Walang Goreng, Salah Satu Kuliner Khas Daerah Gunungkidul Yogyakarta yang Renyah dan Gurih

AKURAT.CO, Bila kita makan kulineran yang mainstream untuk jadikan oleh-oleh pastinya sudah biasa, tetapi bagaimana bila kita mencoba sesuatu yang beda.
Salah satu kuliner yang menjadi khas dari Gunungkidul adalah walang goreng atau belalang goreng.
Bagi yang tidak terbiasa dengan kuliner satu ini pasti akan merasakan aneh saat memakannya, tetapi bagi mereka yang sudah terbiasa mencicipi kuliner satu ini tentunya terasa sangat renyah sekali.
Baca Juga: Bagi yang Ingin Memulai Bisnis Kuliner Dari Awal, Coba Ikuti 7 Tips Ini!
Belalang adalah jenis serangga herbivora yang memiliki antena.
Binatang ini memiliki sayap, namun pendek sehingga tidak bisa digunakan untuk terbang seperti burung.
Sebagian masyarakat menganggap binatang ini sebagai hama yang merusak tanaman.
Akan tetapi beberapa daerah justru menjadikan belalang sebagai sumber nutrisi pangan.
Baca Juga: Pantai Drini yang Menawan, Berikut 6 Fakta yang Perlu Kamu Ketahui
selain meksiko, Gunung Kidul adalah salah satu daerah yang menjadikan binatang ini sebagai kuliner favorit.
Rasanya yang gurih, renyah dan murah menjadikanya mudah untuk kita temukan.
Masyarakat wilayah Gunungkidul memang sudah terbiasa mengonsumsi belalang goreng, sehingga mereka menganggap bahwa belalang bukanlah jenis makanan yang tidak lazim.
Wilayah yang memiliki makanan khas ekstrem tersebut berhasil membuat inovasi dari serangga yang dianggap hama menjadi kuliner yang unik dan lezat.
Baca Juga: Semarakkan Wisata Museum dengan Mengunjungi Jogja Museum Expo 2023
Dibalik kuliner yang dinilai ekstrem ini, ternyata belalang goreng mengandung sumber protein dan tinggi kalsium.
Walang atau belalang ini memiliki 20-40% protein yang lebih tinggi dari pada udang, daging sapi dan daging ayam.
Belalang juga memiliki beberapa manfaat diantaranya dapat menurunkan kolesterol, merawat kesehatan tulang dan gigi, serta mencerdaskan otak.
Baca Juga: NDX AKA Siap Gelar Konser di Bulan Oktober 2023
Proses pembuatan belalang goreng dimulai dari belalang tersebut dibersihkan bagian sayap dan kaki yang berduri.
Setelah belalang bersih, lalu ditambahkan dengan bumbu-bumbu yang biasanya terdiri dari bawang putih dan garam.
Selanjutnya, belalang tersebut digoreng dengan minyak yang panas hingga berwarna kuning kecokelatan. Belalang goreng pun siap untuk disajikan.
Baca Juga: Berikut 7 Kelebihan Smartphone Oppo yang Perlu kamu Ketahui
Harga jual dari belalang goreng biasanya berkisar antara Rp20.000,00 hingga Rp25.000,00 per toples.
Namun, bila musim kemarau tiba bisa saja harga dari belalang goreng akan mengalami peningkatan.
Hal itu terjadi karena sulitnya memperoleh belalang pada saat musim kemarau.
Varian rasa yang ditawarkan juga beraneka ragam seperti asin, pedas, dan manis sehingga pengunjung dapat dengan bebas memilih varian rasa sesuai yang diinginkan.
Itu dia sekilas tentang kuliner walang goreng atau belalang goreng yang merupakan kuliner khas daerah Gunungkidul Yogyakarta.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Live Score PSMS Medan vs Persiraja: Ayam Kinantan Mengamuk, Javier Siverio Borong 4 Gol!
- 2Gak Perlu Modal! 10 Game di Play Store Ini Bisa Kasih Saldo DANA Tiap Hari, Ada yang Rp100 Ribu
- 3Semarang Berpuisi Bakal Merambah TBRS dan Kota Lama, Pemkot Perluas Ruang Ekspresi Seniman
- 4Tiket Kereta Api Keberangkatan 1 Desember 2026 Sudah Bisa Dipesan, KAI Minta Pelanggan Cek Jadwal Baru
- 5Review Jujur ISUL: Cair ke DANA Tanpa Deposit, Tapi Iklannya Bikin Emosi
- 6Review Jujur MaGer: Benarkah Bisa Cair ke DANA Tanpa Deposit Sepeser Pun?
- 7Ekosistem Pendidikan Sehat Wujudkan Sekolah Ramah Anak
- 8Turunan Panjang di KM 39 Bikin Lutut Nyeri? Ini 5 Cara Mencegahnya Sebelum Borobudur Marathon 2026
- 9Ijazah Asli Pak Jokowi Dikeluarkan di Ruang Sidang, Pengunjung Tepuk Tangan, Roy Suryo Malah Tertawa
- 1015 Calon Anggota KI Jateng Lolos Tes Wawancara, Lanjut Fit and Proper Test di DPRD








