Hujan Besar Mengguyur Semarang, Longsor Terjadi di Beberapa Titik

AKURAT.CO, Hujan besar yang terjadi di Semarang sejak Selasa (12/3/2024) sampai Rabu malam (13/3/2024) menyebabkan beberapa bencana.
Selain banjir, terjadi juga longsor di beberapa titik Kota Semarang, antara lain;
Baca Juga: Daftar Insiden Pohon Tumbang di Semarang Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, Rabu, 13 Maret 2024
1. Tanah longsor di wilayah Jalan Srikaton barat RT 2 RW 6 Semarang Barat.
2.Talud Longsor RT 1 RW 7 Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang.
3.Talud Ambrol Ngaglik Lama no.14 RT 3 RW 5 Kelurahan Bendungan Kecamatan Semarang Selatan.
4.Tanah Longsor Jalan Jomblang Perbalan RT 1 RW 2 Kelurahan Candi Kecamatan Candisari.
5.Tanah Longsor Jalan Gombel Lama RT 5 RW 5 Kelurahan Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik.
6. Longsor di Kelurahan Lempongsari RT 6 RW 1 Semarang Selatan yang merusak sebuah Rumah milik Agus Marsudi
Baca Juga: Hujan Besar Mengguyur Semarang, Kawasan Simpang Lima Terendam Banjir
Banjir akibat hujan juga terjadi sejumlah kawasan dan objek vital di Kota Semarang juga terdampak banjir seperti Simpang Lima, Jalan Pantura Kaligawe, Pasar Tlogorejo, Jalan Protokol Karangayu, Kawasan Industri Terboyo dan Wijaya Karya Kecamatan Tugu, serta beberapa perkampungan warga.
Banjir juga membuat sejumlah fasilitas umum di Kaligawe Semarang terkena banjir.
Salah satunya adalah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kaligawe yang juga tergenang banjir hingga setinggi pinggang.
Lurah Kaligawe Sukamti mengatakan genangan di sekitar rumah susun dan di beberapa permukiman. Di permukiman, air tidak sampai masuk ke rumah.
Baca Juga: Ini Nama-Nama Beken PDIP Yang Gagal Jadi Anggota DPR, Padahal Petahana
"Air masuk tadi malam karena kita tahu hujan intensitasnya deras dan terus menerus, sejak hari Senin sudah mulai hujan," kata Sukamti.
Ia menjelaskan lokasi rumah susun itu merupakan cekungan dan sudah dilakukan upaya penyedotan dengan pompa.
"Walau ini pompa BBWS dan dari (rumah pompa) Waru on, karena curah hujan tinggi maka mengakibatkan genangan. Insyaallah ini nanti turun (genangannya). Ada beberapa lingkungan tergenang tapi tidak sampai masuk rumah," jelas Sukamti.
Selain Rusunawa Kaligawe, banjir juga melanda Jalan Pantura Kaligawe namun lebih cepat surut karena air dipompa di saluran mati yang akhirnya mengalir ke rumah warga di Perumahan Genuk Indah, Semarang.
Baca Juga: Saksi Capres 03 Merasa Keberatannya Tak Didengar, Begini Jawaban Hasyim Asy’ari
genangan air di Jalan Pantura Kaligawe Semarang tersebut sempat mencapai ketinggian 40 hingga 50 sentimeter sehingga menyebabkan kendaraan roda dua yang melintas mogok di tengah jalan.
Aipda Mamik, anggota Unit Lantas Polsek Genuk melaporkan satuan petygas dari unitnya sudah mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan di sekitar exit tol Kaligawe menuju Pelabuhan Tanjungmas.
Di sini saat hujan menjadi titik terdalam banjir dan terjadi penumpukkan kendaraan.
"Menuju pelabuhan sekitar exit tol Kaligawe juga mengalami genangan sehingga terjadi penumpukan kendaraan," kata Aipda Mamik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










