Kebakaran Pabrik Sepeda Terboyo, Ade Bhakti: Kondisi Sudah Mulai Dingin

Akurat.co – Kebakaran yang melanda pabrik sepeda PT Roda Pasific Mandiri di kompleks kawasan industri Terboyo Kota semarang berangsur mendingin.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan yang masih berada di lokasi kebakaran.
Kebakaran itu terjadi pada kamis petang (21/11/2024) pukul 16.11 WIB.
Ade mengatakan bahwa lokasi api jauh dari gudang baterai yang sempat dikhawatirkan tersulut api hingga sulit dipadamkan.
“Gudang baterai aman, jauh dari lokasi api,’ ujarnya saat dikonfirmasi pada Jum’at (22/11/2024).
Ade bersyukur Gudang baterai yang berisi zat lithium sebagai bahan dasar baterai tidak tersambar api.
Karena jika hal itu terjadi, kebakaran bisa berlangsung berhari-hari karena api yang berasal dari lithium tidak bisa dipadamkan dengan air
“Nek litium kena bisa berhari-hari (kebakarannya) mas karena gak ngefek sama air. Apalagi baterai dalam jumlah banyak,” ungkapnya.
Saat ditanya bagian pabrik mana saja yang terbakar, Ade menjawab bagian Gudang sepeda biasa serta ruang bagian produksi dan assembling.
“Sepeda biasa juga kok (Gudang yang terbakar) sama bagian pruduksi dan assembling,” tuturnya.
Saat ini damkar sedang melakukan pendinginan dan pengecekan karena masih ditemukan bara api yang dikawatirkan masih bisa terbakar kembali.
“Masih Ppendinginan karena masih ada bara. Tapi secara umum situasi sudah sangat terkondisi,” bebernya.
Seperti dikabarkan sebelumnya, jumlah personel pemadam kebakaran berjumlah 80 personel yang terdiri dari anggota damkar dari Kota Semarang 9 personel, Kabupaten Kendal 1 personel, Ungaran (Kabupaten Semarang) 2 personel, dan Kabupaten Demak 2 personel.
Jumlah personel tersebut belum termasuk bantuan personel dan armada dari PDAM, DPU, Disperkim, BPBD, dan relawan masyarakat sipil. Selain itu masih ada dua armada Pemadam Kebakaran yang terus memantau keadaan hingga benar-benar dingin.
“Total personil yang turun 80-an orang. Belum dari PDAM, DPU, Perkim, BPBD, relawan, dan lain-lain,” tuturnya.
“Masih 2 armada yang standby Ndan,” katanya.
Ade menceritakan kebakaran sempat semakin parah karena ada ledakan tank tinner berkali-kali pada malam hari. Dia bercerita dirinya juga ada di lokasi kejadian saat ledakan terjadi
“Ledakan tank tinner semalem berkali-kali. Saya pas disitu kumanan. Apik koyo kembang api. Saya kena ban karet, body-body plastic, sama cat tinner,” ujarnya sambil tertawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








