Tips Parenting: Ini 5 Cara untuk Menstimulasi Anak Balita Untuk Bisa Berjalan

AKURAT.CO JATENG - Tips Parenting: Ini 5 Cara untuk Menstimulasi Anak Balita Untuk Bisa Berjalan.
1000 hari pertama kehidupan si Kecil memang dipenuhi dengan berbagai milestones.
Salah satunya, dan yang biasanya paling dinanti oleh Mam dan Pap, adalah berjalan. Belajar berjalan bagi si Kecil melibatkan berbagai keterampilan.
Baca Juga: Tips Parenting: 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal, Mama Papa Harus Tahu Nih
Karena itu, untuk membantu anak belajar berjalan, keterampilan-keterampilan tersebut juga perlu turut dikembangkan.
Bahkan, stimulasi untuk membantu anak belajar berjalan perlu diberikan jauh sebelum usia anak mulai belajar berjalan.
Nah, bagaimana Mam dapat membantu si Kecil belajar berjalan? Ada banyak aktivitas fisik yang dapat Mam lakukan, kok.
Yuk lihat 5 cara diantaranya yang bisa Mam coba terapkan.
Baca Juga: Tips Parenting: 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal, Mama Papa Harus Tahu Nih
1. Belajar Merambat
Seiring si Kecil makin mahir menggerakkan tubuhnya, ia akan mulai merambat.
Saat merambat si Kecil akan melatih kemampuannya untuk berdiri sambil berpegangan dan kemudian mencoba berjalan sambil berpegangan dengan benda kokoh yang ada di sekitarnya.
Misalnya sofa atau pagar boks bayi. Untuk membantu stimulasi anak berjalan, Mam dapat memastikan lingkungan rumah aman untuk dirambati si Kecil dan dorong si Kecil agar semakin percaya diri untuk mencoba berjalan sambil terus berpegangan.
2. Penuhi Tahap Perkembangan dengan Berjalan
Bantu si Kecil memenuhi tahap perkembangan yang berkaitan dengan berjalan. Yaitu belajar duduk di usia 4-7 bulan, belajar merangkak di usia 7-10 bulan, belajar berdiri sambil berpegangan di usia 8 bulan,
Belajar merambat sambil berpegangan dan berjalan sambil dipegang tangannya oleh Mom di usia 8-9 bulan, belajar berdiri tanpa bantuan di usia 9-12 bulan.
3. Belajar Duduk di Bangku Pendek
Stimulasi anak berjalan bisa dilakukan sejak dini. Belajar duduk di bangku pendek tanpa sandaran ketika anak sudah bisa duduk sendiri.
Selama melakukan aktivitas ini si Kecil perlu selalu dalam pengawasan Mam, ya. Yang perlu Mam perhatikan, gunakan bangku yang ukurannya pas sehingga telapak kaki si Kecil bisa tetap menumpu pada lantai.
Baca Juga: Tips Parenting: 4 Hal yang Harus Orang Tua Perhatikan Sebelum Menitipkan Anaknya di Daycare
Tujuannya adalah supaya kaki si Kecil bisa menumpu pada lantai saat ia menekan kakinya. Kemudian, minta si Kecil untuk meraih mainan yang Mam letakkan di lantai di depannya, dan kemudian Kembali duduk.
Mam juga bisa menggeser-geser sedikit letak mainan tadi. Aktivitas ini akan membantu melatih dan menguatkan otot-otot kaki anak dan juga melatih kakinya untuk menumpu dan menahan tubuhnya.
4. Latihan Menendang bola
Yuk! Aktivitas menendang bola bisa dilakukan sebagai cara mengajarkan anak berjalan.
Baik saat ia sedang merambat atau berjalan sambil berpegangan dengan Mam. Letakkan bola yang ringan di depan si Kecil.
Pada awalnya mungkin ia akan secara tak sengaja menendang bola tadi saat melangkah.
Letakkan Kembali bola tadi di depan si Kecil dan ia akan mulai paham kalau ia bisa menggerakkan bola tadi dengan kakinya.
5. Belajar Merangkak
Yuk! Ya, kemampuan merangkak adalah tahapan penting untuk membantu si Kecil nantinya belajar berjalan.
Karena saat merangkak si Kecil akan belajar mengontrol dan menggerakan kaki dan juga tangannya secara bersamaan yang tentunya akan ia butuhkan saat belajar berjalan kelak.
Mam dapat menstimulasi si Kecil untuk merangkak dalam aktivitas bermain.
Misalnya dengan meletakkan mainan di depan si Kecil untuk memancingnya merangkak mengambil mainan tersebut.
Baca Juga: Happy Parenting, Upaya Membentuk Pengasuhan Menyenangkan Bagi Anak Usia Dini
6. Berjalan dengan bantuan Ayah Bunda
Cara stimulasi anak berjalan bisa dilakukan dengan memegang tangan si Kecil dalam posisi berdiri sehingga si Kecil berjalan sambil berpegangan dengan Mam.
Pegang lengan atas si Kecil, lalu perlahan Tarik sedikit satu tangan ke arah depan, kemudian sisi yang satunya. Dengan cara ini kaki si Kecil akan terstimulasi untuk melangkah.
Itulah ulasan tentang 5 Cara untuk Menstimulasi Anak Balita Untuk Bisa Berjalan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








