Tiwul, Makanan Tradisional Ini Dulu Merupakan Penyambung Hidup Rakyat Indonesia! Sekarang Jadi Kuliner Jajanan Favorit di Jawa Tengah dan Jogja!

JATENG.AKURAT.CO, Kalau kamu lagi jalan-jalan di Jawa Tengah atau Yogyakarta, pasti nggak asing lagi sama yang namanya tiwul.
Makanan manis berbahan dasar singkong ini sering banget ditemuin di pasar tradisional.
Porsinya yang kecil dan rasanya yang legit, bikin tiwul cocok jadi camilan atau pengganjal perut di pagi hari. Tapi, tahukah kamu kalau dulu tiwul bukan sekadar jajanan?
Secara sejarah, tiwul sebenarnya adalah makanan pokok masyarakat pada masa lalu.
Tiwul dijadikan pengganti nasi karena harga beras yang mahal, terutama saat penjajahan Jepang dan era 1960-an.
Tiwul dimakan layaknya nasi, lengkap dengan lauk-pauk dan sayuran.
Sekarang, tiwul disajikan dengan cara yang jauh berbeda.
Umumnya, tiwul disajikan dengan parutan kelapa dan siraman gula merah yang bikin rasanya makin nikmat.
Selain itu, ada juga banyak variasi bahan pelengkap, seperti ketan hitam, jagung rebus, dan singkong serut.
Tiwul dibuat dari singkong yang dijemur hingga kering atau yang biasa disebut gaplek.
Gaplek ini kemudian ditumbuk halus, lalu dikukus sampai matang.
Hasil kukusan inilah yang kita kenal sebagai tiwul.
Kalau dulu tiwul dimakan dengan lauk seperti sayur lombok ijo, tempe gembus goreng, dan sambal, sekarang tiwul lebih sering jadi camilan manis.
Baca Juga: MAU KE TORAJA? MAMPIR DULU! Cicipi Nasu Palekko, Kuliner Bebek Pedas Legendaris yang Bikin Nagih!
Gimana, jadi makin penasaran kan sama tiwul?
Jangan sampai kelewatan untuk mencicipi jajanan legendaris ini saat berkunjung ke Jawa Tengah atau Yogyakarta, ya!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










