Jateng

Rem Blong, Truk Towing Terguling di Kemranjen Banyumas, Dua Orang Tewas

Dody H | 18 Februari 2026, 05:25 WIB
Rem Blong, Truk Towing Terguling di Kemranjen Banyumas, Dua Orang Tewas

JATENG.AKURAT.CO, Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa truk towing di Jalan Raya Alternatif Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, pada Selasa (17/2) pagi.

Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Kejadian terjadi sekitar pukul 06.30 WIB dan segera dilaporkan ke Pos Lalu Lintas Kemranjen pada pukul 06.45 WIB.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus Parningotan Silalahi melalui Kanit Gakkum Iptu Metri Zul Utami mengatakan, bahwa kendaraan yang terlibat adalah truk towing dengan nomor polisi K-1479-KO yang sedang mengangkut mesin Kombi.

"Kecelakaan ini bersifat tunggal. Saat melintas di bagian turunan yang cukup tajam di daerah Muria, kendaraan diduga mengalami masalah rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan dengan baik," ujarnya.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, truk towing tersebut awalnya melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan yang tergolong sedang.

Namun saat memasuki ruas jalan menurun tajam, sistem pengereman kendaraan diduga tidak berfungsi dengan normal.

Akibatnya, truk meluncur dengan cepat tanpa bisa dikendalikan, dan menghantam tebing di sisi kiri jalan, kemudian berguling hingga berhenti.

Dalam kecelakaan ini, dua orang korban dinyatakan meninggal dunia, yakni SH (26 tahun), buruh dari Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, dan WN (36 tahun), buruh dari Desa Rawagempol, Kabupaten Karawang.

Sementara itu, tiga orang lainnya mengalami luka-luka, yakni RR (36 tahun), pekerja swasta dari Desa Sukra, Kabupaten Indramayu, SR (30 tahun), wiraswasta dari Desa Bojong Tengah, Kabupaten Subang, dan HR (34 tahun), pekerja swasta dari Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.

Ketiganya kini mendapatkan perawatan di RS Medika Lestari Kemranjen.

Akibat peristiwa tersebut, perkiraan kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp20 juta.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan kondisi teknis kendaraan sebelum insiden terjadi.

Polisi juga mengingatkan para pengemudi, terutama yang mengendarai kendaraan berat, untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas di jalur yang memiliki medan menurun atau termasuk zona rawan kecelakaan seperti turunan Muria di Kemranjen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dody H
D
Editor
Dody H