Sejarah dan Perkembangan Kantor Pos Besar Semarang: Jejak Gedung Bersejarah di Kota Lama

AKURAT.CO Sejarah, Dahulu, Kota Lama Semarang adalah pusat perkantoran dan lalu lintas perdagangan yang ramai, menjadi saksi bisu pergerakan perdagangan antar daerah dan mancanegara.
Bangunan-bangunan megah di kawasan ini, sebagian besar merupakan peninggalan kolonial Belanda, menyimpan sejarah panjang dan menjadi cagar budaya yang mempesona.
Salah satu kebanggaan Kota Lama Semarang adalah Kantor Pos Besar Semarang, yang telah menjadi bagian integral dari warisan sejarah Indonesia.
Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya pada tahun 1992 oleh Walikota Semarang dengan nomor 646/50/1992, kantor pos ini memiliki nomor registrasi RNCB.20160804.02.001146.
Baca Juga: Perjalanan dan Perkembangan Masjid Layur Semarang: Memelihara Peninggalan Sejarah dan Kearifan Lokal
Kantor Pos Besar Semarang: Melangkah Lebih dari 250 Tahun
Bangunan ini tidak hanya memancarkan keindahan arsitektur Belanda, tetapi juga mengandung kisah lebih dari 250 tahun.
Didirikan pada tahun 1750, Kantor Pos Besar Semarang awalnya berfungsi sebagai tempat pengiriman surat, dokumen berharga, dan barang.
Pada masa itu, kantor ini juga menjadi pusat Kantor Telegraf dan dikenal sebagai "Hoofdpost en Telegraafkantoor."
Penting untuk dicatat bahwa Kantor Pos Besar Semarang merupakan kantor pos tertua ke-2 di Indonesia setelah kantor pos pertama yang dibangun di Kota Batavia (Jakarta) pada tahun 1746.
Pada era tersebut, jasa pos hanya dapat digunakan untuk kepentingan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dan warga asing di Kawasan Benteng Kota Lama.
Peran Kota Semarang dalam Jasa Pos Nusantara
Dahulu kala, Kota Semarang termasuk dalam tiga kota utama pelopor jasa pos di Nusantara.
Masyarakat mengenal Kantor Pos Besar Semarang sebagai kantor pos tertua ke-2 di Indonesia.
Proses pengiriman surat dan barang pada masa itu memakan waktu lebih dari sebulan, mengingat keterbatasan moda transportasi dan pengiriman melalui jalur laut dari pelabuhan Semarang ke Batavia (Jakarta).
Baca Juga: Perjalanan Toko Oen Semarang: Merasakan Sejarah dan Cita Rasa Kolonial yang Legendaris
Renovasi dan Pemugaran
Pada tahun 1979, Kantor Pos Besar Semarang mengalami pemugaran besar dengan penambahan beberapa ruangan di belakang gedung tanpa mengubah bentuk aslinya.
Renovasi ini dilakukan tanpa mengurangi nilai historis bangunan, sehingga esensi dan keelokan arsitektur kolonial Belanda tetap terjaga.
Gaya Arsitektur Unik dengan Sentuhan Indische Empire
Melihat secara keseluruhan, Kantor Pos Besar Semarang memiliki kesamaan gaya arsitektur eropa klasik dengan bangunan-bangunan kuno di sekitar Kota Lama.
Namun, fasad depannya memperlihatkan sentuhan unik arsitektur Indische Empire, menciptakan harmoni antara budaya barat dan timur.
Pintu utama yang dihiasi dengan geval, tiga pintu utama, dan enam jendela menunjukkan keanggunan dan keunikan bangunan ini.
Aktif Melayani Hingga Saat Ini
Meskipun usianya telah mencapai lebih dari dua setengah abad, Kantor Pos Besar Semarang masih aktif melayani sebagai kantor pos milik PT. Pos Indonesia.
Terletak di Jl. Pemuda No.4, Pandansari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, kantor ini tidak hanya menyimpan sejarah, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman bagi warga untuk mengirim paket atau surat.
Baca Juga: Sejarah Perjalanan Mercusuar Willem III: Peninggalan Bersejarah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Mengunjungi Kantor Pos Besar Semarang bukan hanya untuk urusan pos, tetapi juga untuk merasakan nuansa vintage masa lalu.
Alamatnya yang strategis, dekat dengan Kota Lama Semarang, membuatnya menjadi destinasi menarik bagi mereka yang ingin menjelajahi dan mengabadikan momen indah dalam bentuk foto.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








