Jateng

Rahasia Terbongkar! Ternyata Begini Proses Perusahaan Bisa Jual Saham ke Publik, Bukan Cuma Buat Orang Kaya!

Theo Adi Pratama | 9 September 2025, 06:00 WIB
Rahasia Terbongkar! Ternyata Begini Proses Perusahaan Bisa Jual Saham ke Publik, Bukan Cuma Buat Orang Kaya!

JATENG.AKURAT.CO, Pernah dengar istilah IPO atau Initial Public Offering? Istilah ini sering banget muncul di berita ekonomi.

Sederhananya, IPO adalah momen saat sebuah perusahaan swasta pertama kali menjual sahamnya ke publik. Prosesnya mungkin terdengar rumit, tapi sebenarnya bisa dipahami.

Ini dia 6 langkah utama bagaimana sebuah perusahaan bisa "go public" dan menjual sahamnya di bursa efek!

1. Persiapan Awal yang Matang

Sebelum melangkah lebih jauh, perusahaan harus punya tujuan yang jelas.

Apakah tujuannya untuk ekspansi bisnis, mengurangi utang, atau memperkuat keuangan? Setelah itu, perusahaan akan menunjuk penjamin emisi (biasanya perusahaan sekuritas) yang akan membantu seluruh proses.

Tak kalah penting, laporan keuangan perusahaan harus diaudit oleh auditor independen untuk memastikan semuanya transparan dan akurat.

2. Penuhi Persyaratan Administratif

Di tahap ini, perusahaan harus menyiapkan banyak dokumen penting, salah satunya adalah Prospektus.

Prospektus ini ibarat buku panduan yang berisi semua detail perusahaan, mulai dari kondisi keuangan, proyeksi masa depan, risiko, sampai tujuan penggunaan dana IPO.

Dokumen ini juga harus disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3. Ajukan ke Bursa Efek Indonesia (BEI)

Setelah semua dokumen disiapkan dan disetujui OJK, perusahaan akan mengajukan permohonan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

BEI akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan perusahaan memenuhi semua aturan dan siap untuk listing.

4. Menentukan Harga Saham

Langkah ini krusial. Penjamin emisi dan perusahaan akan bekerja sama untuk menentukan harga saham yang akan ditawarkan ke publik.

Harganya ditetapkan berdasarkan penilaian perusahaan, kondisi pasar, dan minat investor.

5. Tawarkan ke Publik

Setelah harga ditetapkan, perusahaan akan memperkenalkan diri kepada para calon investor.

Tujuannya adalah untuk menarik minat mereka agar mau membeli saham yang ditawarkan.

Proses ini dikenal dengan penawaran umum, di mana semua investor—termasuk kamu—bisa membeli saham perusahaan.

6. Saham Resmi Diperdagangkan

Ini dia puncaknya! Setelah semua proses selesai, saham perusahaan akan resmi dicatatkan di BEI.

Pada tahap ini, saham perusahaan bisa diperjualbelikan di pasar modal.

Momen ini menandai perusahaan tersebut resmi menjadi perusahaan publik dan siapa pun bisa menjadi pemiliknya!

Dengan memahami proses ini, kamu jadi tahu kalau investasi saham itu tidak hanya buat orang kaya, tapi juga bisa diakses oleh siapa pun yang tertarik. Gimana, tertarik untuk ikut jadi pemilik perusahaan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.