Jateng

Viral Ricuh Sepakbola Tarkam Bener Bersatu Cup 2024, Asprov PSSI Jateng Bakal Tindak Tegas Semua Pihak yang Terlibat

Afri Rismoko | 4 Juni 2024, 17:49 WIB
Viral Ricuh Sepakbola Tarkam Bener Bersatu Cup 2024, Asprov PSSI Jateng Bakal Tindak Tegas Semua Pihak yang Terlibat

Akurat.co - Asprov PSSI Jateng berjanji akan menindak tegas setiap pihak yang terlibat dalam kericuhan Kompetisi Antar Kampung Bener Bersatu Cup 2024 yang berakhir ricuh di Lapangan Pule Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dikatakan oleh Purwidyastanto selaku Sekretaris Asprov PSSI Jateng seusai melakukan sidang Komisi Disiplin menyikapi kasus tersebut, Selasa (4/6/2024). 

"Setelah kejadian ricuh, ketua Asprov langsung menginstruksikan kami untuk melakukan tindakan. Dan hari ini kami langsung meminta keterangan kepada pihak-pihak terkait seperti panitia dan perangkat pertandingan," ujar pria yang akrab disapa Anto tersebut. 

Baca Juga: Kronologi Insiden Kekerasan di Final Tarkam Bener Bersatu Cup 2024 Piala Bupati Semarang

Namun sayangnya, Komdis hanya baru bisa memanggil panitia pelaksana. Wasit, asisten wasit, dan perangkat pertandingan lain belum memenuhi panggilan karena terkendala masalah yang belum selesai. 

"Wasit dan beberapa perangkat masih dirawat setelah insiden itu. Jadi nanti kita jadwalkan ulang," ujar Anto. 

Selain mereka, viral pula di media sosial pemanggilan asisten wasit 1 dan 2 serta komite wasit Askab PSSI Semarang. Namun sayangnya mereka juga urung datang karena menjalani pemeriksaan di Polres Kabupaten Semarang. 

"Kami juga memanggil Asisten wasit 1 dan 2 serta komite wasit yang menugaskan mereka. Namun mereka masih diperiksa oleh Polres Semarang. Maka akan kami jadwalkan ulang juga," beber Anto. 

Baca Juga: Tarkam Bertabur Bintang, Insiden Kekerasan di Final Bener Bersatu Cup 2024 Piala Bupati Semarang

Komdis sendiri sudah menjalankan sidang selama satu jam untuk pemeriksaan panitia pelaksana. 

"Namun tadi panitia tadi sudah memberikan keterangan kepada kami," jelas Anto. 

Meski berjanji akan melakukan tindakan tegas, Anto mengaku belum memikirkan sanksi yang akan dijatuhkan. 

Hal tersebut dikarenakan pihaknya harus memanggil pihak-pihak lain yang harus dimintai keterangan. 

"Untuk sanksi tentu masih sangat dini karena kita baru menggali keterangan dari panitia. Kita masih menunggu pihak-pihak lain untuk dimintai keterangan dan keputusan komdis," jelasnya. 

Yang pasti Anto menegaskan bahwa tindakan tegas pasti akan diambil sesuai arahan Ketua Asprov PSSI Jateng untuk menjaga fair play dan nama baik sepakbola. 

"Namun arahan Ketua Asprov bahwa kami harus segera mengambil sikap karena kasus tersebut sudah mencederai fair play dan nama baik sepakbola," ujarnya. 

Kemudian Alil Rinenggo selaku Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Jateng mengatakan belum memutuskan sanksi apapun untuk wasit yang bertugas karena belum ada keterangan dari yang bersangkutan. 

"Saya belum bisa memutuskan sanksi karena saya belum meminta keterangan pada wasit dan perangkat pertandingan yang masih di rawat dan diperiksa Polres," jelas Alil. 

Alil masih memberikan penilaian sementara bahwa faktor keamanan untuk wasit belum memadai. 

"Sementara saya baru menilai keamanan menjadi faktor yang masih sangat lemah," ungkapnya. 

Alil hanya memberikan rekomendasi kepada panitia pelaksana mengenai jaminan keamanan standar bagi wasit yang bertugas. 

"Kami merekomendasikan jaminan keamanan harus diutamakan dalam setiap pertandingan," tutupnya. 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A