Jateng

Sejarah Kuliner Nusantara: Kopi Joss Jogja, Aroma Tradisi dan Sensasi Joss yang Menggoda

Theo Adi Pratama | 23 Januari 2024, 16:00 WIB
Sejarah Kuliner Nusantara: Kopi Joss Jogja, Aroma Tradisi dan Sensasi Joss yang Menggoda

AKURAT.CO Sejarah, Kota Jogja tidak hanya terkenal dengan keindahan alam dan kearifan lokalnya, tetapi juga dengan kekayaan kuliner yang unik dan lezat.

Salah satu ikon kulinernya yang menarik perhatian adalah Kopi Joss, minuman khas Jogja yang tidak hanya memanjakan lidah dengan cita rasa kopi yang khas, tetapi juga memberikan pengalaman unik melalui cara penyajiannya yang unik.

Baca Juga: Sejarah Kuliner Nusantara: Kue Kipo, Menikmati Kelezatan Tradisional Makanan Khas Kotagede Yogyakarta

Kopi Joss: Kopi dengan Sentuhan Tradisional

Rasa Kopi Joss tidak jauh berbeda dengan kopi pada umumnya, namun daya tariknya terletak pada cara penyajiannya yang unik.

Minuman ini tidak hanya disajikan dalam cangkir biasa, melainkan disertai dengan aksi mencelupkan arang panas ke dalamnya.

Inilah yang memberikan sensasi 'joss' yang membedakan Kopi Joss dari kopi lainnya.

Asal Usul Kopi Joss: Kisah di Balik Cangkir 'Joss'

Sejarah Kopi Joss bermula dari Angkringan Lik Man pada tahun 1968 di Jogja.

Pada saat itu, pelanggan dari Jawa Timur memesan Kopi Kothok, varian kopi khas Jawa Timur yang dibuat dengan merebus kopi, gula, dan air secara bersamaan.

Sayangnya, Lik Man tidak bisa memenuhi permintaan tersebut dengan tepat.

Dalam usaha menemukan solusi, Lik Man berinovasi dengan menambahkan arang panas ke dalam kopi.

Hasilnya tidak hanya memuaskan pelanggan Jawa Timur, tetapi juga menciptakan Kopi Joss yang kini menjadi ikon minuman khas Jogja.

Lik Man pun diakui sebagai pelopor Kopi Joss dan Angkringan Lik Man menjadi salah satu tempat yang melekat dalam sejarah kopi Jogja.

Baca Juga: Sejarah Kuliner Nusantara: Kupat Jembut, Sebuah Tradisi Syawalan Meriah di Bagian Timur Kota Semarang

Rahasia Kopi Joss: Bukan Sekadar Sensasi 'Joss'

Kopi Joss tidak hanya menawarkan sensasi 'joss' yang mengasyikkan, tetapi juga memiliki beberapa khasiat yang menarik.

Bubuk arang panas yang dicelupkan ke dalam kopi mengandung karbon aktif, yang terkenal sebagai agen detoksifikasi.

Fungsi ini membantu mengikat dan mengeluarkan racun dari tubuh, sehingga diklaim sebagai minuman detoks.

Tidak hanya itu, arang panas dalam Kopi Joss juga dapat mengurangi asam dan kadar kafein dalam kopi.

Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih ringan bagi yang ingin menikmati kopi tanpa kekhawatiran terlalu banyak kafein.

Kontroversi Keamanan Arang dalam Kopi Joss

Meskipun begitu, keberadaan arang dalam Kopi Joss juga menimbulkan kontroversi terkait keamanannya.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa arang dapat mengandung senyawa karsinogenik yang berpotensi menyebabkan kanker.

Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa arang panas yang dimasukkan ke dalam kopi memiliki manfaat positif bagi kesehatan.

Sebagai konsumen bijak, tetap penting untuk menikmati Kopi Joss dengan porsi yang sesuai dan tidak berlebihan.

Konsultasikan juga dengan ahli kesehatan jika memiliki kekhawatiran terkait kesehatan saat mengonsumsi minuman ini.

Baca Juga: Sejarah Kuliner Nusantara: Kontol Kejepit, Keunikan Salah Satu Makanan Khas Yogyakarta

Nikmati Kopi Joss di Jogja: Pengalaman 'Joss' yang Tidak Terlupakan

Bagi yang berkunjung ke Jogja, merasakan sensasi 'joss' Kopi Joss adalah pengalaman yang wajib dicoba.

Angkringan-angkringan di berbagai sudut kota menyediakan minuman khas ini dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp 5.000 per gelas.

Nikmati kehangatan kopi dengan sentuhan tradisional dan kenangan unik di setiap tegukan Kopi Joss Jogja.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.