Anggota DPR RI Komisi VII Andhika Satya Tinjau Dampak Banjir Longsor di Jepara, Soroti Mitigasi dan Pemulihan Infrastruktur

JATENG.AKURAT.CO, Dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara menjadi perhatian serius Anggota DPR RI Komisi VII, Andhika Satya W. Pangarso.
Ia turun langsung meninjau kondisi lapangan di Desa Tempur, Kecamatan Keling, serta Desa Sumberejo dan Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Kamis (22/1/2026), guna memastikan penanganan pascabencana berjalan dan kebutuhan warga terpenuhi.
Kunjungan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai bentuk empati, tetapi juga upaya melihat secara nyata persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat terdampak, mulai dari kerusakan infrastruktur hingga akses logistik.
Andhika menilai bencana yang terjadi harus menjadi peringatan kuat akan pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana.
Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh, baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Menurutnya, langkah antisipatif dan perencanaan penanganan bencana harus diperkuat, terutama di kawasan dengan kontur alam yang rentan longsor dan banjir.
“Musibah ini menjadi alarm bagi kita semua. Ke depan, kesiapsiagaan dan mitigasi bencana harus lebih serius agar dampaknya tidak terus berulang dan merugikan masyarakat,” ujar Andhika.
Selain melakukan peninjauan, Andhika yang akrab disapa Mas Dewan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 1.000 paket sembako bekerja sama dengan BRI Peduli.
Bantuan tersebut diserahkan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana.
Ia berharap bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat, meskipun sifatnya sementara.
Menurutnya, penanganan jangka panjang tetap harus difokuskan pada pemulihan infrastruktur dan penguatan sistem pencegahan bencana.
Terkait kerusakan jalan dan jembatan akibat banjir dan longsor, Andhika menyatakan komitmennya untuk mendorong pemerintah pusat agar segera memberikan dukungan perbaikan.
Infrastruktur yang pulih dinilai krusial agar aktivitas sosial dan ekonomi warga bisa kembali berjalan normal.
“Saya akan mendorong pemerintah pusat agar pemulihan infrastruktur menjadi prioritas, karena akses jalan dan jembatan sangat vital bagi kehidupan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Petinggi Desa Tempur, Maryono, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan. Ia menyebut kehadiran langsung wakil rakyat menjadi penyemangat bagi warga yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.
Hal senada disampaikan Haryanto, warga Desa Clering. Ia menilai bantuan sembako yang disalurkan sangat membantu warga Desa Clering dan Sumberejo yang terdampak banjir, seraya berharap pemulihan wilayah dapat segera terealisasi agar kehidupan masyarakat kembali normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










