Menelusuri Jejak Sejarah Daerah di Indonesia: Dari Bagelen Menjadi Purworejo yang Maju dan Makmur

JATENG.AKURAT.CO, Bagi sebagian masyarakat Jawa Tengah, nama Bagelen mungkin terdengar asing.
Namun, tahukah Anda bahwa nama ini dulunya melekat pada salah satu daerah di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Purworejo?
Ya, sebelum abad ke-19, wilayah Purworejo dikenal dengan sebutan Bagelen.
Hal ini terungkap dari akun TikTok @rafa_rafandi yang mengulas sejarah menarik di balik perubahan nama tersebut.
Pada masa Kesultanan Mataram, Bagelen merupakan wilayah kecamatan di bawah Kabupaten Purworejo.
Perubahan nama ini terjadi pada abad ke-19, bertepatan dengan dibentuknya keresidenan Bagelen.
Momen bersejarah ini menandai pengangkatan Raden Tumenggung Cokroroyo sebagai bupati pertama di daerah tersebut.
Beliau kemudian mengganti namanya menjadi Raden Adipati Arya Cokronegoro.
Perubahan nama resmi dari Bagelen menjadi Purworejo ditetapkan pada tanggal 27 Februari 1831.
Tanggal ini pun kini diperingati sebagai hari lahir Kabupaten Purworejo.
Arti nama Purworejo sendiri berasal dari dua kata, yaitu "Purwo" yang berarti awal, terdepan, atau maju dan "Rejo" yang berarti makmur.
Secara keseluruhan, Purworejo melambangkan harapan akan awal kemajuan dan kemakmuran yang unggul dalam berbagai bidang, serta mewujudkan masyarakat yang makmur dan mulia.
Sejarah panjang Purworejo tak berhenti di situ. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa wilayah ini telah dihuni sejak tahun 901, dibuktikan dengan penemuan Prasasti Kayu Arahiwa di Desa Borowetan.
Prasasti ini mencatat adanya upacara besar pada tanggal 5 Oktober 901 yang diikuti oleh para pejabat dari berbagai daerah.
Pada masa itu, Purworejo, yang masih dikenal dengan nama Magelang, merupakan daerah yang disegani karena menjadi tempat tinggal banyak tokoh-tokoh besar.
Perjalanan sejarah Purworejo dari Bagelen menjadi bukti nyata transformasi dan kemajuan yang dialami oleh daerah ini.
Dari masa lampau yang penuh makna hingga saat ini, Purworejo terus melangkah maju untuk mewujudkan cita-citanya sebagai wilayah yang makmur dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Profil Instagram Ko Hyung-jin Wasit Indonesia vs Malaysia, Sejarah Kelam 2019 Kembali Terbayang usai Tom Haye Dikartu Merah!
- 2LIVE SCORE Indonesia vs Malaysia, Skor 0-0 Menit ke-70 Thom Haye Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME Menang Siapa?
- 3Kalender Jawa Oktober 2026: Weton, Neptu, dan Rekomendasi Hari Baik untuk Hajatan
- 4Laga PERSIKU VS PSIS BATAL DIGELAR! Ini Alasan Manajemen Tuan Rumah Terkait Pembatalan Pertandingan
- 5Laga Persiku vs PSIS Mendadak BATAL Digelar, Netizen: Harusnya Tuan Rumah Kalah WO!
- 6F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 7Panduan Lengkap Kalender Jawa November 2026, dari Minggu Pahing hingga Senin Legi
- 8MotoGP 2026 Masuki Fase Akhir: Ini Jadwal Lengkap Sisa Balapan
- 9PLN Umumkan Pemeliharaan Jaringan di Semarang Timur, Listrik Padam 6 Jam
- 10TNT Awards Jateng 2026 Dorong Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah







