Jateng

JNE Perkuat Kolaborasi dengan UMKM Semarang Lewat JLC Member Gathering 2026

Arixc Ardana | 29 Oktober 2026, 09:09 WIB
JNE Perkuat Kolaborasi dengan UMKM Semarang Lewat JLC Member Gathering 2026
Kegiatan bertema “Connect Collaborate Grow” tersebut digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Awwan Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang.

JATENG.AKURAT.CO, JNE terus memperkuat dukungan terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pengembangan jejaring bisnis dan inovasi layanan logistik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui JLC Member Gathering 2026 di Semarang yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai sektor untuk memperluas koneksi dan mendorong pertumbuhan bisnis.

Kegiatan bertema “Connect Collaborate Grow” tersebut digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026, di Awwan Sewu Boutique Hotel & Suite Semarang.

Acara ini diikuti anggota JNE Loyalty Card (JLC) dari berbagai sektor industri kreatif dan UMKM.

JLC Member Gathering 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara JNE dan pelanggan setia.

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para pelaku usaha untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman, serta memperoleh wawasan baru dalam menghadapi dinamika pasar digital yang terus berkembang.

Melalui kegiatan tersebut, JNE berupaya mempererat hubungan dengan pelanggan sekaligus memperkuat kolaborasi antara penyedia jasa logistik dan pelaku usaha.

Sinergi ini dinilai penting untuk mendukung efisiensi distribusi serta memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.

JNE Apresiasi Loyalitas Pelanggan dan Dukung UMKM

Perwakilan Customer Loyalty Department JNE, Dodik Wiranto, mengatakan loyalitas pelanggan menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan bisnis logistik modern.

Menurutnya, JLC Member Gathering merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan yang terus mempercayakan kebutuhan pengiriman barang kepada JNE untuk mendukung kegiatan bisnis mereka.

“Melalui JLC Member Gathering ini, kami ingin memberikan apresiasi mendalam kepada para pelanggan setia yang terus mempercayakan kebutuhan pengiriman bisnisnya kepada JNE. Kami juga terus berkomitmen menghadirkan berbagai inovasi layanan logistik yang relevan guna mendongkrak efisiensi dan daya saing UMKM lokal,” ujar Dodik.

Ia menegaskan, dukungan terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui layanan pengiriman, tetapi juga dengan membangun hubungan yang lebih erat bersama pelanggan.

Dengan demikian, kebutuhan pelaku usaha dapat dipahami secara lebih baik dan menjadi pertimbangan dalam pengembangan layanan.

Kehadiran JNE di tengah ekosistem UMKM diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengoptimalkan distribusi produk, menjaga kelancaran pengiriman, dan meningkatkan kemampuan bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Semarang Punya Potensi Besar untuk Pengembangan Bisnis

JNE Semarang Main Branch Head, Wahyu Sangerti Alam, menyoroti pentingnya sinergi antara penyedia jasa pengiriman dan pelaku usaha di Jawa Tengah, terutama Semarang yang dikenal sebagai salah satu pusat industri pengolahan dan perdagangan.

Menurut Wahyu, dinamika ekonomi dan perkembangan ekosistem wirausaha di Semarang membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar. Namun, peluang tersebut perlu didukung sistem distribusi yang andal agar produk dapat menjangkau konsumen secara lebih luas.

“Semarang memiliki potensi ekonomi dan ekosistem wirausaha yang sangat dinamis. JNE siap menjadi mitra strategis yang andal dalam memastikan rantai pasok dan distribusi produk lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik nasional maupun global,” ungkap Wahyu.

Ia berharap kolaborasi antara JNE dan pelaku usaha dapat terus diperkuat sehingga produk-produk lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk menembus pasar di luar daerah, bahkan menjangkau konsumen internasional.

