Jateng

Setelah Rohana dan Rojali, Muncul Fenomena Rocadoh di Mall-mall Elite Indonesia, Gara-gara Dracin Mencari CEO?

Arixc Ardana | 17 Februari 2026, 12:22 WIB
Setelah Rohana dan Rojali, Muncul Fenomena Rocadoh di Mall-mall Elite Indonesia, Gara-gara Dracin Mencari CEO?

JATENG.AKURAT.CO, Sebagian publik di media sosial (medsos) kini sedang hangat memperbincangkan tentang kemunculan Rocadoh alias rombongan pencari jodoh yang acapkali datang pada sejumlah pusat perbelanjaan mall di Tanah Air.

Bukan tanpa sebab, Rocadoh disinyalir sebagai generasi baru yang hadir di sejumlah mall elite Indonesia setelah sebelumnya ada Rohana (rombongan hanya nanya) dan Rojali (rombongan jarang beli).

Dalam unggahan Instagram @voktis.id, pada Senin, 16 Februari 2026, Rocadoh ini sejatinya merupakan sebutan bagi pengunjung yang datang ke mall bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ajang untuk mencari pasangan.

"Beberapa mall mengadakan kegiatan yang unik dan belum pernah terjadi di Indonesia," tulis postingan itu.

"Bahkan kini, sudah ada gerai jasa cari jodoh di salah satu mall di kawasan Jakarta Utara," tambahnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya awal mula kemunculan Rocadoh yang menjadi buah bibir warganet di medsos? Begini ceritanya.

Awalnya Hanya Buat Cindo

Usut punya usut, semua berawal dari sebuah kegiatan di Mall of Indonesia, Jakarta, bernama Cindomatch di periode paruh akhir tahun 2025 lalu.

Pada awalnya, jasa cari jodoh tersebut hanya diperuntukan khusus etnis Tionghoa-Indonesia alias Cindo, tetapi karena minatnya meningkat.

Seiring waktu, akhirnya pengelola jasa cari jodoh tersebut mulai melirik masyarakat non-Cindo.

Layaknya biro jodoh, Cindomatch diketahui merupakan ajang para jomblo untuk mendapatkan pasangan.

Mirip Marriage Market di China

Berdasarkan penelusuran, program ini sedikit banyak mirip dengan Shanghai Marriage Market di China, tapi skalanya masih tergolong kecil.

Awalnya, Rocadoh kerap dinilai terbatas untuk kalangan warga Tionghoa semata.

Namun belakangan, para Rocadoh berasal dari semua kalangan dan menjangkau mall-mall lain di Jakarta dan Surabaya.

Hingga kini, fenomena Rocadoh masih dianggap menarik mengingat mall adalah salah satu unit bisnis yang kerap mengubah perubahan perilaku belanja masyarakat akibat perkembangan pesat e-commerce.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.