TERBONGKAR! Mitos Larangan Duduk di Depan Pintu dari Berbagai Daerah serta Penjelasan dan Fakta Dibalik Mitos Ini

JATENG.AKURAT.CO, Masyarakat Indonesia dikenal sebagai salah satu yang sangat percaya pada mitos.
Fenomena ini tidak mengherankan karena di Indonesia terdapat beragam mitos populer yang telah berkembang sejak zaman dahulu kala.
Setiap daerah di Indonesia memiliki mitosnya sendiri yang turun-temurun dari generasi sebelumnya.
Mitos tersebut merupakan cerminan dari sejarah dan kepercayaan yang tertanam dalam budaya masyarakat setempat.
Salah satu mitos yang hingga sekarang ini masih dipercaya terutama oleh masyarakat Jawa adalah mitos tentang larangan duduk di depan pintu.
Namun mitos ini ternyata tidak hanya ada di Jawa saja, karena ternyata mitos yang satu ini juga banyak dipercaya oleh masyarakat lain di luar Jawa.
Mitos Larangan Duduk di Depan Pintu di Berbagai Daerah
1. Mitos dari Minangkabau: Dapat Menghambat Rezeki
Salah satu mitos soal larangan duduk di depan pintu lahir di kebudayaan Minangkabau di Sumatera Barat.
Dalam bahasa daerah, mitos tersebut berbunyi "Anak gadih indak buliah duduak di muko pintu, beko tahambek razaki," yang berarti 'anak gadis tidak boleh duduk di depan pintu, nanti terhambat rezeki' dalam bahasa Indonesia.
Mitos ini mencerminkan kepercayaan bahwa tindakan tersebut bisa membawa nasib buruk dalam hal keuangan.
2. Mitos dari Mamasa: Dapat Diganggu Mahluk Halus
Masyarakat Suku Mamasa di Sulawesi Barat juga memiliki mitos yang sama terkait larangan duduk di depan pintu.
Menurut Iman Toding dalam studinya, mitos ini berbunyi "Pemali maqloko dio baqba ke makarimanmi bongi akak dakok naruppak setang," yang berarti 'pamali dilarang duduk di pintu menjelang malam hari sebab kelak ditabrak mahkluk halus.'
Mitos ini mengaitkan duduk di depan pintu dengan gangguan makhluk halus, terutama saat malam hari.
3. Mitos dari Ambon: Sulit Dapat Jodoh
Mitos serupa juga lahir di kebudayaan masyarakat Suku Ambon di Maluku.
Menurut Mouren Wuralela, masyarakat Ambon percaya bahwa perempuan yang duduk di depan pintu akan sulit mendapatkan jodoh dan menikah.
Meski ini hanya mitos, banyak yang mempercayainya sebagai peringatan sosial untuk menjaga perilaku.
4. Mitos dari Melayu: Dijauhkan dari Rezeki
Masyarakat Melayu di Riau dan Sumatra Selatan juga percaya bahwa duduk di depan pintu bagi anak dapat menjauhkan rezeki.
Menurut Syahrir, mitos ini berbunyi "Pantang pagi-pagi duduk termenung di depan pintu, jauh rezeki."
Selain itu, orang hamil yang duduk di depan pintu dipercayai dapat menyebabkan anaknya lahir dengan kesulitan.
5. Mitos dari Jawa: Mendatangkan Sial atau Pertanda Buruk
Di Jawa, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur, duduk di depan pintu dianggap bisa mendatangkan sial atau pertanda buruk.
Mitos ini menyebut bahwa duduk di depan pintu bisa menyebabkan susah rezeki, datangnya penyakit, atau bahkan kematian orang terdekat.
Orang tua Jawa sering mengatakan "ojo lungguh ngarep lawang" dan "mangan ojo ngarep lawang," yang berarti 'jangan duduk di depan pintu' dan 'makan jangan di depan pintu.'
6. Mitos dari Toraja: Sulit Melahirkan
Masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan juga memiliki mitos soal anak gadis duduk di depan pintu.
Menurut Muhammad Ramli, terlalu lama duduk atau berdiri di depan pintu dipercaya dapat menyebabkan wanita sulit melahirkan, sehingga anak gadis dan wanita hamil dilarang keras duduk di depan pintu.
Fakta Dibalik Mitos Larangan Duduk Depan Pintu
Meski begitu, mitos antara larangan duduk depan pintu dengan sejumlah konsekuensi yang ada ternyata tidak dapat dibuktikan. Namun, larangan itu bisa dimaknai sebagai hal lain seperti:
Baca Juga: Gurihnya Ayam Goreng Legendaris Yogyakarta: 5 Rekomendasi Kuliner Unik Ini Wajib Harus Kamu Coba
1. Duduk di depan pintu menghalangi jalan: Faktanya, duduk di depan pintu dapat menghalangi jalan keluar masuk orang lain, menyebabkan kesulitan akses.
2. Duduk di depan pintu tidak sopan: Di beberapa kebudayaan, duduk di depan pintu dianggap tidak sopan karena menghambat jalan orang lain.
3. Duduk di depan pintu membuang-buang waktu bekerja: Tindakan ini dianggap membuang-buang waktu yang bisa digunakan untuk pekerjaan lebih produktif.
4. Duduk di depan pintu menyebabkan tamu tak nyaman: Dalam budaya tertentu, ini bisa menghalangi tamu yang datang, menyebabkan ketidaknyamanan.
5. Duduk di depan pintu berisiko merusak postur tubuh: Posisi duduk tanpa sandaran di lantai dapat mengganggu postur tubuh.
Dengan demikian, larangan duduk di depan pintu dapat dipahami sebagai panduan perilaku yang terkait dengan nilai-nilai sosial, etika, dan kesehatan dalam masyarakat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1UPDATE Skor LIVE SCORE! Indonesia vs Singapura, Cek Hasil Babak Pertama Kedua Full Time di FIFA ASEAN Cup 2026, Malam Ini!
- 2Vietnam vs Filipina LIVE STREAMING GRATIS di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV FIFA ASEAN Cup 2026
- 3Prediksi SKOR Vietnam vs Filipina FIFA ASEAN Cup 2026: Head to HEAD - Susunan Pemain, Menang Siapa?
- 4Italia vs Belgia Live di Mana? Cek Jadwal dan Siaran Langsung TV Nations League 2026
- 5RedMagic 12 Pro Series Resmi Meluncur Oktober 2026, Ini Bocoran Spesifikasinya
- 6Prediksi Skor Turki vs Prancis: Era Baru Zidane Diuji, Tuan Rumah Incar Kejutan
- 7Hari Ini Malam Jumat Apa? Kamis 24 September 2026 Apakah Malam Jumat Kliwon? Cek Amalan Lengkap Malam Jumat
- 8UPDATE! Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 2 Peringkat Usai Bungkam Singapura 2-0, Dapat Tambahan 4,12 Poin
- 9F1 Ubah Jadwal GP Azerbaijan ke Sabtu, Ternyata Ini Penyebabnya
- 10UPDATE! Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026: Malaysia di Puncak, Indonesia Punya Misi Geser Harimau Malaya