Dukungan logistik yang terintegrasi menjadi salah satu faktor penting bagi UMKM dalam mengembangkan bisnis, terutama di tengah meningkatnya pemanfaatan kanal penjualan digital dan perubahan perilaku konsumen.

Bandeng Juwana Elrina Bagikan Kisah Sukses Menembus Pasar

Untuk memberikan inspirasi kepada peserta, JLC Member Gathering 2026 turut menghadirkan sesi berbagi pengalaman bisnis atau success story dari salah satu anggota JLC, yakni Bandeng Juwana Elrina.

Merek kuliner legendaris yang berdiri sejak 1981 tersebut berbagi pengalaman dalam membangun bisnis, mempertahankan kualitas produk, hingga beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

PT Bandeng Juwana sebagai pemegang merek Bandeng Juwana Elrina dikenal melalui inovasi pengolahan bandeng duri lunak yang dipelopori dr. Daniel Nugroho Setiabudhi.

Selama lebih dari empat dekade, Bandeng Juwana Elrina telah menjadi salah satu ikon kuliner Semarang. Di tengah perkembangan industri perdagangan modern, bisnis ini juga beradaptasi dengan memanfaatkan kanal penjualan digital.

Selain mengandalkan gerai penjualan, Bandeng Juwana Elrina melayani pembelian secara daring atau online. Perusahaan juga bekerja sama dengan JNE sebagai mitra logistik untuk mendukung distribusi produk kepada pelanggan.

Pengalaman tersebut memperlihatkan pentingnya kemampuan pelaku usaha dalam menjaga identitas merek dan kualitas produk sekaligus menyesuaikan strategi pemasaran dengan perkembangan zaman.

Bagi peserta gathering, kisah Bandeng Juwana Elrina menjadi contoh bahwa keberlanjutan bisnis tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kemampuan membangun kepercayaan pelanggan, memperluas saluran penjualan, dan memastikan distribusi berjalan dengan baik.

Digitalisasi dan Logistik Jadi Kunci Pertumbuhan UMKM

Melalui sesi berbagi pengalaman tersebut, para anggota JLC mendapatkan wawasan mengenai strategi membangun merek, menjaga konsistensi kualitas, serta memanfaatkan digitalisasi untuk mempercepat pertumbuhan bisnis.

Penggunaan kanal penjualan daring memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen di luar wilayah operasional mereka.

Namun, perluasan pasar juga membutuhkan dukungan logistik yang mampu menunjang pengiriman produk secara efektif.

Kolaborasi antara pelaku usaha dan penyedia jasa pengiriman menjadi salah satu unsur penting dalam membangun rantai distribusi yang lebih kuat.

Dengan layanan logistik yang sesuai kebutuhan, UMKM dapat lebih leluasa mengembangkan pasar tanpa hanya bergantung pada penjualan secara langsung di gerai.

Melalui JLC Member Gathering 2026, JNE juga mendorong terciptanya ruang komunikasi yang memungkinkan para pelaku usaha saling berbagi pengalaman dan membangun peluang kerja sama.

JNE Dorong UMKM Tumbuh Bersama

Penyelenggaraan JLC Member Gathering 2026 menjadi bagian dari upaya JNE dalam memperkuat hubungan dengan pelanggan sekaligus mendukung perkembangan ekosistem bisnis di daerah.

Melalui tema “Connect Collaborate Grow”, JNE menekankan pentingnya koneksi, kolaborasi, dan pertumbuhan bersama sebagai fondasi dalam menghadapi persaingan industri kreatif serta perdagangan modern.

JNE berharap kegiatan ini dapat memotivasi pelaku usaha di Semarang dan sekitarnya untuk terus berinovasi, memperluas jangkauan pasar, serta memanfaatkan layanan logistik dan teknologi digital secara optimal.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pelaku UMKM dan penyedia jasa logistik, produk lokal diharapkan mampu menjangkau lebih banyak konsumen dan memiliki daya saing yang semakin baik di pasar nasional maupun global.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.