di Kota Semarang tetap bisa berjalan dengan prima dan resilience," ujarnya

Lebih lanjut, ia mengungkapkan saat  ini kondisi geografis Kota Semarang yang memiliki wilayah pesisir membuat persoalan penurunan muka tanah menjadi tantangan tersendiri. Untuk itu, perluasan cakupan pelayanan air perpipaan menjadi salah satu prioritas perusahaan.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan air dari jaringan perpipaan sehingga ketergantungan terhadap pengambilan air bawah tanah dapat dikurangi.

"Jadi yang pertama adalah cakupan pelayanan. Kita berada di wilayah yang coastal, di mana land subsidence dan land tracking jadi salah satu indikator yang menyebabkan penurunan tanah. Dengan adanya kita water resilience dan belt air yang sustain, maka kita akan menyetop seluruh penggunaan air tanah," katanya

Dengan memperluas akses terhadap air perpipaan, perusahaan berupaya menyediakan sumber air alternatif bagi warga sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air perkotaan secara lebih berkelanjutan.

Kepala Humas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Charisma Mayangsari, menambahkan penghargaan Outstanding Urban Water Resilience dalam CNN Indonesia Awards 2026 menjadi salah satu pengakuan atas langkah PDAM Tirta Moedal dalam membangun ketahanan air perkotaan.

Menurutnya, pengembangan infrastruktur tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas air. Termasuk upaya mendorong layanan air bersih yang dapat dinikmati masyarakat hingga 24 jam.

"Dengan adanya, penguatan sistem penyediaan air minum, maka harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat perkotaan yang terus berkembang," ujarnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.