Jateng

BIKIN KAGET! Cuma Jajan Lotek Teteg di Jogja, Ada Kisah Unik & Ternyata Berbeda Jauh dari Gado-Gado!

Theo Adi Pratama | 26 Agustus 2025, 11:24 WIB
BIKIN KAGET! Cuma Jajan Lotek Teteg di Jogja, Ada Kisah Unik & Ternyata Berbeda Jauh dari Gado-Gado!

JATENG.AKURAT.CO, Kamu lagi jalan-jalan di Yogyakarta? Kalau iya, jangan cuma makan gudeg aja!

Ada satu menu sarapan yang wajib banget kamu coba kalau lagi cari yang praktis, sehat, dan bikin kenyang: Lotek Teteg!

Sekilas mirip gado-gado atau karedok, tapi ternyata ada banyak cerita unik dan perbedaan signifikan yang bikin lotek ini istimewa!

"Lotek" Bukan Nama Biasa

Mungkin kamu belum pernah dengar asal usul nama "lotek". Ternyata, nama ini punya cerita yang kocak!

Banyak yang percaya kalau nama "lotek" berasal dari pengucapan frasa Bahasa Inggris "low-tech"!

Cerita ini muncul dari era 1970-an, ketika seorang jurnalis Inggris di Parongpong, Jawa Barat, ingin mencari salad tapi hanya menemukan sayuran lokal.

Dengan bahan seadanya seperti bayam, kacang panjang, dan kacang kedelai, sayuran itu direbus sebentar lalu dilumuri bumbu kacang yang diulek.

Sang jurnalis menyebutnya "low-tech", dan dalam pelafalan Bahasa Sunda, jadilah nama "lotek" yang kita kenal sekarang. Sederhana, tapi kaya gizi!

Lotek, Karedok, dan Gado-gado: Serupa tapi Tak Sama!

Sekilas, ketiga sajian ini memang terlihat sama karena sama-sama pakai sayuran dan bumbu kacang. Tapi, ada perbedaan signifikan yang bikin ketiganya unik:

  • Lotek: Sayuran seperti kacang panjang, daun bayam, dan mentimun direbus dulu sebelum disiram bumbu kacang yang kental dan pedas. Sesuai dengan selera pedas orang Sunda, lotek tidak pakai kecap tambahan.
  • Karedok: Ini adalah "salad mentah" khas Indonesia. Sayuran seperti kacang panjang dan mentimun disajikan tanpa direbus dan dipotong kasar. Aroma khasnya datang dari tambahan daun kemangi yang segar.
  • Gado-gado: Boleh dibilang ini "salad paling semarak"! Gado-gado biasanya disajikan dengan sayuran rebus seperti kangkung, taoge, dan kacang panjang, ditambah tempe goreng, tahu goreng, telur, dan jagung rebus. Bumbu kacangnya juga beda, karena terasa lebih gurih legit dengan tambahan gula jawa yang lebih banyak.

Kenapa Ada Kata "Teteg" di Jogja?

Kalau lotek pada umumnya sudah nikmat, di Jogja ada yang namanya lotek teteg. Nama "teteg" ini punya cerita tersendiri.

Dalam Bahasa Jawa, "teteg" berarti mantap dan tangguh. Tapi, ada juga yang bilang "teteg" diambil dari nama kayu di pemberhentian kereta api.

Alasannya? Ada salah satu warung lotek legendaris di dekat Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Karena letaknya di sana dan rasanya yang mantap, jadilah namanya "Lotek Teteg"!

Lotek teteg di Jogja ini benar-benar bikin ketagihan! Bumbu kacangnya yang gurih, pedas, dan sedikit manis, ditambah aroma kencur yang khas, bikin sepiring lotek ini jadi menu sarapan yang sempurna.

Jadi, kalau kamu lagi di Jogja dan butuh sarapan yang fresh dan beda, lotek teteg wajib banget masuk daftar! Jangan sampai salah pesan ya!

Gimana, makin penasaran kan sama Lotek Teteg? Yuk, share artikel ini ke teman-temanmu yang suka kulineran!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.