Jateng

Pelayanan Prima dan Perlindungan Kesehatan Tanpa Batas: Perjalanan Kesembuhan Chaira Aruna Btari di RS dengan Program JKN

Arixc Ardana | 21 Desember 2023, 18:32 WIB
Pelayanan Prima dan Perlindungan Kesehatan Tanpa Batas: Perjalanan Kesembuhan Chaira Aruna Btari di RS dengan Program JKN

 

AKURAT.CO SALATIGA, Febris dalam istilah medis adalah demam dengan kondisi suhu lebih tinggi dari rata-rata, kondisi ini sering terjadi pada anak-anak.

Kenaikan suhu tubuh diatas normal tersebut biasanya disebabkan oleh beberapa hal, misalnya adanya infeksi, kelelahan, dehidrasi dan proses imun.

Chaira Aruna Btari (5), merupakan salah satu pasien yang mengalami gejala tersebut.

Baca Juga: Cerita Winarsih Rasakan Manfaat Kepesertaan JKN: Saya Tenang dengan Jaminan Kesehatan Program JKN

Mendapatkan perawatan di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga

Menurut ibunya, Sri Wahyu Nengsih, Aruna sudah tiga hari dirawat di rumah sakit tersebut.

"Saat itu kami masuk melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena Aruna mengalami demam tinggi, mual, dan sakit perut. Dokter jaga menyarankan untuk rawat inap, dan sejak saat itu, Aruna mendapatkan perawatan yang sangat baik," ujar Ayu, panggila akrab Sri Wahyu Nengsih.

Pelayanan yang diterima keluarga Aruna, mulai dari IGD hingga ruang perawatan rawat inap, disebut sangat baik dan responsif.

Meskipun hak kelas rawat inap mereka sebenarnya di kelas dua, keluarga memilih untuk naik kelas demi kenyamanan Aruna.

"Tidak membutuhkan waktu yang lama anak saya mendapatkan kamar rawat inap. Meskipun hak kelas rawat inap kami ada di kelas dua, kami memutuskan untuk naik kelas demi kenyamanan anak saya. Alhamdulillah dari rumah sakit tersedia kamar yang kosong," ungkap Ayu.

Pentingnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) juga terlihat dalam pengalaman keluarga ini.

Meski naik kelas, keluarga Aruna tidak dikenakan biaya tambahan.

Semua obat-obatan yang diberikan kepada Aruna juga ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Meski kami naik kelas, tidak ada tambahan biaya. Semua obat-obatan, bahkan perawatan rawat inap Aruna, semuanya gratis dan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Sangat membantu bagi keluarga kami," tambah Ayu.

Meski Aruna mendapatkan perawatan satu tingkat di atas hak kelas rawat inap, Ayu menyebut bahwa pihak rumah sakit memberikan informasi bahwa tidak ada tambahan iur biaya.

"Sebelumnya saya sendiri ketika melahirkan Aruna juga mendapatkan perawatan di rumah sakit ini dan kami merasa sangat puas dengan pelayanan dari semua perawat dan dokter yang merawat kami. Meskipun kami memanfaatkan program JKN untuk mendapatkan pelayanan keehatan, kami tidak pernah merasa dibeda-bedakan dengan pasien umum lainnya," ujar Ayu.

Meski saat ini sedang libur sekolah, Ayu berharap Aruna dapat segera pulih dan pulang ke rumah untuk menikmati masa liburan dengan ceria bersama keluarga dan teman-teman sebayanya.

"Semoga anak saya bisa segera diberikan izin untuk segera pulang ke rumah, menurut dokter spesialis anak yang kemarin melakukan visit mengatakan bahwa saat ini Aruna kondisinya sudah membaik dari sebelumnya dan tinggal pemulihan saja. Ya saya berharap pemulihannya bisa diteruskan di rumah saja sembari dia menikmati masa liburan sekolahnya," tutur Ayu.

Terkait dengan program JKN, Ayu sangat berharap agar program ini terus hadir memberikan manfaat kesehatan untuk masyarakat di Indonesia.

Baca Juga: Beri Kemudahan Akses Peserta JKN, BPJS Kesehatan Cabang Ungaran Gelar Layanan Keliling di Panti Wening Wardoyo

"Mengingat kesehatan itu sangatlah mahal harganya, menjaga kesehatan sangat penting, dan yang tidak kalah pentingnya adalah memiliki jaminan kesehatan," terangnya.

Ayu dan keluarga mengaku sangat beruntung sudah terdaftar sebagai peserta dari program JKN, yang memiliki manfaat sangat besar untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan.

"Saya pribadi sungguh sangat berharap program JKN dapat terus memberikan jaminan pelayanan kesehatan untuk seluruh masyarakat di Indonesia," tutup Ayu.

**

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.