Sejarah Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia: Memastikan Keselamatan dan Kesehatan di Tempat Kerja dalam Iklim yang Berubah

JATENG.AKURAT.CO, Setiap tanggal 28 April, dunia memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia, atau yang dikenal sebagai World Day for Safety and Health at Work.
Peringatan ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi semua pekerja di seluruh dunia.
Meski memiliki perbedaan dengan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional di Indonesia yang diselenggarakan pada bulan Januari hingga Februari, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menyuarakan tentang keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
Inisiasi dan penyelenggaraan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia setiap tanggal 28 April dilakukan oleh Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO), sebuah organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa/PBB (United Nations/UN).
Baca Juga: 6 Nama yang Digadang Masuk Bursa Pilkada Jepara, Siap Berebut Kursi Bupati
Sejarah Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia
Menurut situs resmi PBB (United Nations/UN), pada tahun 2003, ILO mulai memperingati Hari Buruh Sedunia dengan fokus pada pencegahan kecelakaan dan penyakit di tempat kerja.
Perayaan ini merupakan bagian dari Strategi Global Keselamatan dan Kesehatan Kerja ILO, yang mendorong kesadaran tentang pentingnya lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Tanggal 28 April juga menjadi Hari Peringatan Internasional untuk Pekerja yang Meninggal dan Cedera (International Commemoration Day for Dead and Injured Workers) yang diselenggarakan oleh gerakan serikat pekerja sejak tahun 1996.
Baca Juga: Ingin Gelar Nobar AFC U-23 Asian Cup? Cek Dulu Izin dari MNC Group!
Tema Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia Tahun 2024
Tema untuk Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia tahun 2024 adalah "Ensuring safety and health at work in a changing climate" atau "Memastikan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja dalam iklim yang berubah."
Tema ini mencerminkan keprihatinan akan dampak perubahan iklim terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja.
Data baru menunjukkan bahwa perubahan iklim dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kondisi kerja, meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit yang terkait dengan pekerjaan.
Oleh karena itu, tema ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlunya tindakan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja di tengah perubahan iklim yang terus berlangsung.
Peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sedunia adalah panggilan bagi semua pihak, termasuk pemerintah, majikan, serikat pekerja, dan individu, untuk bersatu dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi semua pekerja di seluruh dunia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Jalan Diperbaiki, Warga Malah Menderita: Seragam Anak Kotor, Motor Rusak di Jalur Semarang–Kendal
- 2Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 8CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10Mengenal Sel Energi Prana untuk Keseimbangan Hidup Holistik








