Jateng

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran: Kader JKN Memiliki Peran Penting Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman Program Kesehatan Masyarakat

Arixc Ardana | 22 Desember 2023, 13:24 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Ungaran: Kader JKN Memiliki Peran Penting Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman Program Kesehatan Masyarakat

AKURAT.CO UNGARAN, Dalam mendukung kelancaran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Ungaran melakukan langkah strategis dengan merekrut kader JKN.

Kader JKN merupakan mitra BPJS Kesehatan yang bekerja dalam hubungan kemitraan dan bertanggung jawab menjalankan sebagian fungsi BPJS Kesehatan di wilayah tertentu.

Sejak hadirnya program JKN hampir satu dekade yang lalu, keberadaan kader JKN dianggap sangat penting dalam memberikan informasi, edukasi, dan kemudahan pembayaran iuran kepada peserta JKN.

Baca Juga: Jumlah Pemudik Meningkat hingga 143 Persen, Ini Upaya Polda-Pemprov Jateng Jaga Kelancaran dan Keamanan Libur Nataru

Pada Kamis (21/12/2023), Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis, menjelaskan bahwa kehadiran kader JKN tidak hanya meningkatkan pendapatan iuran, tetapi juga memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya program JKN dan manfaat yang dapat diperoleh oleh peserta.

"Kader JKN menjadi jembatan antara BPJS Kesehatan dan masyarakat. Mereka tidak hanya membantu dalam pendapatan iuran, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya program JKN dan manfaat pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan," ujar Azis.

BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, yang melibatkan wilayah kerja di Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga, berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, BPJS Kesehatan menambah jumlah kader JKN agar dapat menjangkau masing-masing wilayah binaan dengan lebih merata.

Azis menyatakan bahwa pada bulan November lalu, pihaknya telah berdiskusi untuk menambah personil kader JKN mengingat luasnya wilayah kerja.

Langkah ini diambil untuk memastikan pembagian wilayah binaan dan jumlah kader JKN dapat lebih merata.

"Kami berharap calon kader JKN yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan membantu masyarakat di wilayah binaannya memahami pentingnya program JKN," tambah Azis.

Baca Juga: Perawatan Anak Ditangani dengan Cepat, Rambat: Saya Bersyukur Kami Sekeluarga Telah Menjadi Peserta JKN

Proses penerimaan kader JKN melibatkan seleksi oleh tim dari bidang Penagihan dan Keuangan melalui sesi wawancara langsung.

Dengan melakukan wawancara langsung, diharapkan BPJS Kesehatan dapat memilih kader JKN yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Salah satu pelamar, Ismiyati (39), yang juga merupakan perangkat desa di Kecamatan Boja, menyampaikan bahwa dirinya tertarik mengajukan diri sebagai kader JKN setelah mendapatkan informasi melalui pesan singkat di grup WhatsApp perangkat desa.

"Saya sangat tertarik untuk mengajukan diri sebagai kader JKN, kebetulan untuk di wilayah Kecamatan Boja sendiri saat ini belum ada kader JKN yang bertugas. Selain itu, pekerjaan saya sebagai perangkat desa juga ada hubungannya dengan program JKN dari BPJS Kesehatan. Di samping itu, saya juga sering dimintai bantuan oleh warga untuk menjelaskan terkait program JKN," ungkap Ismiyati.

Sebagai lulusan Fakultas Kesehatan Masyarakat dari salah satu Universitas Negeri di Kota Semarang, Ismiyati merasa senang apabila diberi kesempatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi kesehatan.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas sebagai kader JKN tanpa mengganggu pekerjaan utamanya sebagai perangkat desa.

"Apabila saya diberi kesempatan oleh BPJS Kesehatan Cabang Ungaran sebagai kader JKN, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas saya sebagai kader JKN. Dan Insya Allah tidak akan mengganggu pekerjaan utama saya sebagai perangkat desa, saya akan membagi waktu sebaik mungkin. Jadi saya akan menjalankan pekerjaan saya sebagai kader JKN di luar jam pekerjaan saya sebagai perangkat desa," jelas Ismiyati.

Baca Juga: Polda Jateng Lakukan Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang

Motivasi Ismiyati mencerminkan komitmen untuk memberikan kontribusi positif terhadap program JKN dan membantu masyarakat memahami manfaatnya.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang kesehatan masyarakat, Ismiyati berharap dapat menjadi agen perubahan, yang efektif dalam mendukung kesehatan masyarakat di wilayahnya

 

Langkah ini juga menunjukkan komitmen BPJS Kesehatan untuk terus mendekatkan pelayanannya kepada masyarakat dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya aspek kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.