Kisah Angker Sebuah Makam Belanda di Kebun Raya Bogor: Kisah Mistis di Balik Destinasi Wisata Terkenal

JATENG.AKURAT.CO, Kebun Raya Bogor, yang terletak di kota Bogor, Jawa Barat, adalah salah satu destinasi wisata terkenal di Indonesia yang menawarkan keindahan alam yang memukau dan beragam koleksi tumbuhan.
Namun, di balik kecantikan alamnya, terdapat unsur mistis yang menyelimuti kompleks pemakaman Belanda di dalamnya.
Sebelum area tersebut dijadikan sebagai Kebun Raya, kompleks pemakaman ini telah ada sejak era kolonial Belanda.
Diperkirakan terdapat sekitar 42 makam dari era tersebut, dengan empat di antaranya tidak diketahui identitasnya.
Keberadaan makam-makam ini, yang terletak di belakang Istana Bogor dan dikelilingi oleh pohon bambu, telah menjadi sumber berbagai kisah mistis yang beredar di kalangan pengunjung dan warga sekitar.
Salah satu nisan tertua di kompleks ini adalah milik Cornelis Potmans yang meninggal pada tahun 1784, menunjukkan bahwa tempat ini telah menjadi situs pemakaman jauh sebelum pendirian Kebun Raya Bogor pada tahun 1817.
Kisah-kisah angker berkembang di sekitar lokasi ini, dengan laporan tentang penampakan sosok mistis seperti kucing yang berubah menjadi harimau, wanita berambut panjang, dan pria berbulu lebat yang seringkali mengganggu pekerja dan pengunjung di malam hari.
Suara-suara aneh yang berasal dari area pemakaman ini semakin memperkuat aura mistis yang menyelimuti Makam Belanda di Kebun Raya Bogor.
Meskipun demikian, pengunjung masih tertarik untuk menjelajahi kompleks ini, bukan hanya untuk menikmati keindahan alamnya, tetapi juga untuk merasakan sensasi misteri yang menyertainya.
Bagi yang percaya pada dunia gaib, Makam Belanda di Kebun Raya Bogor menjadi destinasi yang menarik untuk dijelajahi, sementara bagi yang skeptis, cerita-cerita mistisnya menjadi tambahan yang menarik untuk pengalaman wisata mereka.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










