PMI Asal Grobogan Jadi Korban Kebakaran di Apartemen Tai Po Hong Kong, Pencarian Masih Dilakukan

JATENG.AKURAT.CO, Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Grobogan diduga menjadi korban dalam insiden kebakaran besar yang melanda apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hongkong.
Dari ratusan penghuni yang terdampak, sembilan diantaranya merupakan PMI, dan satu diantaranya masih dalam proses pencarian.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Grobogan, Teguh Harjokusumo membenarkan kejadian tersebut setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Ia mengatakan, satu PMI asal Grobogan yang diduga menjadi korban adalah Yasmiati, warga Dusun Plosorejo, Desa Guyangan, Kecamatan Godong.
"Setelah kami berkoordinasi dengan KP2MI melalui BP3MI Jawa Tengah, Yasmiati ini masih dalam pencarian," katanya, pada Senin (1/12).
Berdasarkan data resmi, Yasmiati tercatat sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Hongkong melalui perusahaan penyalur PT Pelita Karya Jauhari, Pati.
Hingga saat ini, pihak agensi di Hongkong dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terus melakukan penelusuran untuk memastikan keberadaan Yasmiati.
Sementara itu, proses pencarian terhadap Yasmiati masih terus dilakukan oleh otoritas Hongkong bersama agensi dan perwakilan resmi Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Grobogan meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait keberadaan korban.
"Kita tunggu kepastian saja dari kementerian, BP3MI, sampai dengan penyalur jasa terkait Yasmiati," terangnya.
Ia menjelaskan, pihaknya belum melakukan komunikasi dengan keluarga Yasmiati demi menghindari munculnya kepanikan, sebelum ada informasi resmi dan lengkap.
Ia juga berharap, masyarakat turut mendoakan agar proses pencarian berjalan dengan lancar, dan korban segera ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









