Jateng

Kuliner Vibes! Pecinta Sate, Cobalah 4 Macam Sate Di Jawa Tengah Ini yang Memiliki Rasa yang Unik serta Khas

Theo Adi Pratama | 2 September 2024, 17:51 WIB
Kuliner Vibes! Pecinta Sate, Cobalah 4 Macam Sate Di Jawa Tengah Ini yang Memiliki Rasa yang Unik serta Khas

JATENG.AKURAT.CO, Jawa Tengah, yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa, tidak hanya kaya akan budaya dan sejarah, tetapi juga menawarkan beragam kuliner lezat yang menggoyang lidah.

Salah satu hidangan yang paling populer dan menjadi ciri khas Jawa Tengah adalah sate.

Sate di Jawa Tengah memiliki berbagai jenis dengan bumbu dan cara pengolahan yang berbeda-beda, memberikan cita rasa yang unik dan khas.

Dari sate yang manis hingga pedas, semuanya siap memanjakan lidah para pecinta kuliner.

Bagi Anda yang ingin menjelajahi dunia sate di Jawa Tengah, berikut ini adalah 4 jenis sate khas Jawa Tengah yang wajib Anda coba.

Baca Juga: Kuliner Vibes! Mengunjungi Yogyakarta, Rasanya Kurang Mantep Bila Belum Merasakan 5 Makanan Hits Disana

1. Sate Srepeh

Kabupaten Rembang memiliki sate khas yang dikenal sebagai Sate Srepeh.

Sate ini berbahan dasar daging ayam yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk pada batang bambu.

Yang membuat Sate Srepeh istimewa adalah bumbu yang digunakan, yakni bumbu berwarna kuning kecokelatan yang memberikan rasa asin dan pedas yang khas dari Rembang.

Bumbu ini meresap sempurna ke dalam daging ayam, memberikan cita rasa yang gurih dan sedikit pedas.

Tempat Rekomendasi:

Sate Srepeh biasanya dijual di kawasan Pecinan, Jln. Dr. Wahidin, Rembang, terutama pada pagi hari.

2. Sate Blora

Sate Blora adalah salah satu kuliner khas yang berasal dari Kabupaten Blora.

Sate ini berbeda dari sate pada umumnya karena cara penyajiannya yang unik.

Sate Blora disajikan dengan kuah kuning yang gurih dan ditaburi kecap manis serta bawang goreng, bukan dengan bumbu kacang seperti sate kebanyakan.

Rasa dari kuah kuning yang kaya rempah ini sangat khas dan menyatu dengan daging yang empuk.

Tempat Rekomendasi:

Sate Blora bisa ditemukan di pusat kuliner “Koplakan” di Blora, di mana Anda bisa menikmati sate ini dalam suasana yang ramai dan meriah.

Baca Juga: Kuliner Vibes! Bingung Cari Sarapan Dimana Saat di Salatiga, Cobalah Datang ke 3 Tempat Ini! Lokasi dan Makanannya Tak Diragukan Lagi

3. Sate Sapi Suruh

Di Salatiga, terdapat sate unik bernama Sate Sapi Suruh.

Sate ini telah ada sejak tahun 1987 dan terkenal dengan bumbu rempah khas yang terdiri dari kunyit, kencur, dan kayu manis.

Kombinasi rempah ini memberikan aroma dan rasa yang kuat pada daging sapi yang digunakan, menciptakan sensasi rasa yang berbeda dan tak terlupakan.

Tempat Rekomendasi:

Sate Sapi Suruh dapat Anda temukan di Jln. Jendral Sudirman, Salatiga. Nama sate ini diambil dari daerah Suruh, tempat asal sang pencipta sate ini.

4. Sate Ambal

Sate Ambal adalah sate khas dari Kebumen yang juga unik dan terkenal. Keunikan Sate Ambal terletak pada sausnya yang terbuat dari kacang kedelai, berbeda dari saus kacang tanah yang biasanya digunakan pada sate.

Rasa saus kacang kedelai ini lebih ringan namun tetap kaya rasa, berpadu sempurna dengan daging ayam yang empuk.

Satu porsi Sate Ambal biasanya berisi 20 tusuk, menjadikannya pilihan yang pas untuk dinikmati bersama keluarga atau teman.

Tempat Rekomendasi:

Sate Ambal bisa ditemukan di berbagai warung sate di Kebumen, dan biasanya disajikan dengan lontong atau nasi, sesuai selera.

Baca Juga: Kuliner Vibes! Pecinta Ramen Wajib Merapat, Ini 4 Rekomendasi Lokasi Buat Menikmati Sajian Makanan Mie Jepang di Semarang

Jawa Tengah memang surganya bagi pecinta sate, dengan beragam jenis dan cita rasa yang berbeda di setiap daerahnya.

Pastikan untuk mencoba empat jenis sate khas ini saat Anda berkunjung ke Jawa Tengah.

Setiap gigitan akan membawa Anda pada petualangan rasa yang tak terlupakan, memperkaya pengalaman kuliner Anda di daerah ini!***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.