Tiga Desa di Kecamatan Karanganyar Mendapatkan Bantuan Beras Murah

AKURAT.CO DEMAK – Kekeringan ekstrim yang melanda tanah air dalam beberapa bulan terakhir ini, mengakibatkan banyak lahan pertanian yang tidak bisa digunakan untuk bercocok tanam.
Kendala ini tentunya berakibat pada semakin menipisnya cadangan pangan terutama beras di lapangan.
Masalah lain yang timbul kemudian adalah, kenaikan harga beras yang berakibat pada kesulitan masyarakat miskin untuk membeli beras.
Baca Juga: Wisata Petik Jeruk Desa Tugu Lor Harapan Baru Agrowisata di Demak
Mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Demak melalui Dinas Pertanian dan Pangan membagikan beras gratis kepada masyarakat miskin.
“Hal ini sesuai dengan intruksi Presiden Joko Widodo, bahwa beras CPP atau Cadangan Pangan Pemerintah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan mengurangi dampak ekonomi yang disebabkan oleh El Nino atau kekeringan. Kekeringan ini mengakibatkan gagal panen, juga sekaligus pengendalian inflasi,” jelas Kadinas.
Baca Juga: Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset dan Inovasi Pertanian 2023, Berhadiah Ratusan Juta Rupiah
Namun untuk memastikan penyaluran beras kepada pihak KPM (Keluarga Penerima Manfaat) berjalan tertib dan tepat sasaran, pemerintah membuat aplikasi ASTRID atau Aplikasi Sistem Distribusi, yang meminimalisir kesalahan pemberian bantuan.
Selain penggunaan aplikasi, dan pemenuhan administrasi pemerintah juga melakukan pendampingan yang dilakukan oleh PPL di wilayah binaan masing-masing.
Sedangkan penyerahan beras kepada masing-masing KPM dilakukan di tiga desa sekaligus, yaitu Desa Ngemplik Wetan dengan 277 KPM, Desa Undaan Lor dengan 247 KPM, dan Desa Karanganyar dengan 464 KPM.
Baca Juga: Distribusi Beras Bantuan Pemerintah Menggunakan Aplikasi Terus Disosialisasikan
“Dalam penyaluran Beras CPP Tahap II ini memiliki prosedur yang hampir sama dengan Tahap I namun selain tanda tangan, penerima juga wajib di dokumentasikan ketika menerima bantuan beras melalui Aplikasi Sistem Distribusi (ASTRID),” jelas Kadinas.
Dalam pelaksanaannya, distribusi beras CPP berjalan lancar dan tertib berkat koordinasi yang baik antara Pemerintah Desa dan pihak KPM.
Namun yang menjadi kendala justru pada aplikasi ASTRID yang belum stabil dan sering terjadi eror (server down) sehingga mengharuskan pihak Operator untuk melakukan pengambilan foto terlebih dahulu dan kemudian melakukan input foto pada lain waktu ketika aplikasi sudah bisa diakses dengan lancar.
“Semoga hal ini mendapatkan perhatian dari stakeholder sehingga untuk tahap berikutnya (Bulan Oktober dan November) kendala seperti ini dapat diminimalisir,” pungkas Agus. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 5Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








