IHSG Kembali Melesat ke Zona Hijau: Rekomendasi Beberapa Saham Unggulan untuk Melanjutkan Tren Positif, Jumat 17 Januari 2025

JATENG.AKURAT.CO, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya dengan ditutup di zona hijau pada perdagangan kemarin, Kamis (16/1/2025).
IHSG mencatat penguatan sebesar 0,39%, berakhir di level 7.107,51.
Kinerja ini nyaris menyentuh level tertinggi sepanjang hari di posisi 7.190,61, dengan level terendah berada di 7.071,91 pada saat pembukaan perdagangan.
Saham Sektor Properti, Energi, dan Keuangan Menguasai Pasar
Kenaikan IHSG kali ini dipicu oleh pergerakan positif dari sektor properti, energi, dan keuangan yang masing-masing mencatat penguatan sebesar 0,94%, 0,70%, dan 0,64%.
Investor tampak optimis terhadap prospek saham di sektor-sektor ini, mengingat fundamental yang semakin solid dan potensi pertumbuhan jangka panjang.
Statistik Perdagangan Kemarin
Volume perdagangan saham tercatat mencapai 16,98 miliar unit, dengan total nilai transaksi sebesar Rp 13,49 triliun.
Frekuensi perdagangan cukup aktif, dengan 1,62 juta kali transaksi tercatat sepanjang hari. Dari total saham yang diperdagangkan:
289 saham menguat
302 saham melemah
209 saham stagnan
Meski IHSG mencatat kenaikan, aksi profit-taking oleh beberapa investor masih terlihat, namun tidak cukup untuk menghalangi tren bullish di pasar.
Rekomendasi Saham Hari Ini, 17 Januari 2025
Melihat tren positif IHSG, sejumlah broker memberikan rekomendasi saham yang berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan hari ini.
Berikut adalah pilihan saham dari berbagai sekuritas ternama:
BRI Danareksa Sekuritas:
BREN
PTRO
BNI Sekuritas:
PSAB
BRMS
PANI
PTRO
BRIS
SCMA
Phillip Sekuritas:
BREN
DEWA
SUNI
MNC Sekuritas:
ADRO
ANTM
INKP
MDKA
CGS International Sekuritas:
BREN
PTRO
BRPT
UNTR
JSMR
CUAN
Phintraco Sekuritas:
TOWR
BRPT
UNVR
MYOR
ASSA
Panin Sekuritas:
ISAT
BABY
DEWA
ENRG
Strategi Investasi untuk Hari Ini
Para investor disarankan untuk fokus pada saham-saham di sektor energi dan tambang, mengingat tren penguatan harga komoditas global.
Selain itu, saham-saham defensif di sektor konsumer dan infrastruktur juga menjadi pilihan menarik untuk portofolio jangka menengah hingga panjang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










