Jateng

Komitmen Faskes Tepati Janji Layanan, Bentuk Dukungan Keberlangsungan Program JKN

Arixc Ardana | 27 November 2023, 11:43 WIB
Komitmen Faskes Tepati Janji Layanan, Bentuk Dukungan Keberlangsungan Program JKN

AKURAT.CO KENDAL, Berbagai upaya dilakukan BPJS Kesehatan, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Salah satu upaya tersebut ditunjukkan komitmen BPJS Kesehatan, untuk melakukan Transformasi Mutu Layanan.

Membawahi satu kota dan dua kabupaten, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran mengajak fasilitas kesehatan (faskes) yang berada di wilayah kerjanya, untuk bersama-sama mendukung suksesnya transformasi mutu layanan.

Baca Juga: Cerita Winarsih Rasakan Manfaat Kepesertaan JKN: Saya Tenang dengan Jaminan Kesehatan Program JKN

Khususnya yang saat ini sedang digaungkan, melalui janji layanan faskes.

Komitmen faskes dalam menepati janji layanan, adalah bentuk komitmen dalam mendukung keberlangsungan program JKN.

“Kami selalu berupaya untuk terus mengingatkan faskes yang berada di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ungaran untuk memenuhi janji layanan yang telah diikrarkan, dan melalui petugas Edukasi dam Pengaduan Peserta di Rumah Sakit (EP3RS) kami juga setiap bulannya memastikan bahwa poster janji layanan terpasang di beberapa sudut rumah sakit yang mudah dilihat oleh setiap peserta JKN,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Abdul Azis.

Salah satu rumah sakit di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, yang telah berkomitmen dan mendukung jalannya program JKN yaitu Charlie Hospital.

Rumah sakit yang terletak di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal tersebut, memiliki visi menjadi rumah sakit yang terdepan dan inovatif dalam pelayanan kesehatan.

Dipdha Sangora, selaku Kepala Bidang Pelayanan Medis Charlie Hospital menyatakan bahwa manajemen rumah sakit berkomitmen penuh dan mendukung program JKN, demi taraf kesehatan yang lebih baik khususnya di Kabupaten Kendal.

“Kami berusaha dengan sebaik mungkin memberikan pelayanan kesehatan dan melayani peserta JKN, yang berobat di rumah sakit dengan ketulusan hati sesuai dengan moto dari Charlie Hospital," terangnya.

Tidak dipungkiri bahwa saat ini, sebagian besar pasien yang berobat di Charlie Hospital merupakan peserta JKN.

"Untuk itu kami harus memberikan pelayanan kesehatan dengan sebaik mungkin, sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” ucap Dipdha.

Disinggung soal ketersediaan obat di Charlie Hospital, Dipdha juga memastikan bahwa pasien yang merupakan peserta JKN akan mendapatkan obat-obatan yang sesuai dan tanpa iur biaya tambahan.

“Terkait dengan ketersediaan obat di rumah sakit kami untuk para peserta JKN yang berobat, kami pastikan pasien tidak ada lagi yang terbebani untuk mencari obat," terangnya.

Bahkan apabila obat-obatan yang dibutuhkan peserta JKN kosong, pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan beberapa rumah sakit lain, sehingga bisa saling mengisi kekosongan stok.

"Ini kita lakukan apabila ketersediaan obat di rumah sakit kami sedang kosong,” ungkap Diphda.

Pihaknya juga selalu memastikan bahwa dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN, akan memberikan pelayanan yang ramah tanpa diskriminasi dan tanpa ada lagi biaya tambahan diluar ketentuan.

“Komitmen Charlie Hospital untuk memenuhi janji layanan JKN, sudah kami sampaikan kepada seluruh jajaran manajemen di rumah sakit ini," tegasnya.

JknBaca Juga: Mbak Ita Mewadahi Kreatifitas Seniman Melalui Sambang Seni Semarang 2023

"Dapat dipastikan seluruh pasien baik yang pasien umum maupun peserta JKN akan mendapatkan pelayanan yang sama tanpa diskriminatif,” ujar Dipdha lagi.

Pada kesempatan yang sama, salah satu pasien, Nur Sukma Imani yang merupakan peserta JKN yang sedang berkunjung untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Charlie Hospital, mengungkapkan selama dirinya melakukan pengobatan di rumah sakit tersebut dirinya mendapatkan pelayanan yang baik.

“Pelayanan yang diberikan oleh petugas dari rumah sakit sangat baik dan ramah, tidak ada perbedaan antara pasien umum dan peserta JKN. Bahkan saya tidak lagi mengeluarkan biaya tambahan dan semua obat yang diberikan oleh dokter sudah tersedia di farmasi rumah sakit,” ungkap Sukma. 

***

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.