Tips Parenting: 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal, Mama Papa Harus Tahu Nih

AKURAT.CO JATENG - Tips Parenting: 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal, Mama Papa Harus Tahu Nih.
Gigi pertama bayi biasanya tumbuh di usia 6–10 bulan, atau selambat-lambatnya di usia 12 bulan.
Apa penyebab pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal dan seperti apa ciri-cirinya?
Pertumbuhan gigi bayi sangat dipengaruhi genetik. Jika pernah ada anggota keluarga yang giginya tumbuh terlambat, si Kecil mungkin juga mewarisinya.
Simak apa saja 4 Penyebab Pertumbuhan Gigi Bayi Tidak Normal.
1. Berat Lahir Rendah (BBLR)
Memiliki berat
Bayi dengan BBLR cenderung memiliki tubuh yang tidak kuat seperti bayi normal, sehingga sering mengalami gangguan tumbuh kembang.
Baca Juga: 5 Tips Mudah Memasak Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Otentik, Dijamin Menggugah Selera
Kondisi ini terjadi karena beberapa organ tubuh belum berkembang matang, yang akan memengaruhi progres tumbuh kembangnya.
2. Malnutrisi Kronis
Malnutrisi yang terjadi sejak usia dini, yang termasuk defisiensi kalsium, fosfat, dan vitamin (A, C dan D) dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat pada pembentukan gigi (odontogenesis).
Malnutrisi kronis juga dapat menyebabkan pertumbuhan gigi (erupsi gigi) tertunda, dan perubahan pada gigi.
Kekurangan nutrisi selama dalam kandungan dan kehidupan awal bayi dapat membuat pertumbuhan giginya terlambat 1-4 bulan daripada seharusnya
3. Gangguan Endokrin
Sistem endokrin bertanggung jawab atas produksi hormon, termasuk hormon pertumbuhan dan perkembangan gigi.
Anak-anak yang mengalami kelainan endokrin mungkin mengalami keterlambatan tumbuh gigi atau tulang rahang yang kurang berkembang.
Biasanya gigi bayi tumbuh pada usia 6-12 bulan. Namun, ada juga yang mulai tumbuh di 4 bulan atau selambat-lambatnya di usia sekitar 2 atau 3 tahun.
Pertumbuhan gigi bayi yang tidak normal dapat diperbaiki hanya dengan tindakan medis dari dokter gigi setelah mengetahui apa akar penyebabnya.
Baca Juga: 5 Tips Mudah Memasak Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Otentik, Dijamin Menggugah Selera
4. Lahir prematur
Bayi yang lahir prematur cenderung terlambat mencapai milestone perkembangan, termasuk pertumbuhan gigi, karena dilihat secara usia biologis usia anak prematur memang lebih muda.
Bayi prematur akan dinilai berdasarkan 'usia koreksi', yaitu usia bayi yang seharusnya dimulai di hari perkiraan lahirnya, bukan pada hari ia dilahirkan lebih awal.
Beberapa bayi yang lahir prematur juga rentan akan mengalami masalah pertumbuhan yang parah akibat berbagai komplikasi dan asupan gizi yang mungkin tak mencukupi. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 7Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 8Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 9Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD




