Jateng

Gempa Batang, BPBD dan BMKG Peringatkan Potensi Gempa dari Patahan Weleri Sejak 2023

Afri Rismoko | 7 Juli 2024, 14:58 WIB
Gempa Batang, BPBD dan BMKG Peringatkan Potensi Gempa dari Patahan Weleri Sejak 2023

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menemukan patahan Weleri sepanjang 19 kilometer di Kabupaten Batang yang memiliki potensi gempa. 

emuan ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Ulul Azmi dalam statemen pada 13 Maret 2023 lalu, menyebutkan bahwa berdasarkan peta kegempaan, patahan Weleri menjangkau delapan desa di tiga kecamatan. Desa-desa tersebut meliputi Desa Lebo, Krengseng, Sidorejo, Sawangan, Ketanggan, Kedawung, Kuripan, dan Desa Gondang.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4.6 Guncang Batang , Getaran Terasa Hingga Pekalongan dan Pemalang

Meski demikian, Ulul Azmi menekankan bahwa potensi gempa pada patahan Weleri masih dalam batas rata-rata yang lebih kecil dan pelan jika dibandingkan dengan sejumlah wilayah lain di Jateng.

"Warga tidak perlu khawatir karena potensi kegempaan rata-rata masih berskala kecil dan pelan," ujarnya.

BPBD Kabupaten Batang telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para kepala desa agar mereka memberikan pengarahan kepada warga saat ada potensi gempa dengan keluar dari ruangan gedung.

Baca Juga: Wakapolri Hadiri Deklarasi Squad Nusantara di PRPP Kota Semarang, Minta Agar jadi Solusi Masyarakat

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan gempa.

Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Banjarnegara, Heru Susanto Wibowo dalam waktu yang sama, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang sudah diidentifikasi, terdapat 13 titik patahan di Jawa Tengah.

Patahan Weleri sendiri belum teridentifikasi sebelumnya karena membutuhkan aktivitas gempa sebagai indikator.

Sebagai langkah antisipasi, pihak BMKG telah memasang alat atau jaringan pemantauan gempa bumi di Kecamatan Gringsing dan Paninggaran Pekalongan.

"Pemasangan alat ini bertujuan untuk pemantauan sesar-sesar yang ada di darat wilayah Jawa Tengah," kata Heru Susanto.

Heru Susanto menambahkan bahwa patahan Weleri merupakan sumber gempa yang ada di darat dengan kedalaman dangkal antara 0 sampai 30 kilometer.

Oleh karena itu, skala kegempaan bumi masih kecil dan tidak terlalu mengkhawatirkan.

Dengan temuan ini, masyarakat di sekitar patahan Weleri diharapkan tetap waspada namun tidak panik.

Upaya mitigasi dan edukasi yang terus dilakukan oleh BPBD dan BMKG menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi di wilayah tersebut.

Tetap pantau perkembangan terbaru dari BMKG dan ikuti arahan dari pihak berwenang guna memastikan keselamatan bersama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A