Jateng

Hindari Dampak Banjir Poktan Utomo Sari Luhur Perbaiki Saluran Air

Afri Rismoko | 4 Oktober 2023, 12:32 WIB
Hindari Dampak Banjir Poktan Utomo Sari Luhur Perbaiki Saluran Air

AKURAT.CO, Memiliki potensi lahan pertanian yang luas, Desa Prampelan di Kecamatan Sayung harusnya memiliki masyarakat dengan pendapatan yang lebih dari cukup. Memiliki luas wilayah pertanian mencapai 105 hektar dengan total wilayah mencapai 223 hektar, tentunya sudah lebih dari cukup jika lahan pertanian mereka bisa memberikan kemakmuran bagi warganya.

Namun hal ini berbanding terbalik, saat letak persawahan desa ini lebih rendah dari elevasi sungai Dombo yang membelah desa mereka. Karena rendahnya letak lahan pertanian warga, membuat lahan mereka lebih sering terendam air daripada kondisi lahan di tempat lainnya.

Permasalahan sering timbul terutama pada saat musim penghujan tiba. Jika hujan turun dengan lebat, air yang ada di lahan persawahan airnya tidak bisa keluar dan terendam dengan debit air yang tinggi.

Baca Juga: Cekatan Tangani Banjir, Mbak Ita Dapat Apresiasi dari Ketua PKS

Sehingga yang dulu Indek Pertanaman 300 (IP 300) dengan pola tanam padi-padi-palawija sekarang hanya bisa ditanami sekali saja (IP 100).

Menurut Kepala Dinas Pertanian Demak Drs Agus Herawan, sebenarnya ada saluran air yang terletak di persawahan wilayah kelompok tani Budi Luhur yang memiliki panjang sekitar 200 m. Saluran ini membentang diantara hamparan sawah wilayah Poktan Budi Luhur dan Poktan Mekarsari.

“Saluran ini sangat berguna  untuk akses pengairan persawahan juga untuk saluran pembuangan, jika lahan mengalami kelebihan air untuk selanjutnya dibuang ke sungai Dombo,” ujarnya.

Baca Juga: Wahyu Prasetyo Kembali Dipanggil Timnas Senior

Perlu diketahui, bahwa pada Januari lalu, desa ini mengalami banjir selama hampir dua minggu dikarenakan air tidak bisa kemana-mana, yang menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Berbagai upaya dilakukan pemerintah pusat dan daerah, untuk mengurangi dampak banjir tersebut.

Salah satunya adalah Program Upaya Penanganan Dampak Perubahan Iklim dari Kementerian Pertanian melalui Balai Pengawasan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Tengah, dengan cara normalisasi saluran dengan pelaksana Kelompok Tani Budi Luhur dan Mekarsari.

Kemudian menjelang musim penghujan tahun ini, Gapoktan Utomo Sari Luhur meneruskan program tersebut melalui CSR Semen Gresik, berupa kegiatan perbaikan saluran air.

Baca Juga: Bea Cukai Kudus Gempur 1,4 Juta Batang Rokok Ilegal Dalam Sepekan

Ketua Poktan Utomo Sari Luhur Sakdulah menjelaskan bahwa bantuan digunakan untuk normalisasi saluran, dengan pemberdayaan anggota kelompok dan juga digunakan untuk perbaikan saluran air.

Untuk itu pendampingan kegiatan juga dilakukan oleh penyuluh selaku fasilitator dari kelompok tani, sehingga diharapkan pekerjaan perbaikan saluran air dapat berjalan dengan baik, dan bermanfaat. Yang tentunya menjadi aksi nyata kelompok tani, dalam melakukan mitigasi bencana DPI (Dampak Perubahan Iklim) banjir serta mengembalikan Desa Prampelan dengan Indek Pertanaman menjadi IP 300 lagi. (ADV/Pemkab Demak)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A