Jateng

Profil Sosok Norida Akmal Ayob, Wanita Asal Malaysia Pilih Pulang ke Negaranya usai Jalani Hidup Susah Bersama Pria di NTB

Arixc Ardana | 17 Februari 2026, 12:31 WIB
Profil Sosok Norida Akmal Ayob, Wanita Asal Malaysia Pilih Pulang ke Negaranya usai Jalani Hidup Susah Bersama Pria di NTB

JATENG.AKURAT.CO, Sebagian publik di media sosial sedang hangat memperbincangkan wanita asal Malaysia, Norida Akmal Ayob yang memilih kembali ke negaranya.

Bukan tanpa alasan, Norida melakukan hal tersebut setelah menjalani 18 tahun pernikahan yang berujung perceraian dengan seorang pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Selasa, 17 Februari 2026, Norida diduga sebelumnya harus bertahan hidup sendiri sambil menghidupi 2 anaknya dalam keterbatasan ekonomi.

"Selama bertahun-tahun, Norida bekerja sebagai penyapu jalan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari," tulis postingan tersebut.

"Kondisi keuangan yang berat bahkan membuat anak-anaknya tidak bisa melanjutkan pendidikan," tambahnya.

Berdasarkan penelusuran, kisahnya kemudian diketahui pihak berwenang Malaysia setelah adanya laporan dari keluarga mengenai kesulitan hidup yang dialami Norida.

2 Dekade Terpisah dengan Keluarga

Secara terpisah, kantor berita resmi pemerintah Malaysia, Bernama, mengungkapkan proses kepulangan Norida dan anak-anaknya terwujud berkat kerja sama pemerintah Malaysia dan Indonesia.

Hal itu, termasuk Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, serta otoritas imigrasi kedua negara.

"Setelah hampir 2 dekade terpisah, Norida kini kembali berkumpul dengan keluarganya di Malaysia dengan harapan memulai kehidupan yang lebih baik," tulis Bernama dalam laporannya, pada Selasa, 17 Februari 2026.

Kenangan 18 Tahun Pernikahan

Dalam laporan Bernama, Norida bercerita pada tahun 2007 silam, dirinya hanya ingin hidup sederhana sebagai istri seorang petani.

Norida mengaku rumah tangganya tidak berjalan sesuai rencana dan berakhir dengan perceraian pada tahun 2025 lalu.

Setelah itu, wanita asal Malaysia itu kehilangan sumber penghidupannya dan pernah melakukan berbagai pekerjaan, termasuk mencuci pakaian, dan bekerja sebagai pembantu dalam sebuah restoran.

"Wanita itu menawarkan saya pekerjaan membuat kue dan mengizinkan saya tinggal di rumah leluhur ibunya yang kosong secara gratis," tutur Norida.

Kendati telah kembali ke Malaysia, Norida mengaku masih merindukan putra bungsunya yang kini masih berada di Lombok.

"Anak saya ingin datang ke Malaysia tetapi terhalang oleh kendala keuangan," terang Norida.

"Dia aman di sana karena dia warga negara Indonesia dan upaya sedang dilakukan untuk membawanya ke sini," tandasnya.

***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.