Jateng

Hijau yang Tak Pernah Padam, UNNES Melesat Jadi Kampus Paling Berkelanjutan, Peringkat 4 Nasional

Theo Adi Pratama | 24 Desember 2025, 11:21 WIB
Hijau yang Tak Pernah Padam, UNNES Melesat Jadi Kampus Paling Berkelanjutan, Peringkat 4 Nasional

JATENG.AKURAT.CO, Semarang seakan bernafas lebih lega. Di antara rimbun pepohonan dan semangat konservasi yang terus menyala, Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali meneguhkan jati dirinya.

Tak sekadar slogan, UNNES kini kian mantap melangkah sebagai Universitas Berwawasan Konservasi, setelah menorehkan prestasi gemilang dalam UI GreenMetric World University Ranking 2025.

Dalam pemeringkatan bergengsi tingkat dunia itu, UNNES berhasil bertengger di peringkat ke-28 dunia dan peringkat ke-4 nasional sebagai kampus paling berkelanjutan.

Sebuah capaian yang bukan datang tiba-tiba, melainkan lahir dari konsistensi panjang, kerja sunyi, dan komitmen yang terus dirawat.

UI GreenMetric World University Ranking sendiri merupakan pemeringkatan global yang menilai sejauh mana perguruan tinggi menghayati dan menerapkan prinsip keberlanjutan serta konservasi.

Dan UNNES, dengan langkah pasti, menjadikan nilai-nilai itu berdenyut dalam setiap kebijakan, tata kelola kampus, hingga pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, M.Si., melalui Wakil Rektor IV UNNES Prof. Dr. Nur Qudus, M.T., IPM., menegaskan bahwa capaian ini adalah cermin kemajuan UNNES dalam merajut visinya sebagai universitas berwawasan konservasi.

“Ini menunjukkan peningkatan yang luar biasa dalam upaya mewujudkan visi UNNES sebagai universitas berwawasan konservasi. Capaian ini harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus, agar mendorong peningkatan yang lebih baik dan berkelanjutan,” tuturnya pada Rabu (24/12/2025).

Lebih dari sekadar angka, UI GreenMetric menilai kampus melalui beragam indikator: mulai dari pengelolaan lingkungan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan limbah dan air, transportasi berkelanjutan, hingga pendidikan dan riset berbasis lingkungan.

Semua itu menjadi ladang pengabdian UNNES dalam menanamkan kesadaran hijau yang berumur panjang.

Kepala Subdit Konservasi UNNES, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., pun menyampaikan apresiasi tulus kepada seluruh sivitas akademika yang telah bahu-membahu menjaga nyala konservasi.

“Terima kasih atas dukungan seluruh sivitas akademika UNNES. Capaian ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kita semua untuk terus berjuang lebih keras dan berani keluar dari zona nyaman. Tiga pilar konservasi yang dijalankan UNNES sejalan dengan visi universitas dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya penuh makna.

Di sisi lain, Ketua UI GreenMetric, Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA, menegaskan bahwa pemeringkatan ini dirancang bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai alat dorong perubahan nyata.

“UI GreenMetric World University Ranking hadir untuk mendorong para pimpinan dan pemangku kepentingan perguruan tinggi agar menerapkan kebijakan berkelanjutan yang berdampak. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat menjadi panutan bagi masyarakat, termasuk UNNES,” jelasnya.

Acara penganugerahan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen, Direktur Kelembagaan Diktisaintek Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M., serta para pimpinan perguruan tinggi dari berbagai penjuru Indonesia.

Hijau UNNES bukan sekadar warna. Ia adalah janji, harapan, dan masa depan yang terus dijaga agar bumi tetap lestari, dan pendidikan tak pernah kehilangan nurani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.