Jateng

Mengulik 5 Fakta Unik Blitar yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Salah Satunya Berkaitan dengan Bangsa Tartar

Theo Adi Pratama | 1 Juli 2024, 14:30 WIB
Mengulik 5 Fakta Unik Blitar yang Jarang Diketahui Banyak Orang, Salah Satunya Berkaitan dengan Bangsa Tartar

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu mengunjungi Blitar? Kota yang terletak di Jawa Timur ini terkenal sebagai Kota Proklamator karena menjadi tempat pengasingan Bung Karno, presiden pertama Indonesia.

Namun, tahukah kamu bahwa Blitar menyimpan banyak fakta unik dan menarik yang jarang diketahui banyak orang? Dalam artikel ini, kita akan mengulik 5 fakta unik Blitar yang akan membuatmu tercengang.

Baca Juga: Misteri Dibalik Asal-usul Jember: Kisah Legenda Putri Jembersari dan Sejarah yang Sempat Terkubur, Ternyata Tidak Banyak Orang Tahu

1. Asal-usul Nama Blitar

Asal-usul nama Blitar konon berkaitan dengan tentara bangsa Tartar dari Asia Timur yang pernah berada di Tanah Jawa.

Keberadaan tentara Tartar ini cukup mengancam bagi Kerajaan Majapahit saat itu.

Maka, Raja Majapahit mengutus pasukan untuk mengusir mereka.

Pasukan itu dipimpin oleh Nilasuwarna atau Gusti Sudomo, anak dari Adipati Wilatikta dari Tuban.

Nilasuwarna berhasil mengusir pasukan Tartar yang bersembunyi di hutan selatan, yang sekarang menjadi Kota Blitar dan sekitarnya.

Atas keberhasilan itu, Raja Majapahit memberi hadiah kepada Nilasuwarna berupa tanah di hutan selatan tempat pertempurannya melawan Tartar.

Nilasuwarna kemudian menjadi Adipati Arya Blitar I. Nama Blitar sendiri berasal dari kata "bali tartar," yang berarti kembalinya orang-orang Tartar.

2. Disahkan Sebagai Kota oleh Belanda

Hari Jadi Kota Blitar ditetapkan pada tanggal 1 April 1906. Tanggal ini berkaitan dengan keputusan pemerintah kolonial Belanda terkait pembentukan kota-kota di Jawa.

Pada tanggal tersebut, Belanda menerbitkan Staatsblad van Nederlandche Indie Nomor 150 Tahun 1906 yang berisi pembentukan beberapa kota, termasuk Blitar dengan nama resmi pada waktu itu adalah Gemeente Blitar.

Blitar pernah menjadi Kota Karesidenan dengan nama Residen Blitar pada tahun 1928, meski status ini tidak bertahan lama.

Pada masa kemerdekaan, Kota Blitar diresmikan melalui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1945 tentang perubahan nama Blitar Shi menjadi Kota Blitar.

Baca Juga: TAK TERKALAHKAN! 6 Glamping Terbaik di Kaliurang untuk Liburan Sekolah dengan Sensasi Kesejukan Alam yang Membuatmu Ga Pengen Pulang

3. Blitar sebagai Kota Proklamator

Blitar disebut sebagai Kota Proklamator karena di kota ini terdapat makam Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama RI, Soekarno.

Makam Bung Karno berada di Jalan Ir. Soekarno, Nomor 152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Selain itu, Blitar pernah dikenal sebagai tempat kelahiran Soekarno.

Namun, hal ini dibantah oleh beberapa sejarawan yang menyebut Soekarno sebenarnya lahir di Surabaya, seperti yang disebutkan dalam buku "Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat" yang ditulis Cindy Adams.

4. Berkaitan dengan Pemberontakan PETA

Pada masa pendudukan Jepang, tepatnya beberapa bulan sebelum Proklamasi Kemerdekaan, terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh tentara PETA (Pasukan Pembela Tanah Air) yang dibentuk oleh Jepang.

Pemberontakan PETA Blitar ini dipimpin oleh Soedancho Suprijadi pada 14 Februari 1945.

Meskipun pemberontakan ini tidak berlangsung lama dan berhasil dipadamkan oleh Jepang, Suprijadi berhasil menghilang dan tidak pernah tertangkap.

Suprijadi juga tidak muncul saat ditunjuk Presiden Soekarno sebagai Menteri Pertahanan pertama Indonesia.

Baca Juga: Terungkap! 4 Destinasi Wisata Hidden Gems Dekat Glamping Menoreh Yogyakarta yang Wajib Dikunjungi, Ternyata Bisa Masuk Secara Gratis

5. Wisata Hits di Blitar

Blitar memiliki sejumlah destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh masyarakat.

Beberapa tempat wisata di Blitar antara lain Makam Bung Karno beserta Museum dan Perpustakaannya, Istana Gebang, Petilasan Arya Blitar, Monumen Supriyadi, Kebon Rojo, Taman Air Sumberudel, hingga Taman Pecut.

Destinasi-destinasi ini tidak hanya menawarkan keindahan alam dan sejarah, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi.
Penutup

Blitar tidak hanya dikenal karena julukannya sebagai Kota Proklamator, tetapi juga memiliki banyak fakta unik dan sejarah yang menarik.

Dari asal-usul nama yang berkaitan dengan bangsa Tartar, pengesahan sebagai kota oleh Belanda, kaitannya dengan pemberontakan PETA, hingga berbagai tempat wisata yang menarik.

Semua ini menjadikan Blitar sebagai salah satu kota yang patut dikunjungi dan dipelajari lebih dalam.

Jadi, tunggu apa lagi? Mari eksplorasi Blitar dan temukan keunikan yang jarang diketahui banyak orang!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.