Perkuat Komitmen Anti Korupsi, UNNES dan KPK Gelar Anti-Corruption Talk

JATENG.AKURAT.CO, Universitas Negeri Semarang (UNNES) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar kegiatan Anti-Corruption Talk pada Jumat (12/07/2024).
Kegiatan ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat komitmen dalam melawan korupsi, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.
Kegiatan yang bertempat di Gedung Auditorium Prof. Wuryanto UNNES ini menghadirkan Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) dan Prof Dr. S Martono (Rektor UNNES) sebagai Keynote Speaker.
Dalam paparannya, Prof. Martono mengapresiasi kolaborasi dan kerjasama antara KPK dan UNNES. Menurutnya, penting untuk mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga negara seperti KPK dalam membangun kesadaran anti korupsi di kalangan akademisi dan generasi muda.
“Ini sebuah kolaborasi dan kerjasama yang epik antara KPK dan UNNES. Kami percaya acara ini tidak hanya akan meningkatkan pemahaman tentang bahaya korupsi tetapi juga memotivasi mahasiswa untuk berperan aktif dalam membangun integritas dan transparansi. UNNES terus berkomitmen dalam mencegah dan memberantas korupsi di perguruan tinggi,” ujar Prof. Martono.
Menurut Guru Besar FEB UNNES itu, komitmen UNNES dalam memberantas dan mencegah korupsi bisa dilihat dari adanya peraturan rektor terkait plagiasi, pendirian pusat studi anti-korupsi, hingga penyelenggaraan mata kuliah pendidikan anti-korupsi.
“UNNES juga mewajibkan semua fakultas, Sekolah Pascasarjana, dan unit kerja lainnya untuk mendukung UNNES menjadi institusi berstatus WBK dan WBBM. Saat ini sudah ada dua fakultas yakni Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) yang berhasil memperoleh predikat ZI-WBK dari Kemdikbudristek,” imbuh Prof. Martono.
Sementara itu Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menekankan pentingnya perguruan tinggi menjadi agen pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Baca Juga: Mbak Ita Jadi Orang Tua Asuh Anak Pasutri Tunanetra yang Ditolak Sistem PPDB SMA Semarang
“Dulu pernah ada dugaan korupsi di salah satu kampus. Hal tersebut terjadi ketika masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Ini menjadi isu nasional yang tidak ingin kita ulang, sehingga perlu mendorong perguruan tinggi untuk menjadi agen pencegahan dan pemberantasan korupsi, khususnya di dunia pendidikan,” jelas Alex.
Anti-Corruption Talk kali ini menghadirkan empat narasumber ahli, termasuk perwakilan KPK yang berbagi pengalaman dan strategi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Diskusi berlangsung interaktif yang memungkinkan mahasiswa dan dosen untuk bertanya dan berdiskusi tentang isu-isu terkait korupsi di Indonesia.
Keempat narasumber tersebut adalah Prof Abdul Kholiq (Guru Besar UIN Walisongo Semarang), Wijayanto (Universitas Diponegoro) Dr Anis Widyawati (Universitas Negeri Semarang) dan Maruli Tua (Komisi Pemberantasan Korupsi).
Baca Juga: Dico Maju Pilwalkot Semarang, Golkar Kendal Persiapkan Pengganti
Kegiatan Anti-Corruption Talk ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah forum diskusi, tetapi juga keberlanjutan dari komitmen bersama untuk terus berperan aktif dalam melawan korupsi di semua sektor kehidupan.
UNNES dan KPK berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dalam hal-hal yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








