Jateng

Bukan Cuma Pantai! Jelajahi 12 Pasar Tradisional Ikonik di Bali untuk Berburu Oleh-oleh Grosir dan Makanan Khas

Theo Adi Pratama | 20 Februari 2026, 16:37 WIB
Bukan Cuma Pantai! Jelajahi 12 Pasar Tradisional Ikonik di Bali untuk Berburu Oleh-oleh Grosir dan Makanan Khas

JATENG.AKURAT.CO, Pasar tradisional Bali bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang budaya yang memperlihatkan denyut kehidupan masyarakat lokal.

Dari pusat kerajinan seni di Ubud hingga pasar ikan segar di pesisir Kedonganan, setiap pasar menawarkan pengalaman berbeda—baik untuk berburu oleh-oleh, mencicipi kuliner khas, maupun melihat langsung aktivitas warga setempat.

Jika Anda mencari pasar tradisional Bali yang murah, autentik, dan kaya suasana lokal, daftar ini bisa menjadi panduan lengkap.

Artikel ini merangkum 12 pasar paling ikonik lengkap dengan alamat, jam operasional, serta daya tarik utamanya agar Anda bisa merencanakan kunjungan dengan lebih efektif.

1. Pasar Seni Ubud

Ikon belanja seni di jantung Ubud ini terkenal di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara. Produk unggulannya meliputi lukisan, patung kayu, tas rotan ata, hingga aksesori handmade.

Alamat: Jl. Raya Ubud No.35, Gianyar
Jam buka: 08.00–18.00 WITA
Kelebihan: Estetik, cocok untuk foto, dekat Puri Saren Agung
Tips: Datang pagi untuk harga terbaik dan suasana lebih lengang

2. Pasar Badung

Pasar tradisional Bali terbesar ini beroperasi hampir 24 jam. Setelah renovasi, tampilannya lebih modern namun tetap mempertahankan nuansa tradisional.

Alamat: Jl. Sulawesi No.1, Denpasar
Jam buka: 24 jam
Produk: Bumbu dapur, perlengkapan upacara, pakaian adat
Fasilitas: Lift, eskalator, ramah difabel

3. Pasar Kumbasari

Terletak di seberang Pasar Badung, pasar ini dikenal sebagai pusat suvenir grosir dengan harga kompetitif. Cocok untuk belanja kain tenun dan dekorasi rumah.

Jam buka: 08.00–17.00 WITA

4. Pasar Seni Sukawati

Legenda belanja grosir oleh-oleh Bali. Harga sangat terjangkau jika Anda pandai menawar.

Jam buka: 06.00–18.00 WITA
Produk unggulan: Kaos barong, kain pantai, lukisan murah

5. Pasar Kereneng

Pasar ini unik karena berubah menjadi pusat kuliner malam setelah pukul 17.00 WITA. Tempat favorit mencicipi babi guling dan nasi campur Bali.

Jam buka: 24 jam (kuliner malam mulai 17.00)

6. Pasar Seni Guwang

Alternatif Sukawati yang lebih tenang. Cocok untuk wisatawan yang ingin belanja tanpa keramaian berlebih.

Jam buka: 08.00–17.00 WITA

7. Pasar Gianyar

Surga kuliner lokal. Banyak wisatawan datang khusus untuk menikmati babi guling malam hari.

Jam buka: 06.00–22.00 WITA

8. Pasar Kedonganan

Pasar ikan terbesar di Bali. Anda bisa membeli seafood segar lalu meminta warung sekitar untuk memasaknya.

Jam buka: 05.00–22.00 WITA

9. Pasar Sindhu

Pasar bersih dan tertata yang berubah menjadi night market populer di Sanur.

Jam buka: 05.00–23.00 WITA

10. Pasar Tegallalang

Pasar pagi dekat sawah terasering Tegallalang. Ideal untuk membeli buah segar langsung dari petani.

Jam buka: 05.00–10.00 WITA

11. Pasar Mengwi

Berada dekat Pura Taman Ayun. Atmosfernya lebih tenang dengan banyak perlengkapan sembahyang dan kain tradisional.

Jam buka: 06.00–18.00 WITA

12. Pasar Candi Kuning

Terletak di kawasan sejuk Bedugul. Terkenal dengan buah stroberi, markisa, dan tanaman hias segar.

Jam buka: 07.00–18.00 WITA

Manfaat Mengunjungi Pasar Tradisional Bali

  • Harga lebih terjangkau dibanding toko modern
  • Mendukung UMKM lokal
  • Pengalaman budaya autentik
  • Bisa menawar langsung ke pedagang

Risiko & Tips agar Belanja Aman

Risiko umum:

  • Harga awal terlalu tinggi untuk wisatawan
  • Parkir terbatas di beberapa lokasi
  • Keramaian di musim liburan

Tips penting:

  • Datang pagi hari
  • Siapkan uang tunai
  • Tawar dengan sopan
  • Jaga barang pribadi

FAQ Seputar Pasar Tradisional Bali

1. Pasar tradisional Bali yang murah untuk grosir?
Pasar Seni Sukawati dan Pasar Kumbasari.

2. Pasar ikan terbesar di Bali?
Pasar Kedonganan.

3. Pasar tradisional Bali buka 24 jam?
Pasar Badung dan Pasar Kereneng.

4. Pasar terbaik untuk oleh-oleh seni?
Pasar Seni Ubud.

Mengunjungi pasar tradisional Bali adalah cara terbaik memahami budaya lokal secara langsung.

Setiap pasar memiliki karakter unik—mulai dari pusat seni, kuliner malam, hingga pasar hasil laut segar.

Dengan perencanaan yang tepat, Anda tidak hanya berbelanja, tetapi juga membawa pulang pengalaman autentik yang tak terlupakan.

Simpan daftar ini untuk referensi perjalanan Anda berikutnya dan bagikan kepada teman yang sedang merencanakan liburan ke Bali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.