Haru Bahagia Triyono, Usai Rumah Direnovasi PT Djarum Melalui Program RSLH

AKURAT.CO KUDUS – Raut kebahagiaan terpancar dari wajah Triyono dari Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Pria yang kesehariannya berprofesi sebagai juru parkir ini penuh rasa syukur, lantaran tempat tinggal yang dahulu hanya bertembok karpet dan beralaskan tanah, kini berubah menjadi nyaman serta layak huni.
Rumah miliknya tersebut berubah, setelah dilakukan pembangunan ulang oleh PT Djarum melalui program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH).
Baca Juga: 7.809 Desa di Jateng Siap Terapkan Transaksi Non Tunai, Pilot Project Dimulai Desa Gondang Kendal
“Rumah saya dulu hanya seperti gubuk. Ketika hujan pasti tampias, karena temboknya hanya ditutupi terpal saja, barang-barang juga mau rubuh dan saya kalau mandi di POM bensin. Alhamdulillah setelah ada bantuan dari PT Djarum sekarang bisa tidur dengan selayaknya,” ungkap Triyono.
Rumah Triyono merupakan salah satu dari 35 rumah keluarga berpenghasilan rendah di Jawa Tengah, yang masuk dalam program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang digagas PT Djarum Kudus.
Dari 35 rumah tersebut, sebanyak 25 rumah berada di Kabupaten Kudus, 5 rumah di Kabupaten Blora, dan 5 rumah di Kabupaten Grobogan.
Baca Juga: Gol Persik Kediri ke Gawang PSIS Semarang Lewat Lemparan Dalam Tidak Sah, Ini Alasannya
Bertepatan dengan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) pada tanggal 25 Agustus, PT Djarum bersama Pemerintah Kabupaten Kudus meresmikan 10 rumah di Kudus yang telah selesai direnovasi maupun bangunan baru.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh PT Djarum, terhadap upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah, demi memberikan hunian yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat.
Ia berharap program ini dapat memberi manfaat positif bagi para penerima bantuan dan berjalan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Ganjar dan Puan Siap Kobarkan Semangat Kader PDIP untuk Raih Hattrick Kemenangan
Sebab, peran serta pelaku usaha melalui program corporate social responsibility (CSR) sangat diperlukan agar membantu pemerintah mempercepat program penanggulangan kemiskinan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan uluran tangan dari PT Djarum kepada masyarakat di Jawa Tengah. Rumah yang layak huni merupakan salah satu elemen dasar dalam mengentaskan kemiskinan. Kami berharap agar mereka yang memiliki rumah yang lebih baik, taraf hidup dan kesejahteraan para peneruma bantuan dapat semakin meningkat,” ujarnya di sela seremoni Serah Terima Simbolis Rumah Sederhana Layak Huni, Jumat (25/8/2023).
Sementara itu, Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, dalam momentum Hapernas ini, ia optimistis ke depannya masyarakat di Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Kudus yang memiliki hunian layak dapat dirasakan oleh seluruh warga berpenghasilan rendah.
Baca Juga: Sinergi Unissula – Unikal, Perluas Kolaborasi Tridarma Perguruan Tinggi
“Sehingga dengan begitu, masyarakat menjadi lebih sehat dan produktif karena bernaung di dalam hunian yang nyaman untuk ditempati bersama keluarga. Kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku usaha merupakan energi positif yang sangat dibutuhkan agar seluruh upaya pengentasan kemiskinan dapat terakselerasi dengan baik,” katanya.
Seremoni serah terima dari PT Djarum kepada 10 pemilik rumah di Kabupaten Kudus juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Ratna Kawuri, S.H.
Turut hadir Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus Drs. Abdul Halil, Deputy General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto, serta perwakilan dari tingkat kecamatan dan desa setempat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










