AKURAT.CO, Mahkamah Konstitusi yang diatur dalam Undang undang Nomor 24 Tahun 2003; Tentang Mahkamah Konstitusi merupakan lembaga yang berkedudukan sebagai lembaga tinggi negara, sejajar dengan MPR, DPR, DPD, Presiden, BPK dan MA.
Mahkamah Konstitusi sebagai salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman, disamping Mahkamah Agung.
Hal ini disampaikan Dr Nalom Kurniawan SH MH Peneliti dan Asisten Ahli Hakim Agung Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Dr Nalom Kurniawan SH MH saat menerima mahasiswa Magister Hukum Universitas Semarang (USM) yang melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan di Mahkamah Konstitusi, baru baru ini.
Baca Juga: PSIS Semarang Sambut Empat Talenta Global, Detail dan Harapan: Profil Sudi Abdillah
Nalom mengatakan, MK merupakan lembaga tinggi dalam sistem ketatanegaraan di suatu negara bersama dengan MA.
Lembaga ini memegang kekuasaan kehakiman, MK berhak mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk beberapa hal yaitu menguji UU terhadap UUD.
''Selain itu juga memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-undang Dasar, memutus pembubaran partai politik, dan memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum,'' ujarnya.
Direktur Pascasarjana Universitas Semarang, Dr Indarto SE MSi mewakili Rektor USM Dr Supari Priambodo ST MT didampingi Kaprodi S2 Magister Hukum USM Dr Drs H Kukuh Sudarmanto BA S Sos SH MM MH mengucapkan terima kasih karena MK telah menerima KKL Mahsiswa S,2 MH USM di Aula MK RI dengan sangat baik dan ramah.
Kaprodi Magister Hukum Universitas Semarang, Dr Drs H Kukuh Sudarmanto BA S Sos SH MM MH mengatakan, Kuliah Kerja Lapangan ini dimaksudkan untuk melatih daya nalar kritis dan logis seorang kandidat Magister Hukum ketika usai menerima teori di bangku kuliah selama tiga smester dari para profesor dan doktor Hukum serta dosen yang berkompeten di bidangnya.
''Kami berharap, setelah diwisuda sebagai Magister Hukum nanti, mereka menjadi kader pemimpin di Negara Indonesia yang kapabel, berintegritas, santun dan berdedikasi tinggi pada bangsa dan negara,'' katanya.
Menurutnya, Kuliah Kerja Lapangan di Mahkamah Konstitusi RI ini sangat penting , karena mahasiswa MH USM bisa langsung melihat, mendengar, mencocokkan data dan informasi yang selama ini diperoleh dari media, para narasumber, opini maupun berita berita yang cukup gaduh dan menimbulkan atensi masyarakat.*
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 4Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 5Hapkido Semarang Dominasi Porprov Jateng 2026, Raih Lima Emas dan Sabet Gelar Juara Umum
- 6Apel Hari Santri 2026 di Kendal, Gus Rozin Ajak Santri Perkuat Persatuan dan Kuasai Era Digital
- 7Ponpes Al-Insaniyyah Salatiga Raih Penghargaan Pelopor Moderasi Beragama
- 8Gempa BENGKULU Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Catat Kedalaman 120 Km
- 9Hari Santri, Baznas Jateng Salurkan Rp697,89 Juta untuk 97 Jamban dan Empat Rumah Tidak Layak Huni
- 10Cek NIK Sekarang: Kamu Masuk Desil Berapa? Kalau 6 ke Atas, Jangan Berharap Bansos




