Pemkot Semarang Luncurkan Logo HUT Ke-477, Begini Penjelasan Maknanya

AKURAT.CO, Logo peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kota Semarang telah resmi dilaunching.
Peresmian ini dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu didampingi Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin dan seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam kegiatan Pembukaan Peringatan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-477 tahun 2024 di halaman Balai Kota Semarang, Jumat (2/2/2024).
Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mengatakan, desain logo ini adalah hasil lomba yang dimenangkan oleh seorang pelajar bernama Muhammad Iqbal Febryan.
Baca Juga: Pemkot Semarang Berhasil Tuntaskan Program Pembangunan 2023
Lambang logo itu berbentuk menyerupai tangan mengepal ke atas, menonjolkan karakteristik dengan bentuk yang tegas mencerminkan kekuatan, kesatuan, dan identitas yang kuat.
Dengan menggunakan elemen garis lurus dan sudut tajam, logo ini mengkomunikasikan ketegasan, keberanian serta stabilitas dan kemandirian Kota Semarang.
Lalu warna merah pada logo juga melambangkan semangat, keberanian, energi dan keunggulan dalam mewujudkan kemajuan Kota Semarang di berbagai aspek.
Baca Juga: Kopi Semawis Sambut Baik Rencana Revitalisasi Pecinan
“Mengandung makna semangat dan dedikasi bersama untuk memajukan Kota Semarang ke tingkat kejayaan dan kemakmuran yang lebih tinggi,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
“Design ini agak beda dari biasanya dan ini lebih tegas mencerminkan kesatuan, persatuan dan berkarakter yang kuat, makanya termasuk tema yang kita bangun makin hebat. Sehingga kebersamaan ini, ketegasan menjadi sesuatu kekuatan melanjutkan pembangunan,” lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap, dengan launching logo ini nantinya akan ada rangkaian-rangkaian kegiatan yang positif.
Mbak Ita, sapaan akrabnya menekankan agar perayaan HJKS dapat dilakukan bersama-sama.
“Saat ini juga masih disusun dan saya minta dilakukan mapping karena gak mau 'prentil-prentil' dilakukan kegiatan. Maunya dikolaborasikan. Kemarin ada kegiatan Dinas Arsip tapi malah ada lomba tari, harusnya tentang literasi, membuat essay dan sebagainya. Makanya ini saya lagi kurasi agar maknanya jelas,” terangnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








