Jateng

Kukuhkan Pengurus DPD PKDI Jateng, Gus Yusuf; PKDI Bergerak Bersama Masyarakat Desa

Muhammad Husni Mushonifi | 29 Oktober 2026, 08:16 WIB
Kukuhkan Pengurus DPD PKDI Jateng, Gus Yusuf; PKDI Bergerak Bersama Masyarakat Desa
Ketua Dewan Pembina DPP PKDI, Gus Muhammad Yusuf

JATENG.AKURAT.CO, Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian desa dan mendukung pelaksanaan program pemerintah melalui pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDI Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut digelar di Grasia Gajah Mungkur, Kota Semarang, Rabu (28/10/2026), dengan dihadiri sekitar 500 peserta dari 29 kabupaten di Jawa Tengah.

Peserta terdiri atas ketua, pengurus, dan anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKDI dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan komitmen dalam mendukung pembangunan desa.

Ketua Dewan Pembina DPP PKDI, Gus Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa PKDI hadir untuk bergerak bersama masyarakat desa, memperjuangkan kemandirian desa, serta membangun sinergi dengan pemerintah.

Menurutnya, keberadaan PKDI diharapkan mampu menjadi wadah persaudaraan bagi para kepala desa dalam mendorong kemajuan desa dan memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan.

“PKDI bergerak bersama masyarakat desa, memperjuangkan kemandirian desa, dan bersinergi mendukung program pemerintah,” ujar Gus Muhammad Yusuf.

Ia menegaskan, sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan desa. Melalui kebersamaan tersebut, berbagai program diharapkan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKDI, Sujiono, S.E., menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan organisasi sebagai landasan dalam menjalankan roda kepengurusan. Baginya, aturan tidak semata-mata menjadi ketentuan tertulis, tetapi juga mencerminkan kesepakatan dan tanggung jawab bersama.

“Aturan organisasi bukanlah pembatas tertulis, melainkan komitmen bersama demi menjaga ketertiban dan kedisiplinan. Arah gerak organisasi ini mencerminkan integritas serta profesionalisme dalam menunaikan amanah,” kata Sujiono.

Ia mengingatkan bahwa kedisiplinan dan integritas harus menjadi pedoman seluruh pengurus dalam menjalankan tugas. Dengan berpegang pada komitmen bersama, PKDI diharapkan dapat berkembang sebagai organisasi yang solid dan mampu menjalankan perannya secara profesional.

Di sisi lain, Ketua DPD PKDI Jawa Tengah, Hj. Musarokah, S.IP., menyatakan kesiapan untuk mengawal program-program pemerintah yang berbasis desa agar dapat terlaksana dengan baik di lapangan.

Musarokah menegaskan, penguatan organisasi di tingkat daerah menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan koordinasi dan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh program pemerintah berbasis desa demi memastikan keberhasilan implementasinya di lapangan. Bersamaan dengan itu, kami siap mendedikasikan diri untuk membesarkan dan memperkuat eksistensi PKDI di Jawa Tengah,” ungkap Musarokah.

Menurutnya, komitmen tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program pemerintah, tetapi juga dengan upaya membangun organisasi yang semakin kuat dan mampu menjalin komunikasi serta kerja sama dengan berbagai pihak.

Dukungan para pengurus dan anggota dari 29 kabupaten di Jawa Tengah dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat konsolidasi PKDI. Dengan keterlibatan ratusan peserta, organisasi ini diharapkan mampu memperluas koordinasi antardaerah dan mendorong kontribusi yang lebih nyata bagi pembangunan desa.

Pengukuhan DPD PKDI Jawa Tengah tersebut sekaligus menjadi penegasan arah organisasi untuk memperkuat persaudaraan antarkepala desa, menjaga profesionalisme kepengurusan, serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mendorong kemandirian dan kemajuan desa.

Ke depan, komitmen tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan koordinasi berkelanjutan, sehingga program-program berbasis desa dapat diimplementasikan secara efektif serta memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Tengah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.