Iswar Aminuddin Tanam Pohon di Kubu Raya, Tegaskan Komitmen Pembangunan Semarang Berkelanjutan

JATENG.AKURAT.CO, Aksi penanaman pohon di kawasan Bundaran Gaforaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menjadi salah satu agenda yang diikuti Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA), Kamis (5/11/2026).
Kegiatan penghijauan yang melibatkan para wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pelaksanaan pembangunan.
Iswar menilai, penanaman pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem dan kualitas lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Menurutnya, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam. Terlebih, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam menjaga lingkungan agar tetap sehat dan berkelanjutan.
“Pembangunan dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Menanam pohon mungkin terlihat sederhana, tetapi manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi berikutnya,” jelas Iswar.
Ia menegaskan, semangat penghijauan yang dilakukan di Kubu Raya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam mewujudkan pembangunan yang memperhatikan keseimbangan lingkungan.
Pemkot Semarang, lanjutnya, terus mendorong agar pembangunan fisik tidak mengesampingkan aspek ekologis. Keberadaan ruang hijau dan lingkungan yang terjaga menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang nyaman untuk ditinggali.
“Semangat menjaga lingkungan inilah yang juga terus kita dorong di Kota Semarang. Pembangunan tidak hanya memberikan manfaat hari ini, tetapi juga berkelanjutan di masa depan,” tegasnya.
Serap Inovasi Pembangunan dari Daerah Lain
Selain mengikuti aksi penghijauan, Iswar juga memanfaatkan keikutsertaannya dalam Bimtek Nasional ASWAKADA yang berlangsung pada 4–6 November 2026 untuk memperkuat kolaborasi dan menyerap berbagai inovasi pembangunan dari daerah lain.
Forum yang digelar di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, tersebut menjadi wadah bagi para wakil kepala daerah untuk bertukar pengalaman, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta meningkatkan koordinasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Iswar menyampaikan, setiap daerah memiliki karakteristik, potensi, dan tantangan yang berbeda. Karena itu, membuka ruang kolaborasi menjadi langkah penting untuk menemukan solusi dan terobosan dalam pembangunan.
“Setiap daerah tentu memiliki tantangan dan potensi masing-masing. Melalui forum ini, kita bisa saling belajar, bertukar pengalaman, dan melihat berbagai praktik baik yang mungkin dapat diterapkan di daerah kita,” ujar Iswar.
Ia berharap, berbagai praktik baik yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ASWAKADA dapat menjadi referensi bagi Pemkot Semarang dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan.
“Harapannya, apa yang kita dapatkan dari kegiatan ini bisa menjadi tambahan wawasan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat Kota Semarang,” tambahnya.
Menurut Iswar, penguatan koordinasi dan harmonisasi hubungan kerja di lingkungan pemerintahan daerah juga menjadi aspek penting yang dibahas dalam forum tersebut. Keselarasan antarpemangku kepentingan diperlukan agar kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan efektif.
Ia berharap, pengalaman dan jejaring kerja sama yang terbangun dalam ASWAKADA dapat ditindaklanjuti melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Kota Semarang.
“Pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu bagaimana pemerintah bisa terus hadir memberikan pelayanan terbaik dan manfaat nyata bagi masyarakat. Semakin banyak kita belajar dan berkolaborasi, semakin besar kesempatan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi daerah,” pungkas Iswar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dari Got Terbuka ke Video Viral: Kronologi Lengkap Polemik Bakso Bintang 2 Banyumanik
- 2Link Streaming Siaran Ulang Persib vs Melbourne Victory, Comeback Dramatis Maung Bandung Menang 2-1 dan Lolos 16 Besar ACL Two
- 3Viral Bakso Buang Kuah ke Got Semarang: DLH Temukan Pelanggaran SOP, Ini Solusi yang Benar
- 4Link Live Streaming PSMS vs Persija! Tonton Gratis Tinggal Klik, Cek Prediksi Skor di League Cup 2026/2027: Macan Kemayoran Tetap Mengincar Kemenangan
- 5Niat Jualan Biar Berkah, Penjual Bakso di Banyumanik Malah Berurusan dengan Warga Gara-Gara Got Mampet
- 6Update Skor Java United vs Adhyaksa FC: Gustavo Franca Bawa Tuan Rumah Unggul 1-0 hingga Menit ke-15
- 7Jelang Penetapan UMP 2027, Gubernur Jateng Soroti Kontrak Kerja hingga Diskriminasi Usia
- 8Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 9Borobudur Marathon 2026: 7 Alasan Kenapa Jalur Ini Wajib Dicoba Minimal Sekali Seumur Hidup
- 10Kenapa Limbah Kuliner Tidak Bisa Dibuang ke Got? Berkaca dari Kasus Bakso Bintang 2 Semarang




