Peringati Hari Rabies, Dinas Pertanian Demak Berikan Vaksin Gratis

AKURAT.CO, Kasus rabies yang menyerang ratusan anjing di Bali beberapa waktu lalu dan menewaskan empat orang membuat masyarakat di propinsi lain tidak tinggal diam.
Mereka memperketat hewan-hewan pembawa virus rabies terutama anjing di wilayah mereka. Pemberian vaksin serta penangkapan anjing-anjing liar dilakukan untuk menghindari penyakit rabies yang mematikan tersebut.
Dari beberapa jurnal kesehatan diketahui bahwa Rabies adalah penyakit zoonosis atau penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Penyakit ini ditularkan oleh hewan yang terinfeksi penyakit rabies. Adapun hewan utama penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera.
Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit menular akut, menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh Lyssavirus. Virus rabies bisa menular melalui air liur, gigitan atau cakaran dan jilatan pada kulit yang luka oleh hewan yang terinfeksi rabies, hewan yang berisiko tinggi tinggi untuk menularkan rabies umumnya adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies.
Gejala masa inkubasi virus rabies berkisar antara 4 - 12 minggu, setelah masa inkubasi orang yang tertular virus rabies akan mengalami gejala mirip flu, demam otot melemah, kesemutan atau merasa terbakar di area gigitan, sakit atau nyeri kepala, demam, mual dan muntah, merasa gelisah, bingung atau terancam tanpa ada penyebab, hiperaktif, halusinasi, insomnia atau gangguan tidur, kesulitan menelan ketika makan atau minum serta produksi air liur berlebih.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Agus Herawan, S.IP,MM, didampingi Bidang Peternakan dan Keswan pelaksanaan Vaksinasi Rabies ini adalah dalam Rangka World Rabies Day. Menurut Agus, vaksinasi rabies ini dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya Rabies di Kabupaten Demak.
“Kegiatan Vaksinasi Rabies merupakan Kegiatan yang harus di adakan secara rutin, dengan melihat para pecinta binatang yang sangat antusias dengan adanya kegiatan ini,”ujarnya.
Baca Juga: Dinlutkan Demak Dorong Masyarakat Pesisir Olah Mangrove Bernilai Ekonomis
Adapun Vaksinasi Rabies Gratis ini sendiri dilaukan di Puskeswan Dempet dengan alokasi Sebanyak 80 Dosis, yang Pendaftarannya dilakukan Secara Online.
“Untuk tahun ini Demak telah melakukan vaksinasi rabies sebanyak 150 dosis, semoga diwaktu mendatang jumlah vaksinasi yang disediakan akan lebih dari tahun ini,” pungkasnya. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 2Prediksi Skor Madura United vs Persib: Ketajaman Dimitar Mitkov Jadi Ancaman, Ini yang Diwaspadai Igor Tolic
- 3Prediksi Madura United vs Persib: Balsa Sekulic Starter, Mitkov Kembali Jadi Ancaman
- 4Pentingnya Ketajaman Intuisi untuk Menghadapi Dinamika Kehidupan
- 5Kebakaran Gunung Lawu Capai 140 Hektare, Bagana dan Relawan terus Berjibaku
- 6Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Demak, Grobogan, dan Semarang, Saldo Rekening Rp2,46 Miliar Diblokir
- 7Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pupuk Indonesia Ungkap Transformasi Tata Kelola Pupuk yang Berpihak Pada Petani
- 8iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Tersedia, Telkomsel Tawarkan Bundling Halo dan SIMPATI hingga Diskon Rp1 Juta
- 9Lepas 845 Atlet ke Porprov Jateng 2026, Semarang Bidik 190 Emas demi Pertahankan Takhta Juara Umum
- 10Mahjong Rooftop Clash di Semarang, Louis Kienne Hotel Hadirkan Ruang Hangout dan Kolaborasi Komunitas








