Mengulik 5 Fakta Unik Blitar yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Salah Satunya Berkaitan dengan Bangsa Tartar

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu mengunjungi Blitar? Kota yang terletak di Jawa Timur ini terkenal sebagai Kota Proklamator karena menjadi tempat pengasingan Bung Karno, presiden pertama Indonesia.
Namun, tahukah kamu bahwa Blitar menyimpan banyak fakta unik dan menarik yang jarang diketahui banyak orang? Dalam artikel ini, kita akan mengulik 5 fakta unik Blitar yang akan membuatmu tercengang.
1. Asal-usul Nama Blitar
Asal-usul nama Blitar konon berkaitan dengan tentara bangsa Tartar dari Asia Timur yang pernah berada di Tanah Jawa.
Keberadaan tentara Tartar ini cukup mengancam bagi Kerajaan Majapahit saat itu.
Maka, Raja Majapahit mengutus pasukan untuk mengusir mereka.
Pasukan itu dipimpin oleh Nilasuwarna atau Gusti Sudomo, anak dari Adipati Wilatikta dari Tuban.
Nilasuwarna berhasil mengusir pasukan Tartar yang bersembunyi di hutan selatan, yang sekarang menjadi Kota Blitar dan sekitarnya.
Atas keberhasilan itu, Raja Majapahit memberi hadiah kepada Nilasuwarna berupa tanah di hutan selatan tempat pertempurannya melawan Tartar.
Nilasuwarna kemudian menjadi Adipati Arya Blitar I. Nama Blitar sendiri berasal dari kata "bali tartar," yang berarti kembalinya orang-orang Tartar.
2. Disahkan Sebagai Kota oleh Belanda
Hari Jadi Kota Blitar ditetapkan pada tanggal 1 April 1906. Tanggal ini berkaitan dengan keputusan pemerintah kolonial Belanda terkait pembentukan kota-kota di Jawa.
Pada tanggal tersebut, Belanda menerbitkan Staatsblad van Nederlandche Indie Nomor 150 Tahun 1906 yang berisi pembentukan beberapa kota, termasuk Blitar dengan nama resmi pada waktu itu adalah Gemeente Blitar.
Blitar pernah menjadi Kota Karesidenan dengan nama Residen Blitar pada tahun 1928, meski status ini tidak bertahan lama.
Pada masa kemerdekaan, Kota Blitar diresmikan melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1945 tentang perubahan nama Blitar Shi menjadi Kota Blitar.
3. Blitar sebagai Kota Proklamator
Blitar disebut sebagai Kota Proklamator karena di kota ini terdapat makam Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama RI, Soekarno.
Makam Bung Karno berada di Jalan Ir. Soekarno, Nomor 152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Selain itu, Blitar pernah dikenal sebagai tempat kelahiran Soekarno.
Namun, hal ini dibantah oleh beberapa sejarawan yang menyebut Soekarno sebenarnya lahir di Surabaya, seperti yang disebutkan dalam buku "Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat" yang ditulis Cindy Adams.
4. Berkaitan dengan Pemberontakan PETA
Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya beberapa bulan sebelum Proklamasi Kemerdekaan, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh tentara PETA (Pasukan Pembela Tanah Air) yang dibentuk oleh Jepang.
Pemberontakan PETA Blitar ini dipimpin oleh Soedancho Suprijadi pada 14 Februari 1945.
Meskipun pemberontakan ini tidak berlangsung lama dan berhasil dipadamkan oleh Jepang, Suprijadi berhasil menghilang dan tidak pernah tertangkap.
Suprijadi juga tidak muncul saat ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Menteri Pertahanan pertama Indonesia.
5. Wisata Hits di Blitar
Blitar memiliki sejumlah destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat.
Beberapa tempat wisata di Blitar antara lain Makam Bung Karno beserta Museum dan Perpustakaannya, Istana Gebang, Petilasan Arya Blitar, Monumen Supriyadi, Kebon Rojo, Taman Air Sumberudel, hingga Taman Pecut.
Destinasi-destinasi ini tidak hanya menawarkan keindahan alam dan sejarah, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi.
Penutup
Blitar tidak hanya dikenal karena julukannya sebagai Kota Proklamator, tetapi juga memiliki banyak fakta unik dan sejarah yang menarik.
Dari asal-usul nama yang berkaitan dengan bangsa Tartar, pengesahan sebagai kota oleh Belanda, kaitannya dengan pemberontakan PETA, hingga berbagai tempat wisata yang menarik.
Semua ini menjadikan Blitar sebagai salah satu kota yang patut dikunjungi dan dipelajari lebih dalam.
Jadi, tunggu apa lagi? Mari eksplorasi Blitar dan temukan keunikan yang jarang diketahui banyak orang!***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Daftar Gunung Terbakar Dalam 24 Jam Terakhir Hingga Senin 19 Oktober 2026: Dari Bromo sampai Latimojong
- 2Prediksi Madura United vs Persib: Balsa Sekulic Starter, Mitkov Kembali Jadi Ancaman
- 3Update Rute Macet Kota Semarang dan Solo 19 Oktober 2026: Piere Tendean Masih Ditutup! Ini Titik Macet dan Jalur Selamat Hari Ini
- 4Rute Macet Semarang-Solo, 22 Oktober 2026: Mana yang Harus Dihindari, Mana yang Harus Diambil
- 5Kebakaran Gunung Lawu Capai 140 Hektare, Bagana dan Relawan terus Berjibaku
- 6Lepas 845 Atlet ke Porprov Jateng 2026, Semarang Bidik 190 Emas demi Pertahankan Takhta Juara Umum
- 7Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Pupuk Indonesia Ungkap Transformasi Tata Kelola Pupuk yang Berpihak Pada Petani
- 8Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Demak, Grobogan, dan Semarang, Saldo Rekening Rp2,46 Miliar Diblokir
- 97 Tipe Sandal Jepit ke Warung dan Kepribadiannya—Nomor 7 Bikin Ngakak
- 10iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Tersedia, Telkomsel Tawarkan Bundling Halo dan SIMPATI hingga Diskon Rp1 Juta






