Hindari Dampak Banjir Poktan Utomo Sari Luhur Perbaiki Saluran Air

AKURAT.CO, Memiliki potensi lahan pertanian yang luas, Desa Prampelan di Kecamatan Sayung harusnya memiliki masyarakat dengan pendapatan yang lebih dari cukup. Memiliki luas wilayah pertanian mencapai 105 hektar dengan total wilayah mencapai 223 hektar, tentunya sudah lebih dari cukup jika lahan pertanian mereka bisa memberikan kemakmuran bagi warganya.
Namun hal ini berbanding terbalik, saat letak persawahan desa ini lebih rendah dari elevasi sungai Dombo yang membelah desa mereka. Karena rendahnya letak lahan pertanian warga, membuat lahan mereka lebih sering terendam air daripada kondisi lahan di tempat lainnya.
Permasalahan sering timbul terutama pada saat musim penghujan tiba. Jika hujan turun dengan lebat, air yang ada di lahan persawahan airnya tidak bisa keluar dan terendam dengan debit air yang tinggi.
Baca Juga: Cekatan Tangani Banjir, Mbak Ita Dapat Apresiasi dari Ketua PKS
Sehingga yang dulu Indek Pertanaman 300 (IP 300) dengan pola tanam padi-padi-palawija sekarang hanya bisa ditanami sekali saja (IP 100).
Menurut Kepala Dinas Pertanian Demak Drs Agus Herawan, sebenarnya ada saluran air yang terletak di persawahan wilayah kelompok tani Budi Luhur yang memiliki panjang sekitar 200 m. Saluran ini membentang diantara hamparan sawah wilayah Poktan Budi Luhur dan Poktan Mekarsari.
“Saluran ini sangat berguna untuk akses pengairan persawahan juga untuk saluran pembuangan, jika lahan mengalami kelebihan air untuk selanjutnya dibuang ke sungai Dombo,” ujarnya.
Baca Juga: Wahyu Prasetyo Kembali Dipanggil Timnas Senior
Perlu diketahui, bahwa pada Januari lalu, desa ini mengalami banjir selama hampir dua minggu dikarenakan air tidak bisa kemana-mana, yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Berbagai upaya dilakukan pemerintah pusat dan daerah, untuk mengurangi dampak banjir tersebut.
Salah satunya adalah Program Upaya Penanganan Dampak Perubahan Iklim dari Kementerian Pertanian melalui Balai Pengawasan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Tengah, dengan cara normalisasi saluran dengan pelaksana Kelompok Tani Budi Luhur dan Mekarsari.
Kemudian menjelang musim penghujan tahun ini, Gapoktan Utomo Sari Luhur meneruskan program tersebut melalui CSR Semen Gresik, berupa kegiatan perbaikan saluran air.
Baca Juga: Bea Cukai Kudus Gempur 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal Dalam Sepekan
Ketua Poktan Utomo Sari Luhur Sakdulah menjelaskan bahwa bantuan digunakan untuk normalisasi saluran, dengan pemberdayaan anggota kelompok dan juga digunakan untuk perbaikan saluran air.
Untuk itu pendampingan kegiatan juga dilakukan oleh penyuluh selaku fasilitator dari kelompok tani, sehingga diharapkan pekerjaan perbaikan saluran air dapat berjalan dengan baik, dan bermanfaat. Yang tentunya menjadi aksi nyata kelompok tani, dalam melakukan mitigasi bencana DPI (Dampak Perubahan Iklim) banjir serta mengembalikan Desa Prampelan dengan Indek Pertanaman menjadi IP 300 lagi. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD







