Misteri Dibalik Asal-usul Jember: Kisah Legenda Putri Jembersari dan Sejarah yang Sempat Terkubur, Ternyata Tidak Banyak Orang Tahu

JATENG.AKURAT.CO, Pernahkah kamu mendengar tentang Jember? Kabupaten di Jawa Timur ini terkenal dengan keindahan alamnya, budaya yang kaya, dan tentunya, Jember Fashion Carnaval yang mendunia.
Tapi tahukah kamu bahwa di balik gemerlapnya Jember, terdapat misteri sejarah dan legenda yang sempat terkubur selama berabad-abad?
Ya, legenda Putri Jembersari dan kisah asal-usul nama Jember masih menjadi misteri bagi banyak orang.
Konon, nama Jember berasal dari nama sang putri yang cantik dan pemberani.
Namun, di balik legenda yang indah ini, terdapat kisah pilu tentang pengorbanan dan perjuangan sang putri untuk melindungi rakyatnya.
Siapakah Putri Jembersari? Apa yang terjadi padanya? Bagaimana kisahnya berkaitan dengan asal-usul nama Jember? Mari kita telusuri jejak sejarah dan legenda yang terkubur ini dan ungkap misteri di balik asal-usul Jember!
Geografi Jember
Jember merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang wilayahnya berada di sisi timur-selatan Pulau Jawa.
Kabupaten Jember berada di lereng Pegunungan Yang dan Gunung Argopura.
Bagian selatan wilayahnya membentang hingga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.
Kabupaten Jember terdiri dari 31 kecamatan, 22 kelurahan, dan 226 desa. Wilayahnya juga mencakup Taman Nasional Meru Betiri.
Asal-usul Nama Jember
Asal-usul Jember dan kapan daerah ini mulai dihuni manusia hingga saat ini belum diketahui pasti.
Namun terkait asal-usul nama Jember sendiri terdapat beberapa versi yang berkembang di masyarakat.
1. Versi Pertama: Legenda Putri Jembersari
Pada versi pertama, dikisahkan ada kampung nelayan yang dipimpin seorang kepala kampung. Kepala kampung nelayan ini memiliki anak gadis bernama Jembersari.
Suatu hari, kampung tersebut disatroni oleh sekelompok penjahat, hingga pertempuran tak dapat dihindarkan.
Selama pertempuran itu, kaum wanita dan anak-anak diminta untuk mengungsi, termasuk Putri Jembersari.
Para pengungsi itu berdiam di suatu daerah, dan menetap di sana.
Perkampungan yang baru itu dipimpin oleh Putri Jembersari yang merupakan anak kepala kampung nelayan.
Namun sejak memimpin daerah baru itu, Putri Jembersari mengubah namanya menjadi Endang Ratnawati.
Hingga suatu hari, Endang Ratnawati sedang mandi di telaga bersama beberapa orang pengawalnya.
Saat sedang asyik mandi, datang sekelompok perampok yang bermaksud mengganggu mereka.
Keributan pun segera terjadi. Orang-orang yang ada di kampung mendengar suara pertempuran dan langsung menuju ke sumber suara.
Sesampainya di dekat telaga, masyarakat sudah mendapati Endang Ratnawati dan para pengawalnya tewas.
Mayat-mayat itu lantas dimakamkan. Pemakaman Endang Ratnawati didahului pembacaan kisah hidup dan jasa-jasanya.
Saat itulah masyarakat baru ingat bahwa nama kecil Endang Ratnawati adalah Putri Jembersari.
Berikutnya, untuk mengenang jasa pemimpin mereka, masyarakat menamai daerah tersebut dengan nama Jember.
2. Versi Kedua: Kisah Raja Hayam Wuruk
Asal-usul nama Jember yang kedua berkaitan dengan kisah perjalanan Raja Hayam Wuruk dari Majapahit.
Suatu hari, Raja terbesar Majapahit itu melakukan perjalanan ke Bondowoso, Situbondo, hingga Puger.
Saat tiba di Puger, kereta yang ditumpangi Raja Hayam Wuruk tidak dapat melintas karena jalanan becek.
Kemudian raja dan rombongan mengucapkan kata dalam bahasa Jawa yaitu “jembrek” yang artinya becek.
Sejak saat itu, daerah Puger dikenal dengan Jember, dan saat ini, Puger menjadi salah satu kecamatan di Kabupaten Jember.
Sejarah Kabupaten Jember
Sejarah Kabupaten Jember bermula dari keputusan pemerintah Hindia Belanda untuk mengatur ulang pemerintahan di Jawa Timur.
Pengaturan ulang itu tertuang dalam Staatsblad Nomor 322 yang dikeluarkan tanggal 9 Agustus 1928.
Namun, Staatsblad itu baru berlaku mulai tanggal 1 Januari 1929, dan tanggal ini ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Jember.
Dalam Staatsblad itu, Jember ditetapkan sebagai wilayah yang berdiri sendiri dengan nama Regenschap Djember.
Pembentukan Jember didasari dua alasan, pertama pertimbangan yuridis konstitusional dan kedua pertimbangan politik sosial.
Baca Juga: Surga Tersembunyi di Jawa Timur: Mengagumi Keindahan Eksotis Pantai Jember (Bagian 1)
Uniknya, sejak awal didirikan daerah ini sudah dibebani utang sekaligus bunganya dan menjadi tanggungan Regenschap Djember kepada Hindia Belanda.
Pada perkembangan berikutnya, mengacu pada Staatsblad Nomor 46 Tahun 1941, wilayah Regenschap Djember dipecah menjadi 25 Onderdistrik oleh Belanda.
Sementara saat Indonesia merdeka, melalui UU 12/1950, pemerintah pusat resmi membentuk Kabupaten Jember bersama kabupaten lain sebagai bagian dari Provinsi Jawa Timur.
Dengan berbagai kisah legenda dan sejarah yang tersembunyi, Jember memiliki banyak cerita menarik di balik keindahan dan budayanya yang kaya.
Legenda Putri Jembersari dan sejarah pembentukan Kabupaten Jember adalah bagian penting dari warisan budaya yang patut diketahui.
Kini, Jember bukan hanya dikenal karena keindahan alam dan karnavalnya, tetapi juga karena kisah-kisah bersejarah yang menambah kekayaan budaya dan misterinya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 8UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin
- 9F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 10UPDATE! Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Malaysia di Puncak, Indonesia Punya Misi Geser Harimau Malaya









