Gempa Batang, BPBD dan BMKG Peringatkan Potensi Gempa dari Patahan Weleri Sejak 2023

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menemukan patahan Weleri sepanjang 19 kilometer di Kabupaten Batang yang memiliki potensi gempa.
emuan ini menjadi perhatian bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan upaya mitigasi bencana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Ulul Azmi dalam statemen pada 13 Maret 2023 lalu, menyebutkan bahwa berdasarkan peta kegempaan, patahan Weleri menjangkau delapan desa di tiga kecamatan. Desa-desa tersebut meliputi Desa Lebo, Krengseng, Sidorejo, Sawangan, Ketanggan, Kedawung, Kuripan, dan Desa Gondang.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 4.6 Guncang Batang , Getaran Terasa Hingga Pekalongan dan Pemalang
Meski demikian, Ulul Azmi menekankan bahwa potensi gempa pada patahan Weleri masih dalam batas rata-rata yang lebih kecil dan pelan jika dibandingkan dengan sejumlah wilayah lain di Jateng.
"Warga tidak perlu khawatir karena potensi kegempaan rata-rata masih berskala kecil dan pelan," ujarnya.
BPBD Kabupaten Batang telah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para kepala desa agar mereka memberikan pengarahan kepada warga saat ada potensi gempa dengan keluar dari ruangan gedung.
Baca Juga: Wakapolri Hadiri Deklarasi Squad Nusantara di PRPP Kota Semarang, Minta Agar jadi Solusi Masyarakat
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan gempa.
Kepala Stasiun Geofisika Kabupaten Banjarnegara, Heru Susanto Wibowo dalam waktu yang sama, mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang sudah diidentifikasi, terdapat 13 titik patahan di Jawa Tengah.
Patahan Weleri sendiri belum teridentifikasi sebelumnya karena membutuhkan aktivitas gempa sebagai indikator.
Sebagai langkah antisipasi, pihak BMKG telah memasang alat atau jaringan pemantauan gempa bumi di Kecamatan Gringsing dan Paninggaran Pekalongan.
"Pemasangan alat ini bertujuan untuk pemantauan sesar-sesar yang ada di darat wilayah Jawa Tengah," kata Heru Susanto.
Heru Susanto menambahkan bahwa patahan Weleri merupakan sumber gempa yang ada di darat dengan kedalaman dangkal antara 0 sampai 30 kilometer.
Oleh karena itu, skala kegempaan bumi masih kecil dan tidak terlalu mengkhawatirkan.
Dengan temuan ini, masyarakat di sekitar patahan Weleri diharapkan tetap waspada namun tidak panik.
Upaya mitigasi dan edukasi yang terus dilakukan oleh BPBD dan BMKG menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana gempa bumi di wilayah tersebut.
Tetap pantau perkembangan terbaru dari BMKG dan ikuti arahan dari pihak berwenang guna memastikan keselamatan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pemuda dan Mahasiswa Jateng Didorong Perkuat Gerakan Antikorupsi, Alumni Kelas Antikorupsi Mulai Jalankan Rencana Aksi
- 2PT Pandawa LED Indonesia Buka Lowongan Admin Support di Semarang, Fresh Graduate Bisa Melamar!
- 3Infinix SMART 20e Segera Masuk Indonesia, Bawa Baterai 6.000mAh dan Layar 120Hz
- 4Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan Investasi Emas Mulai Rp10.000 via Aplikasi blu
- 5Kebakaran Lahan Balekambang Malam Hari, BAGANA Bergerak Cepat Bersama Warga dan Aparat Padamkan Api
- 6Sesa Creative Buka Lowongan Social Media Specialist, Content Creator, dan Graphic Designer di Semarang
- 7Rekomendasi Kabel Charger Pihak Ketiga Terbaik 2026: Bersertifikat, Awet, dan Terjangkau
- 8Atria Hotel Magelang Tunjukkan Kesiapan Gelar Acara Skala Besar, 1.500 Peserta Sosialisasi Jaminan Sosial Hadir
- 9Stunting Semarang Turun Jadi 4,49 Persen, Dinkes Perkuat Intervensi hingga Program MBG
- 10Bocoran iPhone 20 Pro: Layar Lebih Besar dan Desain Borderless





