Jateng

Adu Banteng Grandmax Vs Truk Hino di Trengguli Jepara

Dody H | 10 Februari 2026, 06:25 WIB
Adu Banteng Grandmax Vs Truk Hino di Trengguli Jepara

JATENG.AKURAT.CO, Sebuah insiden kecelakaan benturan keras antara mobil Grandmax dan truk Hino Light terjadi di Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Senin (9/2) sekitar pukul 08.55 WIB.

Kejadian ini terjadi di jalan Desa Bangsri, tepatnya di sekitar warung mie ayam Bu Anis yang menjadi titik temu warga setempat.

Video rekaman amatir yang beredar menunjukkan situasi setelah benturan tersebut terjadi.

Di lokasi tikungan jalan yang menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP), kedua kendaraan terlihat dalam kondisi kocar-kacir.

Mobil Grandmax hitam dengan plat nomor K 8106 BC terdampar di tengah jalan, sementara truk Hino Light dengan plat nomor F 9605 FE tergelincir dan masuk ke dalam saluran drainase di sisi jalan.

Suasana di lokasi kejadian menjadi mencekam ketika warga melihat beberapa anak-anak keluar dari dalam mobil Grandmax dengan kondisi menangis dan digendong oleh orang-orang sekitar.

Banyak warga yang secara spontan berlarian untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban dan membantu menjaga keamanan lokasi agar tidak terjadi kemacetan atau insiden tambahan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara, Ipda Riyanto, memberikan klarifikasi terkait penyebab dan korban dari kecelakaan tersebut.

Menurutnya, mobil Grandmax dikemudikan oleh Rico Setiawan, dengan penumpang Eka Candra Susilo, yang keduanya merupakan warga Desa Pendem, Kecamatan Kembang.

Sementara itu, truk dikemudikan oleh Nurfan, dengan penumpang Wawas Asmawati, yang berdomisili di Desa Pinginpitu, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.

"Kecelakaan terjadi ketika mobil Grandmax melaju dari arah Bangsri menuju Tengguli dengan kecepatan sedang. Saat memasuki tikungan di lokasi TKP, kendaraan tersebut sedikit melenceng ke arah kanan jalan. Pada saat yang sama, truk datang dari arah berlawanan, dan karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi Grandmax tidak dapat menguasai laju dan arah kendaraan dengan cepat, sehingga terjadi benturan keras," jelas Ipda Riyanto.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sebanyak dua orang dewasa dan beberapa anak-anak yang menjadi penumpang di Grandmax hanya mengalami luka ringan.

Kerugian materiil yang ditimbulkan dari kerusakan pada kedua kendaraan ditaksir mencapai sekitar Rp 20 juta.

"Semua korban telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat dan kondisi mereka saat ini sudah kondusif. Tim penyelamatan dan petugas kepolisian juga telah melakukan proses dokumentasi dan pembersihan lokasi agar lalu lintas dapat kembali normal," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
D
Editor
Dody H