Jateng

Fasilitas Kamar VIP Hotel Ciputra Semarang Tak Bisa Digunakan, Bule Ini Kecewa

Theo Adi Pratama | 13 September 2024, 15:30 WIB
Fasilitas Kamar VIP Hotel Ciputra Semarang Tak Bisa Digunakan, Bule Ini Kecewa

Akurat.co - Seorang bule bernama Alain mengungkapkan kekecewaannya saat menginap di Hotel Ciputra Semarang karena manajemennya yang dianggapnya tidak profesional.

Ungkapan rasa kecewa Alain diunggah dalam di media soial Tiktok pada 8 September 2024 melalui akun pribadinya @alainbule.

Alain mengatakan di tanggal 8 September tersebut dia menginap di kamar VIP lantai 10 Hotel Ciputra Semarang tapi beberapa fasilitas tak bisa digunakan selayaknya.

Alain mengatakan saat dia memesan kamar di Hotel Ciputra Semarang yang tersisa hanya kamar tipe standar yang ada di lantai 10 dengan tarif Rp 1,7 juta permalam. Iapun tak mempermasalahkan.

"Tapi kalau menurut saya, you know kemarin sedikit terlalu, jadi of course saya tidak marah sama karyawan Ciputra, no problem, saya kenal semua. Cuma sama manajemen menurut saya kurang, kalau menurut saya sangat kurang profesional," kata Alain mengawali curhatannya.

Keluhan mulai dirasakan Alain saat ia akan memanfaatkan kulkas kamar hotel dengan isi keju yang ia beli di Gelael, namun rusak tidak berfungsi.

Kemudian Alain berupaya menghubungi bagian reception hotel via fasilitas telepon dalam kamar untuk komplain kulkas. Kembali ia mendapat kekecewaan, kabel telepon tidak ada sehingga tidak sinyal tersambung dengan resepsionis.

Ia pun masih tak mempermasalahkan, selanjutnya ia bergegas mandi untuk berendam air hangat di bathub. Ia mendapati hanya air dingin yang berfungsi.

Setelahnya, Alain ingin bersantai di Executive Lounge yang khusus untuk para penghuni kamar lantai 10. Ia tidak diperkenankan masuk alasannya tidak cukup tamu.

"Jadi pastikan kalau kamu nginap di Ciputra kalau tidak semua penuh di lantai 10, Lounge tidak ada," saran Alain.

Keluhan Alain berlanjut hari berikutnya dengan pengaturan suhu ruangan AC yang tidak berfungsi. Merasa kedinginan dipaginya ia ingin mandi air hangat di bathub, tapi air masih tetap dingin.

"Shower juga air dingin juga, saya pikir masa saya harus mandi di wastafel," selorohnya.

Alain merasa kecewa dengan pihak manajemen Hotel Ciputra Semarang, menurutnya tidak ada rasa tanggungjawab terhadap tamu.

Harapannya ada rasa kepedulian semisal solusi kepada tamu dengan mengganti komplimen berupa voucher kamar atau diskon kamar standar untuk menginap selanjutnya.

Lebih dari itu, Alain sebenarnya ingin memberikan tip jasa kepada karyawan yang dengan cepat mengatasi permasalahan komplain fasilitas.

"Tapi saya juga lagi bilang saya tidak marah sama karyawan karena semua benar mantap dan terimakasih house keeping super profesional mereka cepat atasi semua. Cuma kembali lagi dari manajemen yang menurut saya not really nice, not really pro, not really peduli, basically no peduli, terima kasih banyak, ini pengalaman saya di Ciputra Semarang," tutupnya.

Dengan memilih kamar yang ada di lantai 10, merupakan jenis room VIP dengan fasilitas yang berbeda dengan lantai lainnya di hotel bintang lima yang berlokasi di depan Lapangan Simpang Lima Semarang.

Alain mengaku ia sebetulnya tidak marah terhadap para karyawan sebab ia mengaku kenal dengan semua staff di hotel itu. Ia juga mengaku sudah puluhan tahun memanfaatkan kebutuhan inap di Hotel Ciputra Semarang.

Dirinya hanya kecewa kepada manajemen Hotel Ciputra Semarang akibat masalah fasilitas yang tidak bisa ia manfaatkan sebagaimana mestinya. Ia mengaku sakit hati.

Jika dilihat dari profil akun TikToknya dan Instagramnya, ia juga pemilik sebuah resort di Jepara.

Hingga berita ini dibuat, pihak manajemen Hotel Ciputra Semarang belum mengeluarkan klarifikasi saat dikonfirmasi melalui bagian Marcomm.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.