PGRI Apresiasi Kebijakan Mbak Ita Perbarui Mebeler Sekolah

AKURAT.CO, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengapresiasi langkah Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan peremajaan mebeler sekolah.
Ketua PGRI Kota Semarang, Nur Khoiri mengatakan, mebeler merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Sampai saat ini sudah on the track, sudah bagus, Bu Wali Kota yang punya visi ke depan kaitannya pendidikan di Kota Semarang," ujarnya, di Semarang, Selasa (12/12/2023).
Menurutnya, pendidikan adalah investasi utama bangsa. Dia menyebut masa depan tergantung dengan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Baca Juga: Kunjungi Polda Jateng, Komisi III DPR-RI Apresiasi Kinerja Polri
"Jadi kalau ingin masa depan baik maka SDM-nya harus unggul melalui proses yang unggul pula," katanya.
Menurutnya, pemenuhan set meja kursi di kelas merupakan syarat yang harus terpenuhi selain fasilitator atau guru yang unggul.
Antara mebeler dan fasilitator dalam proses pembelajaran harus seimbang atau saling berkaitan. Apabila kedua syarat itu tak terpenuhi akan membuat KBM tidak berjalan dengan baik.
"Guru sudah menyiapkan dengan sungguh-sungguh, ternyata mebelernya tidak support kan ya kasihan. Pasti output-nya tidak akan maksimal," katanya.
Baca Juga: Jelang Nataru, Polrestabes Semarang Siapkan 27 Posko Selama 14 Hari
Peremajaan mebeler itu memiliki efek yang luar biasa. Salah satunya memengaruhi murid dalam menimba ilmu. Dengan pembaruan otomatis gangguan yang diakibatkan mebeler akan tereliminasi.
"Dengan mebeler baru itu akan memudahkan, paling tidak, kendala atau masalah yang muncul dalam proses pembelajaran akan terkurangi," katanya.
Khoiri memahami terkait keterbatasan anggaran belum bisa memenuhi mebeler secara bersamaan. Kendati begitu, pihaknya meyakini perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.
"Sekolah di Kota Semarang jumlahnya banyak, anggaran juga terbatas yang peruntukannya tidak hanya untuk pendidikan saja," tuturnya.
Wakil Rektor Universitas PGRI Semarang ini menekankan kepada seluruh guru agar tetap semangat meski sekolah tempat mengajarnya belum sepenuhnya mendapat peremajaan mebeler.
"Bagi guru-guru yang sekolahnya belum mendapatkan peremajaan mebeler jangan mengendurkan semangat dalam mendampingi anak-anak kita meraih mimpinya," katanya.
Perlu diketahui Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan peremajaan meja kursi 10.074 buah untuk sekolah dasar (SD) negeri.
Pengadaan meja kursi baru bermaterial MDF rangka besi itu mencangkup 183 SD Negeri di sembilan kecamatan. Diharapkan dapat memicu motivasi dan semangat belajar para siswa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD









