Perjalanan Klenteng Cu An Kiong Lasem: Jejak Sejarah dan Kearifan Budaya di Kecamatan yang Bersejarah

AKURAT.CO Sejarah, Lasem, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, tidak hanya menjadi daerah dengan pemandangan alam yang memukau, tetapi juga menjadi saksi hidup beragam sejarah dan nilai kearifan budaya.
Dari jalur perdagangan yang melewati hingga pendaratan rombongan Cheng Ho, Lasem memancarkan pesona kekayaan budaya Indonesia.
Baca Juga: Menapaki Sejarah dan Kebudayaan: Perjalanan Klenteng Hoo Tong Bio di Banyuwangi
1. Klenteng Cu An Kiong: Pusat Kearifan dan Sejarah
Salah satu peninggalan bersejarah yang dapat dijumpai di Lasem adalah Klenteng Cu An Kiong.
Dibangun sejak tahun 1864, klenteng ini menjadi simbol penting keberagaman budaya di kawasan ini.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Sejarah (Fokmas) Lasem, Ernantoro, memberikan wawasan mendalam mengenai klenteng ini.
Gapura berwarna pink yang megah menyambut setiap pengunjung yang melangkah ke dalamnya, memperlihatkan kemegahan dan keunikan budaya Tionghoa.
2. Kaya Akan Peninggalan Sejarah
Klenteng Cu An Kiong tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga museum hidup peninggalan sejarah.
Ornamen-ornamen asli, seperti patung naga dan ukiran di langit-langit, menceritakan kisah masa lalu dengan keindahan yang tetap terpancar meski catnya sudah agak kusam.
Dinding klenteng dihiasi dengan gambar-gambar yang membentuk narasi sejarah, menggunakan tulisan Tionghoa, menciptakan suasana yang penuh dengan kearifan dan makna.
Baca Juga: Eksplorasi Sejarah dan Kebudayaan: Klenteng Tek Hay Kiong Tegal di Jawa Tengah
3. Sungai Babagan: Jalur Utama Perdagangan Tionghoa di Lasem
Sungai Babagan, yang terletak tepat di depan Klenteng Cu An Kiong, memiliki peran penting dalam sejarah Lasem.
Menurut Toro, sungai ini menjadi jalur utama masuknya warga Tionghoa ke Lasem pada masa lalu.
Sebelum tahun 1300-an, perdagangan antar bangsa terjadi di sekitar pantai Lasem. Lebar sungai yang cukup luas memungkinkan kapal-kapal Tionghoa berlabuh dan berdagang di wilayah ini.
4. Rombongan Cheng Ho dan Jejak Perdamaian Antar Etnis
Sejarah Lasem juga mencatat kunjungan rombongan Cheng Ho pada perjalanan dunia keempatnya.
Cheng Ho singgah di Lasem, membawa bersama keluarga yang kemudian menetap di sana.
Dari rombongan Cheng Ho itu, lahir keluarga Binang Un yang membawa motif-motif batik khas Campa.
Interaksi antar etnis terus berlanjut, menciptakan toleransi dan kehidupan yang harmonis di Lasem.
Baca Juga: Mengenal Klenteng Tien Kok Sie, Tanda Eksistensi Etnis Tionghoa di Kota Solo
5. Monumen Perlawanan Laskar Tionghoa dan Jawa Melawan VOC
Di halaman klenteng, terdapat Monumen Perlawanan Laskar Tionghoa dan Jawa Melawan VOC 1740-1743.
Monumen ini menjadi saksi perang di Lasem, di mana pasukan Islam, Jawa, dan Tionghoa bersatu melawan VOC.
Sebuah bukti nyata bahwa Lasem tidak hanya kaya akan keindahan alam, tetapi juga mengandung nilai-nilai kepahlawanan dan persatuan yang mendalam.
Lasem, dengan kearifan budayanya dan jejak sejarah yang terjaga dengan baik, menjadi destinasi yang menarik bagi para pencinta sejarah dan budaya.
Dengan setiap detilnya yang menyimpan cerita berharga, Lasem memperkuat identitasnya sebagai sebuah daerah yang memelihara keberagaman dan menghormati sejarah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time







